Archive for: September 2014

Neraca Perdagangan Surplus US$123,7 Juta di Bulan Juli

surplusJAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan Indonesia bulan Juli mengalami surplus sebesar US$123,7 juta.

Kepala BPS, Suryamin menyebutkan surplus tersebut karena ekspor mencapai US$14,18 miliar dan tingkat impor mencapai US$14,05 miliar.

“Neraca perdagangan bulan Juli, surplus US$123,7 juta karena surplus nonmigas melebihi migas.Perkembangan ekonomi dan penduduk terhadap migas pada bulan ini,” ujar Suryamin saat paparan Indeks Harga Konsumen di Jakarta, Senin (1/9/2014).

Surplus perdagangan juga terjadi pada volume perdagangan. Neraca perdagangan secara volume surplus 43,67 juta ton dan impor 11,50 juta ton.

Secara total neraca perdagangan sejak Januari-Juli masih defisit. Januari-Juli defisit sebesar US$1,005,4 juta. Dengan rinciannya migas US$7,7719,9 juta dan nonmigas US$6,714,5 juta.

Suryamin mengatakan negara-negara yang membuat defisit masih Thailand, Jerman dan Perancis. “Negara ASEAN defisit US$43,4 juta. Eropa surplus kecuali Jerman dan Perancis US$591,0 juta,” katanya.
(in/rr)

Warga Amurang Heboh Gara-gara Penemuan Bom Aktif Seberat 2 Kuintal

Pesawat tempur Jepang menjatuhkan bom

Pesawat tempur Jepang menjatuhkan bom

AMURANG – Warga Kelurahan Ranomea, Kecamatan Amurang Timur, Minahasa Selatan digegerkan dengan temuan bom aktif dengan berat sekitar 200 kilogram, Senin (1/9/2014).

Bom sepanjang 120 centimeter dan berdiameter 40 centimeter tersebut diduga merupakan peninggalan perang dunia kedua yang tidak meledak. Bom itu ditemukan oleh Tanti Gobel (35), operator alat berat saat eskavator yang dioperasikannya untuk pelebaran jalan trans Sulawesi, tiba-tiba menyentuh benda keras.

“Saya sedang mengeruk tanah untuk pembuatan saluran got, saya hentikan pengerukan karena bucket escavator (pengeruk) saya menyentuh benda sejenis bom,” ujar Tanti.

Sontak penemuan bom yang diduga masih aktif tersebut menghebohkan warga setempat. Bahkan penemuan itu juga menjadi perhatian bagi pengendara yang melintasi lokasi kejadian. Kemacetan pun tidak bisa dihindarkan.

Lokasi penemuan bom tersebut kemudian dipasang garis polisi oleh petugas kepolisian setempat. Sementara anggota TNI dari Kompi C Yonif 712 memindahkan sementara bom tersebut ke markas mereka.

Komandan Kompi C Yonif 712, Letnan Satu Ifanteri Ferdinand Tadampa menjelaskan bahwa pemindahan bom dilakukan demi keamanan warga.

“Evakuasi baru bisa dilakukan malam tadi, karena kami hanya menggunakan peralatan seadanya. Untuk sementara bomnya ada di markas,” ujar Ferdinand.

Dari informasi yang dihimpun diduga bom yang bisa menghancurkan satu desa itu dijatuhkan pesawat tempur Jepang saat Perang Dunia Kedua, namun tidak meledak hingga ditemukan tadi sore.
(kps/rr)

Pria Imandi Ditikam 3 Kali, Warga Nyaris Bentrok

ilustrasi

ilustrasi

BOLMONG – Seorang warga Imandi Kecamatan Dumoga Timur Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mengalami tiga luka tusukan dan dilarikan ke RS Prof Kandou Manado. HU alias Hardi (39) ditikam di pinggang kirinya, setelah berduel dengan HW alias Hani dan RW alias Roni.

Perkelahian tiga orang itu nyaris menyebabkan tawuran antar kelompok warga di Kelurahan Imandi pada Sabtu (30/8/2014) malam sekitar pukul 22.30 WITA.

Beruntung pihak kepolisian dari Sektor Dumoga Timur dibantu Kepolisian dari Polres Bolmong berhasil turun tangan lebih dulu. “Persoalan itu hanya dipicu dari awal kerja bakti pembuatan jembatan darurat di Lorong Popo. Namun rupanya kegiatan yang disponsori oleh pemerintahan ini mendapat protes dari Hani,” kata Kabag Ops Polres Bolmong Kompol Nanang Nugroho.

“Mendengar kejadian tersebut, korban menemui pelaku untuk menceritakan pembuatan jembatan darurat itu. Namun, terjadi kesalahpahaman antara mereka yang berujung pada perkelahian,” tambah Nanang.

Akibatnya, Hardi mengalami luka tusuk di bagian pinggang kiri. Hardi dilarikan ke RSUD Prof Kandow Manado, setelah dirawat di RS Monompia Kotamobagu.

Selain Hardi, Hani pun juga harus dibawa ke Rumah Sakit Datoe Binangkang (RSDB) Kotamobagu. Dia juga mendapat tikaman, setelah mencoba melerai perkelahian itu.

Nanang menambahkan, usai perkelahian itu, sedikitnya 50 orang menuju rumah Hani. Kelompok warga ini berencana untuk melakukan balas dendam. Namun, cepat dihalau pihak kepolisian dari Sektor Dumoga Timur.
(tco/rr)

Liga Sulut Resmi Dibuka

pssiTOMOHON – Liga sepak Bola Sulawesi Utara resmi dibuka oleh Walikota Tomohon Jimmy F Eman di Lapangan Parasamya Walian Tomohon Selatan Minggu (31/08/2014).

“Pembinaan yang dilakukan sejak usia muda bisa menghasilkan pemain yang handal dan bisa membawa nama daerah bahkan nasional,” ujar Jimmy.

Jimmy yang juga sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Kota Tomohon (PSKT), mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan kontribusi bagi Tim Nasional PSSI.

“Ada beberapa pemain nasional berasal dari Tomohon seperti Jendry Pitoy, Firman Utina dan Stenly Mamuaja,” tandas Jimmy.

Sementara itu, Kompol Thonny M Salawati SH yang juga Anggota Exco PSSI Sulut sekaligus Koordinator Liga Sulut Rayon Minahasa Raya menyatakan bahwa kegiatan ini adalah salah satu agenda pembinaan Asprov PSSI Sulut dalam upaya mengukur kemampuan para pemain sepakbola di Sulawesi Utara.

“Pemain yang ikut dibatasi kelahiran tahun 1994 dan seterusnya ditambah empat pemain senior,” katanya.
(it/rr)

Tak Boleh Isi BBM Bila Menunggak Pajak Kendaraan

bensin-eceran

ALTERNATIF: Jika pemerintah provinsi Sulut tidak membolehkan pemilik kendaraan yang belum lunas pajak mengisi BBM di SPBU, maka warga akan beralih ke BBM eceran.

MITRA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) memberlakukan aturan bagi kendaraan yang belum membayar pajak tidak diperkenankan mengisi BBM di SPBU.

“Yang belum membayar pajak kendaraan bermotor tidak diperkenankan mengisi BBM di SPBU,” kata Sekda Mitra Adrianus Tinungki.

Adrianus mengatakan, pihak pemerintah daerah akan mendata kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

“Kami siap membantu dan memberikan kontribusi dalam pelaksanaan operasi sadar pajak,” jelasnya.

Hal ini, kata Adrianus, sebagaimana hasil kesepakatan saat rapat koordinasi tim pembina Samsat yang dirangkaikan dengan penyerahan bagi hasil pajak provinsi yang dipimpin Sekprov Sulut Siswa Rahmat Mokodongan beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Mitra Mecky Tumimomor membenarkan hal tersebut.

“Untuk tahap pertama yakni tanggal 1 hingga 21 September 2014 pekan depan, secara serentak dan terpadu akan dilaksanan operasi sadar pajak di SPBU-SPBU yang ada di Mitra,” ucapnya.
(it/rr)

iklan1