Archive for: November 2013

Dolar AS Tembus Rp 12.000, Teller Money Changer Sibuk

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA – Orang ramai-ramai mendatangi tempat penukaran uang (money changer) ada apa? rupanya dolar Amerika Serikat (USD) telah menembus angka Rp. 12.000.

Seperti di money changer Ayu Masagung, Jalan Kwitang, Jakarta Pusat, dari pukul 08.00 WIB hingga 09.30 WIB puluhan orang sudah hadir untuk bertransaksi.

Terlihat empat orang teller cukup sibuk melayani para nasabah tanpa henti. Kondisi ini telah terjadi dalam beberapa hari terakhir. Terutama saat pergerakan rupiah mulai menunjukan pelemahan.

“Kalau sekarang lagi ramai. Seperti ini lah, nggak berhenti-henti dari buka tadi,” ungkap Nanda, salah seorang teller.

Money changer menjual dolarnya di harga Rp 12.030 dan membeli dolar dari nasabah Rp 11.980. Ia mengatakan, dari seminggu terakhir, nasabah yang datang terus meningkat.

“Sudah ada puluhan yang datang. Terus memang ada peningkatan dari seminggu sebelumnya,” jelasnya.

Aktivitas antara teller dan nasabah nampak cukup tinggi. Satu orang nasabah dilayani hanya sekitar 5 menit. Nasabah yang datang cukup beragam, mulai dari karyawan swasta hingga ibu rumah tangga. Nanda mengatakan kebanyakan yang datang untuk menjual dolar.

“Kebanyakan yang jual ya karena, memanfaatkan nilai dolar yang cukup tinggi. Makanya kita melayaninya harus cepat,” ujarnya.

Money Changer akan dibuka sampai pukul 20.00 WIB. Diperkirakan, nasabah yang datang akan terus meningkat hingga mencapai ratusan orang.

“Sampai malam pasti akan terus meningkat. Ini sudah mau hampir seratus yang datang, pasti nanti bakal lebih,” pungkasnya.

 

 

(df/rar)

Bek Barcelona Potensi Gabung Liverpool

SPANYOL – Bek Barcelona yang juga bagian dari skuad juara EURO U-21 Spanyol, Martin Montoya dikabarkan akan segera bergabung dengan Liverpool pada bulan Januari.

Guardian mempercayai bahwa direktur manajer The Reds, Ian Ayre telah terbang ke Barcelona pada hari kamis (28/11) kemarin untuk membicarakan kemungkinan tersebut.

Sebenarnya, pemain berumur 22 tahun tersebut berharap kontraknya yang segera berakhir pada akhir musim akan diperpajang oleh El Barca. Namun hingga kini, belum ada tanda-tanda harapannya akan terpenuhi.

Manajer Liverpool, Brendan Rodgers memang konon tengah mencari seorang full-back untuk memperdalam skuad. Apalagi klub asal Merseyside tersebut tengah berada dalam trek yang bagus untuk menjadi juara Premier League di musim ini.

 

(dbs/rar)

Meski Berselisih, Ancelotti Tidak Mau Lepas Ramos Ke Barcelona

MADRID – Ketegangan antara Real Madrid dengan Sergio Ramos, yang dipicu oleh komentar pelatih Carlo Ancelotti, menimbulkan rumor Los Blancos bakal melepas beknya.

Ancelotti mengritik bek yang bisa dimainkan di sisi kanan maupun tengah itu secara terbuka. Menurutnya, Sergio Ramos terlalu mudah kehilangan penguasaan bola. Presiden klub, Florentino Perez, memilih berpihak kepada sang pelatih daripada sang bek.

Menurut seorang jurnalis kepada radio Cadena SER, Jose Ramon de la Morena, Ramos telah bertemu dengan sang presiden.

“Bisakah saya pergi jika saya datang kepada Anda membawa 65 juta Euro (1 triliun Rupiah)?” jurnalis tersebut mengulang percakapan Ramos kepada sang presiden.

Jawab sang presiden, menurut De la Morena, “Ya, kamu bisa pergi kemanapun.”

Ramos bertanya lagi jika tujuannya ke klub rival Barcelona. Perez menjawab, “Ya, ke Barca juga.”

Namun sang pelatih, Carlo Ancelotti, berupaya meredakan ketegangan tersebut. Menurutnya, kritik yang dilontarkan tak lantas membuat dirinya tak lagi memerlukan jasa pemain yang dikritiknya.

“Saya tak punya masalah dengan Sergio Ramos, dan Sergio Ramos tak punya masalah dengan saya. Saya hanya bilang agar dia jangan terlalu kehilangan bola. Saya hanya bicara dari sudut pandang taktik. Dia membuat kesalahan, tetapi itu tak mengubah apapun. Wajar jika seseorang membuat kesalahan di lapangan,” kata sang pelatih.

“Dia seorang pemain yang sangat penting untuk tim ini, semua orang tahu itu. Dia baik-baik saja dan dia akan bermain besok (lawan Real Valladolid). Dia akan baik-baik saja,” pelatih berusia 54 tahun itu menambahkan.

Lebih lanjut, sang entrenador yakin bahwa percakapan antara bek berusia 27 tahun itu dengan sang presiden tak pernah terjadi.

“Saya sering sekali bicara dengan Presiden dan dia tidak pernah bicara apapun kepada saya soal Ramos meninggalkan klub ini. Semua orang tahu pentingnya Ramos,” pelatih asal Italia itu mengakhiri.

Ini bukan pertamakalinya Ramos dikabarkan berselisih dengan pelatih. Bek Timnas Spanyol itu juga berselisih dengan pelatih sebelumnya, Jose Mourinho, untuk membela rekannya, kiper Iker Casillas, yang dicadangkan karena berselisih paham dengan Mourinho.

 

(dbs/rar)

Thohir: Ada Pemain Indonesia di Inter

JAKARTA — Menjadi penguasa saham mayoritas Inter Milan, Erick Thohir tetap bermimpi memberi dampak kepada masa depan dunia sepak bola Indonesia. Presiden La Beneamata tersebut langsung membuka jalan bagi pemain sepak bola Indonesia yang berbakat untuk mengenyam latihan bersama Inter. Hanya saja, ia belum mau mengungkap identitas sang pemain yang sudah hampir dua pekan ini berlatih bersama Inter.

“Di Inter sekarang, ada satu pemain Indonesia juga yang menetap di sana, mulai minggu kemarin, belajar juga,” kata Erick di acara Apa Kabar Indonesia Pagi di TVOne beberapa waktu lalu.

Menurut Erick, kesempatan diberikan kepada pemain Indonesia lantaran memang memiliki kemampuan mumpuni untuk bermain di level Eropa. Kebijakan itu dilakukannya lantaran ingin agar pesepakbola Indonesia bisa merasakan ketatnya kompetisi di Serie A Liga Italia.

Karena itu, ia berharap satu pemain Indonesia itu bisa unjuk gigi agar dapat menarik minat Nerazzurri. Dan, mudah-mudahan, inilah generasi-generasi yang bisa ke depannya lebih bagus,” harap pemilik klub MLS, DC United itu.

Terkait peluang timnas U-19 bermain di Italia, Erick menganggap hal itu sangat berat. Pasalnya, level pemain muda Indonesia yang harusnya merumput di Liga Italia harus ditempa sejak usia kurang 16 tahun. Hal itu merujuk kepada pemain muda yang butuh 10 ribu jam terbang lebih agar siap tampil bersama tim utama. Hanya saja, ia menilai Evan Dimas dan kawan-kawan bisa berlatih bersama DC
United, lantaran level kompetisi Amerika Serikat masih di bawah Italia.

 

 

(ro/rar)

Byuurr, PasMur Pemkot Manado Diserbu Warga

MANADO – Pemkot Manado bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Dharma Wanita Kota Manado menggelar pasar murah di Lapangan Sparta Tikala, Jumat (29/11).

Dengan harga yang terbilang murah, yaitu 50% dari harga normal, warga yang ingin mendapatkan bahan pokok berupa, gula, minyak goreng, telur, tepung, susu, serta kebutuhan-kebutuhan lainnya, tidak mau melewatkan kesempatan yang mungkin hanya beberapa kali dalam setahun.

Agustin Maramis, seorang Ibu warga Paal Dua mengaku tidak ingin melewatkan kesempatan tersebut. Bahkan untuk mendapatkan bahan yang pokok murah, dirinya rela berdesak-desakan dan datang lebih awal.

“Semenjak dari pagi saya mendapat info ada pasar murah saya langsung bersiap dan datang ke sini. Untung waktu saya datang antriannya masih sedikit. Dan akhirnya saya bisa mendapatkan bahan yang murah tadi,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Fanny Sirang menuturkan, kegiatan pasar murah sudah sering dilakukan. Tujuannya yakni meringankan beban masyarakat. Dirinya juga berjanji, dalam menyambut momen Natal dan Tahun Baru, pihaknya telah berencana untuk menggelar pasar murah di beberapa titik.

“Ada beberapa titik nantinya akan kita gunakan sebagai lokasi pasar murah,” katanya.

Penasehat Dharma Wanita Persatuan kota Manado, DR. Julyeta Luntungan Runtuwene mengatakan, selain dalam rangka menyambut hari raya, pasar murah tersebut juga digelar untuk meringankan beban masyarakat terutama yang kurang mampu.

Ini semata untuk membatu masyarakat dan meringankan beban mereka yang mengalami kesusahan,” kata First Lady kota Manado itu.

Kehadiran Walikota Manado dan isteri mendapat respon positif dari masyarakat. “Terima kasih atas kepedulian Walikota dan Dharma Wanita kota Manado. Kami bisa mendapatkan bahan pokok untuk bahan membuat kue untuk perayaan Natal dengan harga terjangkau,” ujar Debby warga Tikala.

 
(hpm/rar)

iklan1