Libatkan Dua Kabupaten, Penerbangan Manado-Davao Kembali Dibuka

Bandara Sam Ratulangi akan kembali melayani penerbangan Manado-Davao. bandara-sam-ratulangi-manado-davao

Bandara Sam Ratulangi akan kembali melayani penerbangan Manado-Davao.

MANADO – Jalur penerbangan Manado-Davao akan dibuka kembali. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menyembut baik rencana tersebut.

Berbeda dengan sebelumnya, kali ini rute penerbangan Menuju Davao Filipina dari bandara Sam Ratulangi via bandara Naha Sangihe atau Melonguane Talaud.

Rencana itu dibahas dalam pertemuan Wagub Djouhari Kansil dengan Konsul jenderal (Konjen) Filipina Jose Burgos dan Madame Bles Burgos, Jumat (28/3/2014), di ruang kerja Wagub.

Wagub menyambut positif rencana yang digagas Konjen Jose Burgos bersama Bupati Sangihe H.R Makagansa, sewaktu berkunjung di Kabupaten Sangihe awal Maret 2014 lalu.

“Sungguh luar biasa karena ikut pula melibatkan dua Kabupaten Kepulauan bertetangga, yaitu Talaud dan Sitaro walaupun Bandaranya masih dalam tahapan pembangunan,” ujar Kansil.

Dia menyebutkan, dengan dibukanya kembali jalur penerbangan ini, setidaknya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat kepulauan kedua negara.

“Akan memberikan gairah pada pertumbuhan sektor pariwisata kedua negara, sebab para turis manca negara akan menggunakan jalur tersebut,” ujar Kansil.

Kansil menambahkan, dulu penerbangan tersebut dilayani oleh Merpati dan Bouraq serta Sriwijaya air dengan jenis pesawat bombardir serta ATR. Untuk kerjasama kali ini dilayani oleh Garuda.

“Untuk mempercepat rencana ini pemprov berharap Konjen Philipina dan Pemkab di tiga Kabupaten Kepulauan Nusa Utara segera melakukan MOU,” ujarnya.

Sementara Konjen Jose Burgos mengatakan, rencana penerbagan perdana Manado-Naha, Melonguane menuju Davao akan dimulai 21 April 2014 mendatang.

“Mudah-mudahan rencana ini akan berjalan dengan baik,” kata Burgos.

 

(hps/rr)

iklan1
iklan1