Dirut: RS Kandou Siap Jalankan BPJS Kesehatan

bpjs-kesehatan-131001b

MANADO – Tepat pada tanggal 1 Januari 2014 Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) mulai beroperasi. Dirut RS Kandou Dr Maxi R Rondonuwu DHSM MARS, pada Senin (30/12/2013), mengatakan pihaknya siap menjalankan program tersebut.

Namun menurutnya, masih ada kendala- kendala keikutsertaan BPJS di kabupaten kota. “Untuk Jamkesda yang dibiayai oleh pemerintah kabupaten kota sampai saat ini baru 4 yang melaksanakan kerja sama dengan BPJS yaitu Minut, Sitaro, Bitung dan kota Manado,” ujar Maxi.

Sementara untuk layanan Jamkesmas tidak masalah. Rakyat yang tidak dapat Jamkesmas bisa dapat Jamkesda. “Selama ini ada 15 kabupaten kota ada Jamkesda, baru 4 yang ada kepastian, buat kabupaten kota yang belum dari keempat yang tadi, kalau mereka datang menggunakan Jamkesda, pihak Rumah Sakit menyatakan Mereka pasien umum. Karena tidak ada jaminan dari kabupaten kota.” tegasnya.

Maxi mengaku sudah membuat surat edaran ke semua kabupaten kota, dan baru empat yang resmi.

Ia menegaskan selama kabupaten kota belum terdaftar maka warganya akan dianggap pasien umum. “Surat keterangan miskin dari Dinas Sosial dan kelurahan sudah tidak berlaku lagi.”katanya.

Jenis kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dilayani BLU RSUP Prof Dr Kandou Manado adalah pasien Jamkesmas atau penerima bantuan iuran, pasien Askes, pasien pensiunan atau veteran, pasien anggota TNI Polri, pasien Jamsostek, pasien Jamkesda, pasien jaminan kesehatan nasional (JKN) kota Manado, diluar pasien tersebut dilayani sebagai pasien umum.

“Imbauan kepada kabupaten kota yang belum tolong kerja samanya dengan BPJS,” kata Rondonuwu.

BPJS adalah badan hukum publik yang dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan sosial. BPJS terdiri dari BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. BPJS Kesehatan adalah badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan kesehatan

Jaminan Kesehatan berupa perlindungan kesehatan agar peserta memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan yang diberikan kepada setiap orang yang telah membayar iuran atau iurannya dibayar oleh pemerintah.

Semua penduduk Indonesia wajib menjadi peserta jaminan kesehatan yang dikelola oleh BPJS termasuk orang asing yang telah bekerja paling singkat enam bulan di Indonesia dan telah membayar iuran Jika tidak menjadi peserta BPJS Kesehatan, Ketika sakit dan harus berobat atau dirawat maka semua biaya yang timbul harus dibayar sendiri dan kemungkinan bisa sangat mahal di luar kemampuan kita.

Paling lambat tahun 2019 seluruh penduduk Indonesia sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan yang dilakukan secara bertahap.

 

(trb/rar)

iklan1
iklan1