Archive for: Desember 2014

Demi Masyarakat, Tetty Paruntu Pangkas Biaya Perjalanan Dinas

Cristiany Eugenia Paruntu (Foto Ist)

Cristiany Eugenia Paruntu (Foto Ist)

AMURANG – Untuk meningkatkan pelayanan publik yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), tahun anggaran 2015 perjalanan Dinas pejabat di jajaran pemkab Minsel mulai eselon II, III, dan IV untuk ke luar daerah dikurangi.

Menurut Bupati Minsel Christiany E Paruntu, SE didampingi Kabag Tusrianto Rumengan SSTP, MSi. Bupati yang juga istri tercinta Kristovorus Deky Palinggi, SE (KDP) menjelaskan, perjalanan dinas pejabat Minsel tidak boleh melebihi 5 kali perjalanan dalam setahun.

”2015 nanti perjalanan dinas pejabat sudah dibatasi dan tidak boleh melebihi kebijakan yang sudah diatur,” ujar Paruntu.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa perjalanan dinas pejabat Minsel, sudah diatur dan ditata dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2015. Selain itu pembatasan pejabat keluar daerah merujuk pada imbauan atau petunjuk Presiden RI dan Gubernur Sulut SH Sarundajang yang pada pokoknya membatasi perjalanan pejabat untuk keluar daerah.

”Ini harus ditaati oleh pejabat jajaran Minsel, dan fokus pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ucap Tetty sapaan akrab Bupati cantik ini. (Vanly/Amas Mahmud)

Wawali Manado: DBD Jadi Ancaman, Dinkes Wajib Antisipasi

Dr. Harley AB Mangindaan, Wakil Walikota Manado

Dr. Harley AB Mangindaan, Wakil Walikota Manado

MANADO – Kondisi Kota Manado akhir-akhir ini dengan adanya perubahan cuaca juga memberi dampak munculnya penyakit ditengah masyarakat. Adanya hujan deras yang disertai angin kini melanda Kota Manado. Waspada bencana banjir terus dihimbau juga oleh pemerintah Kota Manado, Wakil Walikota (Wawali) Manado Dr Harley Mangindaan mengatakan perlunya instansi terkait mengantisipasi adanya penyebaran ancaman penyakit DBD. 

Pada kesempatan lalu, Wawali telah melihat pasien kasus DBD di dua Rumah Sakit (RS) yakni, Prof Kandouw dan RS Teling. Data yang dibeberkan pihak rumah sakit ada puluhan pasien yang sedang dirawat insentif. Cuaca diakui penyebab merebaknya DBD.

“DBD akan jadi ancaman jika tidak diseriusi penanganannya. Saya minta Dinkes Manado lakukan antisipasi,” ujar Ai sapaan akrab Wawali. (Amas Mahmud)

Jemput 2015, Malam Ini Pemkot Manado Gelar Old an New

Kantor Walikota Manado

Kantor Walikota Manado

MANADO – Jelang akhir tahun 2014, pemerintah Kota Manado berencana menggelar kegiatan malam pisah sambut tahun 2014-2015, hal tersebut sebagaimana disampaikan Kepala Bagian Humas pemerintah Kota Manado, Franky Mocodompis, S.Sos.

Dalam rilis dan undangan yang disampaikan pada wartawan, Mocodompis meminta semua pimpinan SKPD, Camat dan Lurah untuk dapat menghadiri kegiatan tersebut yang rencananya dilaksanakan di Aula Serbaguna Balai Kota Manado.

‘’Selamat Pagi. Undangan ditujukan kepada Para Kepala SKPD Dinas/Badan/Satuan/Kantor, Camat, Lurah bersama seluruh jajaran Pegawai Negeri Sipil Pemkot Manado dan Keluarga, Mitra Media dan seluruh Wartawan Pos Pemkot Manado serta seluruh warga Kota Manado, diundang menghadiri Malam Pisah Sambut Tahun 2014-2015 (Old and New) Pemerintah Kota Manado, hari ini, Rabu 31 Desember 2014, mulai pukul 20.00 di Kompleks Balaikota (Aula Serbaguna) / Lapangan Sparta Tikala. Atas kehadirannya disampaikan terima kasih. (Disparbud dan HuMas Pemkot Manado),’’ ujar Mocodompis melalui Grup Medco Humas Pemkot Manado. (Amas Mahmud)

Akhiri 2014, GERAK Soroti Pembangunan Infrastruktur Kota Manado

Jim Robert Tindi (Foto Ist)

Jim Robert Tindi (Foto Ist)

MANADO – Tinggal menghitung jarung jam, tak lama lagi tahun 2014 berakhir dan diganti dengan tahun 2015. Sementara itu, menurut Jim Robert Tindi pemerhati sosial Kota Manado dan pengurus Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GERAK) Sulawesi Utara (Sulut) menilai ada beberapa program pembangunan infrastruktur yang dikerjakan pemerintah Kota Manado belum selesai dengan baik.

”Banyak proyek pemkot yang tak selesai, yang sudah melewati kontrak. Hal ini tak ada alasan bagi Pemkot manado maupun kontraktor untuk melakukan adendum. Ada juga proyek yang di buat asal jadi karena mengejar waktu pelaksanaan, hasilnya bukan memberikan solusi. Tapi menambah masalah baru, katakanlah pembangunan drainase di depan SMP Negeri 11 Sumompo malah membuat sekolah dan jalan terkenang air karena drainase yang di buat asal jadi,” ucap Tindi pada Suluttoday.com, Rabu (31/12/2014).

Tambahnya lagi menegaskan bahwa pola pembangunan semacam itu harus perlu mendapat perhatian. Pemerintah Kota Manado bersama DPRD Manado, kata Tindi perlu mengevaluasi para kontraktor yang tidak mampu menjalankan tugas mereka tersebut, bahkan Tindi mengatakan atas nama uang rakyat para kontraktor wajib mempertanggung jawabkannya.

”Seolah-olah hanya ingin menghabiskan anggaran saja, jalan Aspal simfoni yang jauh di bawa standar serta pembangunan kantor Lurah Sumompo yang belum selesai. Ini menandakan amburadulnya management Pemkot Manado, yang saya sesalkan juga adalah lemahnya pengawasan DPRD Manado,” tukas Tindi menutup. (Amas Mahmud)

Jemput Tahun Baru, Saafa: Pemimpin Harus Berikan Keteladanan

Syarifudin Saafa ST, anggota DPRD Kota Manado (Foto Suluttoday.com)

Syarifudin Saafa ST, anggota DPRD Kota Manado (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Untuk menghindari terjadinya ‘kekacawan’ keamanan dan ketertiban masyarakat (Kantibmas), Syarifudin Saafa ST, anggota DPRD Kota Manado mengingatkan pemerintah serta para pengelola usaha untuk terlibat aktif menjadi bagian terdepan dalam hal menjaga kondisi ketertiban ditengah masyarakat saat malam pergantian tahun.

”Kepada para pemimpin, pemerintah, pengelola urusan masyarakat agar memberikan keteladanan sekaligus mengajak masyarakat untuk mengakhiri tahun 2014 menyambut tahun 2015 tanpa hura hura, tanpa kekerasan, tanpa miras dan tidak berlebihan,” ujar Saafa saat diwawancarai Suluttoday.com, Rabu (31/12/2014).

Wakil rakyat dari Dapil Singkil-Mapanget itu mengajak pemerintah, serta seluruh elemen masyarakat Kota Manado untuk berempati kepada para korban bencana. Saafa menilai dalam situasi perubahan iklim semacam ini yang perlu dijadikan perhatian serta hal yang akan dicontohi masyarakat adalah keteladanan.

Mari berempati kepada para korban bencana. Apalagi kita di daerah ini, saat ini dan ke depan akan berhadapan dengan kondisi cuaca yang buruk Harusnya yang dibangun itu adalah keteladanan, hidup tanpa pemborosan, dan banyak berdoa kepada TUHAN yang maha esa. – Syarifudin Saafa ST, anggota DPRD Kota Manado dari PKS. (Amas Mahmud)

iklan1