Lembeh Menjadi Salah Satu Tempat Diving Pilihan Miss Scuba International 2011

Acara #wegohangout

Acara #wegohangout

Jakarta – Diving saat traveling akan lebih seru kalau tahu spot dive yang diinginkan. Miss Scuba Internasional 2011, Dayu Hatmanti berbagi informasi ragam spot diving di Indonesia.

Ditemui detikTravel pada acara #WegoHangout, Minggu (23/6/2013) sore, Dayu Hatmanti berkata ada beberapa alasan yang membuat hobi menyelam menjadi mahal. Tapi menurutnya masalah ini masih bisa diakali.

“Pertama-tama kita harus ngerti yang bikin diving mahal adalah, diving itu harus safety. Kenapa mahal? Karena diving itu berhubungan dengan nyawa kita,” tuturnya di sela-sela acara #WegoHangout di OneWolter Place, Jl Kebayoran Baru, Jakarta.

Menurutnya berbagai hobi, misal fotografi juga akan menghabiskan banyak biaya. Namun apabila kita memang mau serius untuk satu hobi, pasti ada aja jalan kita mewujudkannya.

Seperti diving, Dayu menjelaskan masalah budget tergantung pada pilihan spot dive. Kalau ingin diving di Raja Ampat biaya yang dibutuhkan mungkin mencapai lebih dari Rp 15 juta. Tapi traveler mau yang lebih murah, bisa mencobanya di Bali dengan budget sekitar Rp 5 hingga 7 juta. Diving biasanya akan menghabiskan sekitar 5 hari, tergantung lokasi yang dipilih.

“Kalau mau coba diving, bisa di Bali saja. Spot diving di sana juga udah beragam banget, di Amed, di Menjangan. Selain di Bali, spot diving yang asyik juga ada di Lembeh Sulawesi Utara. Itu tempat dive yang pasirnya hitam. Lembeh itu pusat tempat fotografer makro underwater,” tambah Dayu.

Banyak cara yang dilakukan Dayu untuk mempopulerkan spot diving di Indonesia. Salah satunya dengan berkampanye ke para traveler muda.

“Yang aku lakukan ya campaign lewat berbagai sosial media tentang spot-spot dive yang bagus ada di mana. Selain itu sih aku juga dateng ke acara kumpul traveler kayak begini. Kalau di acara begini kan bisa langsung sharing sama yang lain. Jadi aku makin banyak datang ke acara yang bagi-bagi ilmu diving,” tutup Dayu.

Saat ini selain melakukan campaign mengenai lokasi diving yang bagus, Dayu juga menjadi pengajar di Kapal Pendidikan Kalabia di Raja Ampat. Kalabia adalah satu satunya kapal pendidikan lingkungan untuk anak-anak di Raja Ampat.

Sumber : Detik

Editor : Agung Yulianto Nugroho

iklan1
iklan1