Tarif Naik, Pelaku Usaha Wisata Bunaken Terancam Gulung Tikar

Deretan perahu yang biasa mengangkut wisatawan ke Pulau Bunaken parkir di kawasan pelabuhan Manado.

Deretan perahu yang biasa mengangkut wisatawan ke Pulau Bunaken parkir di kawasan pelabuhan Manado. (okezone)

MANADO – Pelaku usaha pariwisata di Taman Nasional Bunaken (TNB) meminta agar pemerintah merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2014 tentang tarif wisata alam.

Dalam peraturan tersebut ditetapkan transportasi (perahu) sekali masuk Bunaken per unit harus membayar Rp 100 ribu dan Rp 150 ribu per hari untuk kunjungan wisatawan asing.

Jika pemerintah tetap memberlakukan PP yang saat ini sedang disosialisasikan Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), maka para pelaku usaha yang ada di sekitar pulau bunaken terancam gulung tikar.

“PP ini sangat diskriminatif, ada 5 item yang sangat memberatkan pengunjung, mereka pasti tidak akan berkunjung, dan kita juga akan gulung tikar,”ujar salah satu pelaku usaha di sekitar Pulau Bunaken.

Sementara itu, Wakil Walikota Manado, Harley Mangindaan berjanji akan memperhatikan aspirasi dan keluhan warganya tersebut.

“Kami akan pertanyakan PP yang baru ini ke pemerintah pusat,” ucap Mangindaan.
(it/rr)

iklan1
iklan1