Ilmu Kesehatan, Apakah Ilmu Anti Aging itu? (4)

 

ils

ils

Oleh Prof. dr. Eulis Alwi Datau, SpPD, KAI

Artikel sebelumnya 

Tidur yang cukup dan Latihan
Sebagaimana tidur yang cukup akan membantu mengurangi stres dan mengurangi kadar kortisol yang meningkat, maka tidur yang cukup juga akan membawa kadar kortisol yang tertekan menjadi normal. Hormon-hormon yang penting akan dikembalikan kadarnya saat tidur malam antara jam 10 malam – jam 2 pagi, maka tidur yang baik berkisar antara waktu tersebut setiap hari. Hal ini akan membuat tubuh akan menyembuhkanmu selama tidur, membaik dan beristirahat.

Anda bisa tidur lebih cepat dan apabila bangun lebih cepat akan tetap segar, dan anda bisa memulai hari anda lebih awan dan kemudian bisa beristirahat sejenak pada pagi hari sebelum sisa dari hari itu. Juga penting kita berjalan-jalan pada cahaya siang hari dengan matahari di atas kita tanpa kacamata sedikitnya 20 menit sehari. Cahaya di luar rumah secara alami akan menolong tubuh kita membentuk kortisol, dan sebaliknya cahaya di dalam rumah tidak cukup untuk produksi kortisol.

Latihan akan mengurangi stres, tetapi latihan yang berlebihan juga dapat menyebabkan stres yang berlebihan. Untuk menjaga supaya kadar kortisol dalam kadar yang tepat, sebaiknya kita melakukan latihan yang rutin, yang disenangi, dan tidur yang nyenyak. Untuk menjaga supaya kortisol dalam kadar yang tepat, penting juga kita harus menjaga diet yang sehat untuk mencegah stres kelenjar adrenal, terpakai habis atau mengalami kegagalan. Makanya makan makanan dengan porsi kecil dan lebih sering akan menjaga kadar gula anda, hormon insulin dan kortisol dalam kadar yang tepat.

Hormon Progesteron
Progestin dan Prolaktin adalah hormon yang menyebabkan kurangnya keinginan seksual. Pada usia 35 tahun kebanyakan wanita akan mengalami penurunan 50% dari hormon ini dan terus menurun kaetika menua sampai akhirnya habis total.

Telah diketahui bahwa progesteron alami bersama dengan hormon testosteron akan meningkatkan ketebalan tulang dan mencegah osteoporosis (keropos tulang). Hormon estrogen juga sangat mambantu tetapi hanya dapat memperlambat kehilanagn massa tulang, tetapi tidak dapat memperbaiki kualitas tulang.

Ada beberapa progesteron alami yang berasal dari alam seperti wild yams (talas) yang memiliki molekul yang sama seperti molekul hormon manusia. Ini jauh lebih baik daripada progesteron sintetik seperti progestin atau provera. Progesteron krim yang dioles pada kulit akan diserap 40 – 70 x lebih berhasil daripada menelan pil yang mengandung 10 – 20 mg progesteron.

Karena transport progesteron dibawa oleh butir-butir darah merah dan bukan di serum atau plasma darah, maka sebaiknya untuk memeriksa kadar progesteron melalui pemeriksaan air ludah. (bersambung)
(rr)

iklan1
iklan1