Hamas Minta PBB Lanjutkan Bantuan Pangan Untuk Rakyat Gaza

174621_unlogoluarGaza, – Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menghentikan sementara pemberian bantuan pangan bagi para pengungsi Palestina. Hal ini dilakukan setelah para demonstran Palestina menyerbu sebuah depot PBB.

Gerakan Hamas yang menguasai Gaza, mendesak PBB untuk mempertimbangkan kembali penghentian pemberian bantuan pangan itu.

Badan PBB untuk pengungsi Palestina, UNRWA, menghentikan pengiriman bantuan pangan setelah puluhan warga Gaza memaksa masuk ke depot UNRWA pada Kamis, 4 April waktu setempat. Mereka menuntut diberikannya kembali uang bulanan untuk keluarga miskin yang terhenti sejak 1 April lalu dikarenakan pemotongan anggaran.

“Ini langkah yang tak adil dari UNRWA,” ujar juru bicara Hamas, Sami Abu Zuhri kepada kantor berita AFP, Jumat (5/4/2013).

“Para pengungsi Palestina berhak untuk melakukan aksi protes damai,” cetusnya. “Kami meminta UNRWA untuk mengevaluasi kembali sikapnya dan tidak berlebihan menanggapi protes warga,” imbuhnya.

Aksi protes warga Gaza tersebut berhasil dibubarkan oleh pasukan keamanan PBB saat massa mencoba menerobos masuk ke dalam gedung. UNRWA menyatakan pihaknya dengan berat hati harus menghentikan pembagian bantuan pangan dikarenakan aksi demo tersebut dianggap membahayakan para stafnya.

“Ini situasi yang sangat kami sesalkan, karena distribusi pangan saat ini mencakup sekitar 25.000 pengungsi setiap hari. Namun kami tak bisa mentolerir ancaman yang berlangsung terhadap staf kami,” demikian pernyataan UNRWA.

Namun Hamas menegaskan bahwa para staf UNRWA tidak dalam bahaya. Sebabnya, pasukan keamanan Hamas telah dikerahkan untuk memastikan keselamatan mereka dan kelancaran operasi UNRWA.

sumber : detik.com

iklan1
iklan1