Warga Manado Dorong Pemkot Jadikan Lahan 16 Persen Kawasan Bisnis

Rumah milik masyarakat yang diduga tak ber-IMB

Rumah milik masyarakat di lahan 16 persen, yang diduga tak miliki IMB

MANADO – Dukungan Rolandy Thalib SH, salah satu warga Manado yang merupakan mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manado terhadap pemerintah Kota Manado dalam hal pengelolaan lahan 16 persen yang merupakan milik pemerintah Kota Manado. Thalib menilai jika lahan itu tidak dimanfaatkan dengan baik, maka masyarakat patut mempertanyakan hal tersebut.

”Saya mendukung jika dilahan 16 persen yang saat ini telah dibangun beberapa rumah dijadikan lahan produktif. Artinya lahan ini bisa dimanfaatkan dengan penataan yang baik dan profesional semacam membangun gedung perumahan kemudian disewakan pada masyarakat, dana keuntungannya masuk ke kas daerah, dibandingkan jadi pemukiman sebaiknya lahan ini dijadikan lahan bisnis,” kata Olan sapaan aktivis pemuda Kota Manado itu, Senin (10/11/2014) saat ditemui Suluttoday.Com.

Lanjut Olan mengatakan tidak masalah juga bia lahan tersebut diberikan ijin bagi masyarakat untuk tinggal dan menetap dilokasi itu. Bagi mantan Sekretaris Umum HMI Cabang Manado ini pemerintah Kota Manado memiliki kewenangan penuh dalam hal pengelolaan lahan 16 persen ini.

”Terserah pemerintah mau manfaatkan lahan ini seperti apa? Tapi bagi saya, yang menguntungkan adalah dibuat seperti tadi. Jika kemudian ada masyarakat yang mau beli kemudian tinggal menetap di lahan 16 persen yang berada dikawasan Mega Mas Manado ini, dan itu bukan menjadi masalah karena tanah ini sudah resmi menjadi milik pemerintah Kota Manado,” tegas Thalib menutup. (Amas Mahmud)

iklan1
iklan1