GSVL Tindaklanjuti Rekomendasi BPK

Walikota Manado Dr. GS Vicky Lumentut. (ist)

Walikota Manado Dr. GS Vicky Lumentut. (ist)

Manado-Terkait tindak lanjut Rekomendasi BPK-RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado atas pengelolaan APBD 2013, semestinya Pemkot Manado mendapat penilaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), pada kenyataannya hanya meraih opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP)dari BPK-RI. Menindak lanjuti hal tersebut, Walikota Manado Dr GS Vicky Lumentut (GSVL) mengambil langkah yang cepat dan tegas, untuk membenahi semua potensi yang menjadi penghalang Pemkot Manado dalam mendapatkan penilaian opini WTP dari BPK RI.

Dikatakan Lumentut, untuk menindak lanjuti semua rekomendasi BPK-RI, dirinya optimis para Kepala SKPD dan Instansi terkait bisa menyelesaikan rekomendasi tersebut.

“Pada rapat evaluasi lalu saya sudah memberi arahan, petunjuk, dan memotivasi kepada para Kepala SKPD agar melaksanakan pengendalian internal terhadap pelaksanaan program dan kegiatan. Pengendalian dimaksud tentunya bertujuan agar segala persoalan dan potensi masalah dapat diketahui, dianalisa, dan dicarikan jalan keluarnya. Saat itu juga saya sudah instruksikan agar semua temuan dapat disusun rencana aksinya dan semua persyaratan administratif terhadap tindak lanjutnya dapat segera dipenuhi dan diselesaikan tepat waktu sebagaimana yang telah di syaratkan,” ujar Lumentut melalui Kabag Humas dan Protokoler Pemkot Manado,Franky Mocodompis, Rabu (27/8) lalu.

Disisi lain, terhadap 31 temuan BPK-RI yang termuat dalam 2 LHP, Kepala Inspektorat Andre Hosang  SE, M Si didampingi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Barang Milik Daerah Drs. Manarsar Panjaitan MSi menyatakan optimismenya terhadap penyelesaian tindak lanjut dari rekomendasi BPK RI.

“Meskipun hanya mendapatkan opini WDP, pencapaian kita sebenarnya mengalami kemajuan signifikan. Begitu juga dengan jumlah temuannya meski berjumlah 31 poin, hampir seluruhnya merupakan rekomendasi bersifat penyelesaian administratif,” ujar Hosang.

Ditambahkannya, pihaknya telah menunjukkan kemajuan yang sungguh-sungguh terhadap catatan-catatan, yang disampaikan para auditor. Bahkan dalam sepekan ini ada beberapa SKPD sudah menyelesaikan rekomendasi temuannya.

“Kemajuan kita yang sangat signifikan adalah terkait dengan dokumen yg tidak terverifikasi akibat bencana, yang semula berjumlah 51 milyar lebih, tapi atas dorongan Pak Wali, kita semua bekerja keras hingga berkurang 14 milyar,” kunci Hosang.

(jk)

iklan1
iklan1