Archive for: Agustus 2014

Anomali Cuaca Sebabkan Bulog Sulut Kesulitan Serap Beras Petani

20140801-193217-70337588.jpg
MANADO—Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Sulawesi Utara (Sulut) masih kesulitan menyerap beras petani lokal akibat anomali cuaca.

Hingga saat ini, Bulog Divre Sulut baru mampu menyerap beras lokal sebanyak 9.500 ton atau 27,14% dari yang ditargetkan 35.000 ton sepanjang tahun ini.

Kepala Perum Bulog Divre Sulut Yayan Suparyan mengatakan serapan beras lokal tersebut tersebar di sejumlah wilayah yang menjadi sentra produksi, seperti Provinsi Gorontalo, Kabupaten Bolaang Mongondouw, dan Kabupaten Minahasa.

“Sulit membeli beras petani lokal karena sebagian besar daerah sentra produksi padi mengalami gagal panen karena anomali cuaca,” katanya, Jumat (1/8/2014).

Menurut Yayan, kondisi tersebut bukan hanya terjadi di Sulut, melainkan juga hampir terjadi di seluruh provinsi yang ada di Indonesia.

Selain itu, penyebab lainnya adalah masih tingginya harga jual para petani padi sehingga harga beli Bulog masih di bawah itu.

Dia menjelaskan Bulog memang memiliki program pembelian beras lokal dengan standar harga sampai ke gudang Bulog maksimal Rp6.600 per Kg.

“Namun, kami masih sulit untuk menyerap beras-beras itu karena harganya masih di atas standar Bulog,” katanya.

(dbs/rr)

Salibana Optimis Bank Sulut Penuhi Target Pertumbuhan Kinerja

20140801-192708-70028134.jpg
MANADO -Sempat terganjal karena penyelenggaraan Pilpres 2014, Bank Sulut optimistis target pertumbuhan tahun ini bakal tercapai.

“Pelaksanaan pemilihan umum presiden dan wakil presiden (Pilpres) yang telah berlangsung aman, menjadi salah satu indikator penting terhadap kestabilan kinerja perbankan,” kata Direktur Utama PT Bank Sulut Johanis Salibana, Kamis (31/7/2014).

Salibana mengatakan pihaknya tetap optimistis target pertumbuhan kinerja perbankan yang sudah dicanangkan di kisaran 25-30%, dapat tercapai hingga akhir tahun 2014.

“Semula memang sempat mencemaskan, tetapi melihat pelaksanaan pesta demokrasi yang berjalan lancar sampai pengumuman oleh KPU, maka perbankan semakin optimistis terhadap kinerja tahun ini relatif lebih baik ketimbang tahun lalu,” kata Salibana.

Kehadiran bank semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terlihat pada fungsi intermediasinya yang semakin tinggi dari tahun ke tahun. “Bank sudah menjadi semacam kebutuhan bukan hanya menghimpun dana masyarakat tetapi juga sebagai salah satu alat dalam mengatur pengelolaan rumah tangga, serta sarana mendapatkan pembiayaan, karena itu kami yakin tahun ini pertumbuhan perbankan relatif baik,” terang Salibana.

Direktur Pemasaran Bank Sulut, Novie Kaligis dalam kesempatan yang sama mengatakan prospek perbankan juga ditentukan oleh kondisi ekonomi makro Indonesia yang hingga kini masih dalam jalur atau track sebagaimana yang diharapkan.

“Kondisi makro menjadi salah satu indikator yang jadi pertimbangan perbankan, dan hingga masih pada angka prediksi pertumbuhan, karena itu yakin geliat perbankan terus akan terjadi,” jelasnya.

Kondisi ekonomi yang diperkirakan tetap baik tersebut, memberi keyakinan perbankan untuk tetap melakukan inovasi melalui peluncuran produk perbankan yang lebih diterima nasabah.

“Bank Sulut merancang berbagai produk dengan pendekatan layanan terbaik kepada nasabah, itu yang kami genjot,” tutupnya.

(at/rr)

“Imba Masih Layak Pimpin Golkar Sulut”

20140801-192016-69616385.jpg
MANADO – Mantan Walikota Manado Jimmy Rimba Rogi (Imba) sudah tiba di Kota Manado. Senin (31/7/2014) kemarin Imba disambut oleh warga di Bandara Sam Ratulangi.

Menurut pendukungnya, Imba masih layak untuk memegang kembali jabatan Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Utara.

Ia pun diyakini bisa membangkitkan kembali Golkar yang tengah terpuruk di Sulawesi Utara.

“Sekarang semua Pilkada kita (Golkar) kalah. Waktu pileg kemarin, Golkar juga turun drastis bahkan terpuruk sekali di semua daerah. Golkar kini butuh Imba untuk menyehatkan partai lagi,” kata Hengky Pinontoan dan sejumlah simpatisan Golkar lainnya.

Menurut para simpatisan ini, ketokohan Imba akan kembali membawa Golkar memenangi Pilkada yang akan berlangsung di tahun 2015 mendatang.

“Ada pemilihan Gubernur, Walikota dan beberapa kabupaten. Golkar butuh Imba,” kata para simpatisan ini kembali.

(bk/ar)

OJK Terima 32 Pengaduan di Sulut, Gorontalo dan Malut

20140801-190808-68888701.jpg
MANADO—Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara menerima 32 pengaduan dari masyarakat setempat sepanjang semester I/2014.

Deputi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara, Dwi Suharyanto menuturkan ke-32 pengaduan tersebut berbentuk tertulis.

Adapun pengaduan lisan belum tercatat sampai saat ini. “Pengaduan lisan kebetulan belum ditatausahakan karena masih dalam pembenahan sistem,” katanya, Jumat (1/8/2014).

Dari pengaduan tersebut, kebanyakan masyarakat melaporkan masalah kredit, mulai pelunasan dipercepat, permohonan restrukturisasi, hingga agunan yang belum bisa diambil meskipun sudah lunas.

Untuk itu, pihaknya terus melakukan literasi keuangan kepada masyarakat agar semakin memahami industri keuangan sehingga memperoleh manfaat secara maksimal.

Sebelumnya, OJK Kantor Regional 6 Sulawesi-Maluku-Papua (Sulampua) telah menerima total 141 pengaduan per 30 Juni 2014, dan sudah menyelesaikan 136 kasus.

(bisnis/rr)

iklan1