Archive for: Agustus 2014

Siau, Surga Kecil di Utara Manado

siau

MANADO – Manado memang menyimpan sejuta keindahan bawah laut. Selain Bunaken yang telah populer, ada Pulau Siau yang terletak di Utara Manado. Selain bisa diving, Anda juga bisa melihat fauna langka Tarsius di hutannya.

Pulau SIAU merupakan pulau di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (SITARO), Provinsi Sulawesi Utara. Di sini pula ada Gunung Karangetang, dikenal juga dengan nama Api Siau. Adalah gunung berapi yang terletak di Pulau Siau.

Gunung Karangetang adalah salah satu gunung berapi teraktif di Indonesia dengan letusan sebanyak lebih dari 40 kali sejak tahun 1675, serta banyak letusan kecil yang tidak terdokumentasi pada catatan sejarah.

Pulau ini terkenal sebagai penghasil pala yang konon terbaik di indonesia. Pulau siau juga merupakan tempat habitat tarsius tumpara atau Siau Island Tarsier yang termasuk salah satu dari 25 primata paling terancam punah di dunia.

EPSON scanner Image

Perjalanan ke Siau bisa ditempuh dengan kapal cepat Express Bahari, atau kapal water jet oasis. Perjalanan dengan kapal cepat ditempuh dengan waktu sekitar 4 jam perjalanan. Tapi tenang saja, karena kapalnya nyaman dan dihibur dengan film-film box office.

Ada 3 kelas dengan range tiket Rp 160-290 ribu. Ada juga kapal ferry yang berangkat sore hari.

Ada beberapa tempat makan yang buka sampai larut malam di sana, terutama di daerah pasar. Bahkan ada yang mau melayani jam berapa pun, selama masih ada yang makan.

Buat yang suka dive, di sana sudah ada dive operator diving operator lokal yang beroperasi di Siau. Owner sekaligus dive guide, pak Hari Kakunsi.

Ada juga sumber Mata Air Panas Lehi yang terletak di bagian sisi barat Pulau Siau, atau lebih dikenal dengan Ondong yang dapat ditempuh sekitar 20 menit, dan juga di Pehe.

Anda juga masuk hutan untuk melihat tarsius bersama kelompok pecinta alam SITARO.
(dt/ar)

Masyarakat Sulut Diminta Waspadai Penyebaran ISIS

isis

MANADO – Masyarakat Sulawesi Utara diminta mewaspadai organisasi ISIS (Islamic State of Iraq and Syria), sebuah gerakan terorisme yang tengah menjadi pembahasan hangat internasional.

“Sebagai organisasi yang telah dilarang pemerintah, seluruh elemen masyarakat harus mewaspadai apabila terdapat aktivitas-aktivitas yang dicurigai berhubungan dengan ISIS,” kata Sarundajang.

Masyarakat pun diminta proaktif untuk melaporkan kepada aparat yang berwajib apabila melihat aktivitas dari organisasi tersebut.

Pemerintah pusat pun saat ini terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah. Menteri Koordinasi Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, Jumat (29/8/2014) kemarin mengunjungi Sulut untuk membahas perkembangan ISIS.

Agung yang didampingi sejumlah Deputi dan Pejabat Teras di Kementerian Koordinasi Bidang Kesra, bertemu dan bersilahturahmi dengan para Imam Masjid se-Sulawesi Utara

Menurut salah seorang Imam Masjid yang turut menjemput kedatangan Agung Laksono, dalam kesempatan silahturahmi tersebut Imam Masjid se-Sulawesi Utara akan menyatakan penolakannya terhadap keberadaan ISIS di Sulawesi Utara.

Gubernur mengapresiasi kedatangan Menko Kesra Agung Laksono dalam upaya mencegah penyebaran ISIS, juga mengapresiasi para imam masjid di Sulawesi Utara yang berani bersikap menolak eksistensi ISIS sebagai bagian dari upaya menjaga harmonisasi dan kedamaian di bumi nyiur melambai.
(hps/rr)

DPR Segera Berganti, Nasib Calon Provinsi BMR Terkatung

pbmr-KOTAMOBAGU—Panitia pemekaran Provinsi Bolaang Mongondow Raya (BMR) terus memacu penetapan calon provinsi baru tersebut segera diparipurnakan. Belum lama ini panitia pemekaran bersama

beberapa kepala daerah berkoordinasi dengan komisi II DPR untuk meminta agar segera disahkan.

Wakil Ketua panitia pemekaran Provinsi BMR Jainudin Damopolii mengatakan, pertemuan itu untuk meminta persetujuan dari DPR agar secepatnya provinsi BMR disahkan bersama daerah lainnya.

“Mudah-mudahan saja secepatnya dibahas dan segera disahkan. Kalau perlu anggota DPRD yang lama,” kata Jainudin.

Namun, dengan melihat waktu yang tinggal beberapa pekan lagi berkahir masa jabatan DPRD lama, dikuatirkan tak akan sempat dibahas.

“Ya, kalau memang tidak tahun ini pasti tahun depan. Kalau tahun depan pasti banyak anggota DPR baru,” tambah Jainudin. Meski demikian, pihak panitia masih akan melakukan konsultasi lagi ke kementrian dalam negeri bersama DPR dalam waktu dekat.
(tco/rr)

GSVL Tindaklanjuti Rekomendasi BPK

Walikota Manado Dr. GS Vicky Lumentut. (ist)

Walikota Manado Dr. GS Vicky Lumentut. (ist)

Manado-Terkait tindak lanjut Rekomendasi BPK-RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado atas pengelolaan APBD 2013, semestinya Pemkot Manado mendapat penilaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), pada kenyataannya hanya meraih opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP)dari BPK-RI. Menindak lanjuti hal tersebut, Walikota Manado Dr GS Vicky Lumentut (GSVL) mengambil langkah yang cepat dan tegas, untuk membenahi semua potensi yang menjadi penghalang Pemkot Manado dalam mendapatkan penilaian opini WTP dari BPK RI.

Dikatakan Lumentut, untuk menindak lanjuti semua rekomendasi BPK-RI, dirinya optimis para Kepala SKPD dan Instansi terkait bisa menyelesaikan rekomendasi tersebut.

“Pada rapat evaluasi lalu saya sudah memberi arahan, petunjuk, dan memotivasi kepada para Kepala SKPD agar melaksanakan pengendalian internal terhadap pelaksanaan program dan kegiatan. Pengendalian dimaksud tentunya bertujuan agar segala persoalan dan potensi masalah dapat diketahui, dianalisa, dan dicarikan jalan keluarnya. Saat itu juga saya sudah instruksikan agar semua temuan dapat disusun rencana aksinya dan semua persyaratan administratif terhadap tindak lanjutnya dapat segera dipenuhi dan diselesaikan tepat waktu sebagaimana yang telah di syaratkan,” ujar Lumentut melalui Kabag Humas dan Protokoler Pemkot Manado,Franky Mocodompis, Rabu (27/8) lalu.

Disisi lain, terhadap 31 temuan BPK-RI yang termuat dalam 2 LHP, Kepala Inspektorat Andre Hosang  SE, M Si didampingi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Barang Milik Daerah Drs. Manarsar Panjaitan MSi menyatakan optimismenya terhadap penyelesaian tindak lanjut dari rekomendasi BPK RI.

“Meskipun hanya mendapatkan opini WDP, pencapaian kita sebenarnya mengalami kemajuan signifikan. Begitu juga dengan jumlah temuannya meski berjumlah 31 poin, hampir seluruhnya merupakan rekomendasi bersifat penyelesaian administratif,” ujar Hosang.

Ditambahkannya, pihaknya telah menunjukkan kemajuan yang sungguh-sungguh terhadap catatan-catatan, yang disampaikan para auditor. Bahkan dalam sepekan ini ada beberapa SKPD sudah menyelesaikan rekomendasi temuannya.

“Kemajuan kita yang sangat signifikan adalah terkait dengan dokumen yg tidak terverifikasi akibat bencana, yang semula berjumlah 51 milyar lebih, tapi atas dorongan Pak Wali, kita semua bekerja keras hingga berkurang 14 milyar,” kunci Hosang.

(jk)

Stok BBM di Bolmong Raya Aman

Warga mengantri untuk mengisi bahan bakar di SPBU

Warga mengantri untuk mengisi bahan bakar di SPBU

BOLMONG– Pembatasan penyaluran BBM bersubsudi oleh pemerintah pusat berdampak pada pembelian BBM bersubsidi di sejumlah daerah. Antrian kendaraan terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), seperti yang terjadi di Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). Kadis Pertambangan dan energi Bolmong Katrine Mokoginta mengatakan, pihaknya menjamin ketersediaan stok BBM di Bolmong.

“Pembatasan ini kan hanya di wilayah Jawa, Bali, Sumatra dan Kalimantan, Warga tidak perlu khawatir karena kebijakan itu hanya berlaku di sebagian daerah. Di Sulut stok BBM bersubsidi tetap aman,” kata Katrine Kamis (28/8/2014)

Ditanya soal aksi penimbunan BBM bersubsidi, Katrina mengatakan, pihaknya akan menurunkan staf yang nantinya akan memonitor adanya aksi penimbunan bersama pihak aparat keamanan.

Di Kotamobagu terjadi antrian yang cukup panjang di sejumlah SPBU. Direktur SPBU Matali, Frangky Pandelaki, mengatakan antrian ini disebabkan informasi pembatasan BBM khususnya premium dan solar, yang telah diberlakukan pemerintah pusat di beberapa daerah. Padahal kata Pendelaki, kuota yang diberikan oleh PT Pertamina masih normal begitu juga dengan distribusi BBM dari Bitung ke
Kotamobagu.

“Setiap harinya kami masih mendapatkan jatah yang normal dari Pertaminia, begitu juga dengan pendistribusian. Setiap hari kami mendapat jatah 16 kilo liter premium dan 8 kilo liter solar,” ujarnya.

Panjangnya antrian di sejumlah SPBU membuat masyarakat terpaksa beralih ke pertamax.
(tco/rr)

iklan1