Prof Ellen Kumaat Rektor Unsrat Terpilih

Ellen-Kumaat

Prof Ellen Kumaat

MANADO – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado telah selesai melakukan pemilihan Rektor. Prof Ellen Kumaat berhasil memperoleh suara terbanyak dalam pemilihan rektor (pilrek) yang digelar di Rektorat Lantai IV, Rabu (23/7/2014).

Prof Ellen dalam pilrek sukses mengungguli saingan terberat Prof Dody Sumajouw dan calon lainnya, Prof Venaetia Danes.

Sebelumnya, dalam penyaringan Rabu (16/7/2014) lalu, Prof Dody memperoleh suara terbanyak dengan raihan 23 suara diikuti Prof Ellen 18 suara dan Prof Danes memperoleh 9 suara, sehingga ketiganya lolos ke babak pemilihan rektor.

Ketua Senat Prof Dr Yanny Kusen mengatakan, proses pemilihan telah sesuai dengan hasil yang direncanakan dan berjalan secara normal serta partisipasi senat, calon dan perwalikan Menteri berjalan 100 persen baik.

Kusen menjelaskan, suara Menteri Prof Muhammad Nuh diwakilkan kepada Dr Patdono, Sekretaris Direktur Jendral Pendidikan Tinggi.

Rektor terpilih rencananya akan dilantik Jumat 25 Juli 2014 di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Pusat. Hasil pemilihan langsung dibawah Sekretaris Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Kementerian Dr Patdono di Jakarta.

“Sebagai Ketua senat dan seluruh anggota senat mengharapkan Unsrat menjadi lebih baik. Ada titipan dari Sekjen Dikti bahwa apa lagi yang akan dilakukan untuk Unsrat sebagai aset Negara yang ada saat ini. Tidak ada riak-riak pada proses pemilihan dan setelah terpilih karena diawali dengan pembacaan kesepakatan bersama yang telah ditulis para bakal calon. Semua menerima dengan sepenuh hati dan
suka cita,” ujar Kusen.

Pasca terpilih, Prof Ellen tidak bisa menyembunyikan perasaan bahagianya. “Saya akan melayani dengan sepenuh hati memajukan Unsrat,” katanya.

Rektor terpilih menambahkan, diawal tugasnya akan melakukan koordinasi, rekonsiliasi semaksimal mungkin. Terutama untuk standar penerimaan mahasiswa yang masuk melalui jalur To Mou Tou (T2). Harapan kedepan ada banyak bahkan sepuluh langkah kedepan.

Semua orang mempunyai harapan yang sama untuk membuat Unsrat lebih maju lagi. “Pada saat penghitungan suara tadi dan jauh sebelumnya memang sudah harus siap menang dan siap kalah,” ujarnya menutup pembicaraan.

Dalam pemilihan tersebut, Prof Dody yang sewaktu penyaringan memperoleh 23 suara, saat pilrek hanya bisa menaikkan suara hingga angka 41. Sedangkan Prof Ellen yang sewaktu penyaringan hanya memperoleh 18 dukungan melonjak hingga memperoleh 51 suara.

Total suara Mendikbud sendiri hanya 34 persen, karena Pelaksana tugas (Plt) Rektor Unsrat, Prof Dr Ir Musliar Kasim MS tak menggunakan hak pilihnya.
(tr/ar)

iklan1
iklan1