Polisi Angkut Pisau, Dokumen dan Laptop dari TKP Mutilasi

151817_mutilasiancoldaviddalamJakarta – Polisi masih berusaha mengungkap kasus mutilasi di Ruko Mediterania Marina Residence. Beberapa barang telah disita polisi antara lain pisau, dokumen dan laptop. Contoh ceceran darah di TKP juga dibawa oleh tim INAFIS.

“Sampai sekarang masih mengolah TKP dan diperoleh bukti ceceran darah. Polisi masih bekerja mengidentifikasi korban tersebut. Sampai saat ini, kita katakan itu adalah Mr X, sepanjang belum kita ketahui DNA dari keluarganya,” ujar Kapolsek Kembangan Kompol Susatyo Purnomo di TKP di di lokasi, Ruko 26 D, Ruko Mediterania Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Kamis (14/3/2013).

“Tadi malam, kita menyita alat potong berupa pisau dan juga dokumen-dokumen dan laptop,” lanjutnya.

Pisau yang disita polisi dalam keadaan bersih tanpa noda darah. “Karena alat offset, jadi benda tajam kita angkut semua,” kata Susatyo.

Polisi juga masih mendalami motif pembunuhan dan siapa pemilik ruko tersebut. Meski masih menunggu hasil tes DNA keluarga, untuk sementara ciri-ciri fisik korban sesuai dengan ciri-ciri fisik Tonny Arifin Djomin.

“Sampai saat ini sudah memeriksa 6 orang saksi termasuk dari pihak keluarga. Saksi-saksi itu orang-orang yang ada saat penemuan korban,” kata Susatyo.

Penemuan korban diawali dari laporan kehilangan dari istri korban. Sang istri mengaku suaminya tidak pulang setelah pamit akan menagih hutang di ruko Marina Mediterania, Ancol. Saat dilakukan pencarian di ruko tersebut, korban ditemukan telah tewas dalam keadaan tubuhnya yang terpotong-potong.

sumber : detik.com

iklan1
iklan1