Sarundajang: Adat Tulude Bernuansa Religius dan Persaudaraan

DR. Drs. Sinyo Harry Sarundajang (Foto Ist)

DR. Drs. Sinyo Harry Sarundajang (Foto Ist)

MANADO – Masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe memberi gelar adat Bataha Lahansang Dulage (Pemimpin Kreatif) kepada Gubernur Sulawesi Utara, Dr Sinyo Harry Sarundajang (SHS) dan Wagub Dr Djouhari Kansil (DK) pada pelaksanaan upacara Adat Tulude yang digelar, Senin Malam (2/2/2015) dipendopo rudis Bupati Sangihe kelurahan Tona Tahuna.

Momentum istimewa yang disematkan kepada kedua pimpinan Sulut ini dinilai oleh warga nusa utara sebagai ungkapan terima kasih karena selama lima tahun memimpin Sulut, telah banyak memberi perhatian khusus bagi kemajuan pembangunan daerah Kabupaten Sangihe, mengingat momen ini juga menjadi yang terakhir bagi SHS dan DK sebagai Gubernur dan Wagub Sulut.

Gubernur mengatakan, upacara Adat Tulude yang kaya akan nilai-nilai religius, persaudaraan, dan motivasi serta estetika kiranya terus dipelihara dan dilestarikan oleh generasi penerus sebagai aset sekaligus investasi daerah. Kedepan dalam upaya mendukung kebijakan dan program kerja pemerintah provinsi yang telah menetapkan sektor pariwisata sebagai leading sektor guna terwujudnya sulut yang semakin berbudaya, berdaya saing dan sejahtera.

“Upacara Adat Tulude yang kaya akan nilai-nilai religius, persaudaraan, dan motivasi serta estetika kiranya terus dipelihara dan dilestarikan oleh generasi penerus sebagai aset sekaligus investasi daerah. Kedepan dalam upaya mendukung kebijakan dan program kerja pemerintah provinsi yang telah menetapkan sektor pariwisata sebagai leading sektor guna terwujudnya Sulut yang semakin berbudaya, berdaya saing dan sejahtera,” kata SHS sapaan akrab Gubernur Sulut dua periode ini.

Sementara itu Gubernur mengajak, agar pemerintah dan warga sangihe kiranya dapat memainkan peran secara cerdas dan maksimal dalam menyambut era masyarakat Ekonomi Asean atau MEA 2015 ini, dengan memaksimalkan berbagai keunggulan komparatif yang dimiliki daerah ini supaya dapat dikelola secara optimal agar dapat memberi kontribusi nyata bagi kemajuan pembangunan daerah, melalui sektor perdagangan, pariwisata, jasa dan industri.

“Saya Berharap agar pemerintah dan warga sangihe kiranya dapat memainkan peran secara cerdas dan maksimal dalam menyambut era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015 ini, dengan memaksimalkan berbagai keunggulan komparatif yang dimiliki daerah ini supaya dapat dikelola secara optimal agar dapat memberi kontribusi nyata bagi kemajuan pembangunan daerah, melalui sektor perdagangan, pariwisata, jasa dan industri,” jelas Sarundajang.

Tampak juga hadir dalam acara ini, sejumlah pejabat Eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta BKSAUA/FKUB Provinsi Sulut. (Fajri Syamsudi)

iklan1
iklan1