Archive for: Februari 2015

Dihantam Ombak dan Angin Kencang, GSVL Tetap Lakukan Safari Tulude

DR GS Vicky Lumentut saat berada di Pulau Siladen (Foto Suluttoday.com)

DR GS Vicky Lumentut saat berada di Pulau Siladen (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Komitmen untuk terus melestarikan dan mengembangkan Adat Tulude di Kota Manado bukan hanya ungkapan kosong oleh seorang DR GS Vicky Lumentut, Wali Kota Manado. Sejak beberapa hari kemarin, hingga Minggu (1/2/2015) siang tadi Lumentut melakukan Safari Tulude didampingi istri tercinta Prof. Paula Runtuwene.

Bersama wartawan dan didampingi beberapa pejabat pemerintah Kota Manado, GSVL sapaan akrab Wali Kota Manado mengunjungi daerah Kepulauan di Kota Manado. Seperti, Kelurahan Bunaken, Kecamatan Bunaken Pulau dan Pulau Siladen, sampai kemudian berakhir malam ini di Kelurahan Tumumpa Kecamatan Tuminting.

Menariknya saat tiba di Siladen dengan menempuh perjalanan menggunakan speed boat dan dihadang ombak disertai angin kencang, GSVL sepertinya tak gentar. Saat diwawancarai wartawan, sosok pemimpin Kota Manado yang dikenal santun dan cerdas ini mengatakan dengan santai bahwa gelombang serta angin laut harus dilewati dengan ketenangan demi bertemu warganya.

”Gelombang dan angin kencang dari Manado menuju Siladen, kemudian ke Pulau Bunaken baru nanti ke Manado itu bagi saya biasa-biasa saja. Semua kita lakukan untuk masyarakat dengan ikhlas, penuh ketenangan, sehingga bagi saya semua itu harus ditempuh dengan senang hati, bahkan saya menikmati semua ini asalkan bertemu dengan warga saya, terutama mereka yang berada di daerah Kepulauan,” ujar Lumentut.

Wali Kota Manado saat mengunjungi Pulau Bunaken (Foto Ist)

Wali Kota Manado saat mengunjungi Pulau Bunaken (Foto Ist)

Berdasarkan pantauan Suluttoday.com dalam Safari Tulude kali ini, Wali Kota Manado yang juga Ketua Umum APEKSI ini didampingi istri tercinta, mereka terlihat santai saat melewati lautan yang penuh dengan ombak. Meski beberapa wartawan terlihat panik, sang Wali Kota Manado sepertinya tak gentar.

Rony Bawekes, salah satu tokoh masyarakat Pulau Siladen menyampaikan terima kasih pada Wali Kota Manado atas kedatangannya bersama rombongan dan istri tercinta. ”Kami warga Siladen yang masuk Lingkungan 7 Kelurahan Bunaken menyampaikan banyak terima kasih atas kedatangan Pak Wali Kota, apalagi beliau datang dengan membawa bantaun berupa uang dan peralatan bagi para Nelayan, terima kasih sekali lagi Pak Wali Kota Manado,” ucap Rony. (Amas Mahmud)

Jenguk Boby Daud di RS, Wali Kota Manado Ikut Berikan Doa

Wali Kota Manado saat berbincang dengan Boby Duad (Foto Ist)

Wali Kota Manado saat berbincang dengan Boby Duad (Foto Ist)

MANADO – Rasa kesetiakawanan yang sangat tinggi dimiliki oleh seorang GS Vicky Lumentut (GSVL), nampak terlihat saat dirinya menjenguk seorang koleganya, Boby Daud yang juga adalah Anggota DPRD Kota Manado. Yang saat sedang terbaring sakit, di Rumah Sakit Sitti Maryam Tuminting.

Diketahui Boby Daud, anggota DPRD Manado yang juga merupakan Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Manado. Kehadiran GSVL sapaan akrab Walikota Manado, untuk menjenguk sahabatnya yang sedang sakit ini. Untuk mendoakan agar cepat sembuh, serta memberi semangat kepada Boby Daud seorang wakil rakyat yang terkenal vokal di DPRD Kota Manado.

“Semogah cepat sembuh kawan, warga Manado masih sangat membutuhkan pemikiran dan perjuangan Pak Boby Daud di Gedung DPRD Manado,” kata GSVL memberi semangat. (Amas Mahmud)

Lolos Kompetisi, Fahruddin Noh Terpilih Ketua BKPRMI Sulut

Syarif Darea dan Fahrudin Noh saat uji kriteria Calon Ketua BKPRMI Sulut (Foto Ist)

Syarif Darea dan Fahrudin Noh saat uji kriteria Calon Ketua BKPRMI Sulut (Foto Ist)

MANADO – Pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) Istimewa Badan Komunikasi Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Sulawesi Utara (Sulut), Minggu (1/2/2015) yang bertempat di Wisma Asrama Haji Tuminting berjalan sukses. Dari beberapa nama Calon Ketua BKPRMI Sulut, Syarif Darea dan Fahruddin Noh terlihat menjadi Calon yang berpeluang menang.

Hingga berita ini diterbitkan, proses Muswil BKPRMI Sulut sudah menghasilkan Ketua terpilih. Muswil yang juga dihadiri para senior dan seluruh kader BKPRMI Sulut tersebut dimenangkan Fahruddin Noh selaku Ketua Umum DPW BKPRMI Sulawesi Utara, dan Syarif Darea memutuskan untuk memundurkan diri.

Selaku mantan Ketua Wilayah BKPRMI Sulut, Tafufik Pasiak menyebutkan bahwa hasil Muswil ini berjalan sangat demokratis, dan dari kedua kandidat Ketua BKPRMI yang mencalonkan diri memiliki kelebihan masing-masing. ”Fahrudin Noh dan Syarif Darea dalam kelebihan dan kekurangan mereke adalah kader-kader terbaik BKPRMI Sulut,” kata Pasiak. (Amas Mahmud)

Pengurus Exco Asprov PSSI Sulut Berubah, Statuta Baru Ditetapkan

Pemilihan Anggota Exco PSSI Sulut (Foto Ist)

Pemilihan Anggota Exco PSSI Sulut (Foto Ist)

MANADO – Kongres pemilihan exco telah tuntas diselenggarakan di Gran Central Hotel, Jumat (30/1/2015) dengan dibukan Ketua Asprov PSSI Sulawesi Utara (Sulut), Jackson Kumaat juga dihadiri dua perwakilan PSSI Pusat. Kini, kepengurusan Anggota Executiv Comitee (Exco) Asosiasi PSSI Sulut telah berubah dan memiliki wajah baru.

Perubahan kepengurusan empat orang Exco ini telah melalui proses pemilihan dan juga sebagai kelanjutan Kongres Tahunan Asprov 22 Desember 2014 lalu, yang dihadiri dua utusan PSSI. Wajah baru empat anggota Exco tersebut, selain Frits Katiandagho (Wakil Ketua/Exco) dan Hun Mokoagow, yakni Vecky Gandey (Persma 1960 Manado), Meidy Uguy (Mitra), Tony Pononga (Kotamobagu) dan Denny Sumolang (Bitung).

Dalam momentum pemilihan exco dan kelanjutan kongres tahunan tersebut, sebelumnya dilakukan pengesahan Sekretaris Asprov dari Stevy Suawa kepada Archie Kalonio. Dalam momen itu juga terjadi adanya pengesahan 4 klub dari calon anggota menjadi anggota Asprov PSSI Sulut, kemudian penetapan statuta sekaligus revisi redaksional dalam bab maupun pasal dari statuta Asprov PSSI yang telah disepakati bersama para anggota klub maupun askot/askab PSSI.

Wakil Ketua Asprov PSSI Sulut, Frits Katiandagho memberikan apresiasi atas kinerja Komite Pemilihan. Katiandagho bersyukur karena kongres dapat berjalan baik. Ia berharap kedepan sepakbola Sulut berjalan jauh lebih baik lagi. “Ini adalah perjalanan PSSI Sulut yang sangat demokratis,” ujar Frits Katiandagho mewakili Ketua Asprov Jackson Kumaat seusai kongres dan pemilihan exco.

Dirinya berharap sama-sama untuk dapat bahu membahu demi prestasi sepakbola Sulut, dan bersatu kembali dengan meninggalkan segala perbedaan. (Don/Amas)

Lumentut: Pertahankan Adat Tulude, Warga Nusa Utara Ucapkan Terima Kasih

Wali Kota Manado, bersama istri, Ketua DPRD Manado dan pengurus organisasi Nusa Utara (Foto ist)

Wali Kota Manado, bersama istri, Ketua DPRD Manado dan pengurus organisasi Nusa Utara (Foto ist)

MANADO – Pelaksanaan kegiatan Pesta Adat Tulude yang begitu spektakuler dilaksanakan di Kota Manado, Sabtu (31/1/2015), saat puncak pelaksanaan Gebyar Seni dan Budaya Warga Nusa Utara yang berlangsung selama tiga hari itu berlokasi di Taman Berkat Boulevard, Manado.

DR GS Vicky Lumentut, Wali Kota Manado dalam sambutannya mengatakan perayaan Tulude oleh warga Nusa Utara kali ini sangat diapresiasinya. Dikatakan Lumentut Pesta Tulude yang teselenggara tersebut membahwa kesan adanya kebersamaan lintas etnis di Kota Manado yang sedang dipelihara.

Saya sangat surprise bersama istri sore hingga malam hari ini dengan menggenakan pakaian adat kehormatan warga Nusa Utara. Ada beban saya rasakan disini bagaimana torang samua terus mempertahankan adat warga Nusa Utara ini. – DR GS Vicky Lumentut, Wali Kota Manado.

Diakui GSV Lumentut kalau adat Tulude merupakan gebyar seni dan budaya warga Nusa Utara yang penuh religi dan wajib dipertahankan dan dijual sebagai salah satu asset wisata Kota Manado. ”Tekad saya bukan hanya membangun infrastruktur tapi bagaimana kita sama-sama melestarikan adat seni budaya yang ada di Sulut, termasuk Pesta Adat Tulude ini,” kata GSVL sapaan akrab Lumentut yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Utara ini.

Gebyar Tulude ini adalah kegiatan pertama digelar di Taman Berkat Boulevard pasca soft opening Kamis lalu. Untuk itu GSVL menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga Nusa Utara yang datang dari sejumlah kabupaten/kota menyaksikan penutupan kegiatan Adat Warga Nusa Utara ini karena sudah memilih Taman Berkat menjadi lokasi kegiatan.

”Ini harinya Tuhan torang bisa bersama-sama disini (Pesta Adat Tulude). Dan terima kasih kepada panitia serta tokoh-tokoh Nusa Utara telah memilih tempat ini menjadi pusat pelaksanaan Adat Tulude,” ujar Wali Kota Lumentut.

Lanjut Lumentut menambahkan bahwa Taman Berkat adalah milik semua warga. Untuk itu, tahun depan penyelenggaraan, GSVL meminta Pesta Tulude ini harus digelar kembali di lokasi tersebut. ”Saya putuskan, tidak ada lokasi lain selain di Taman Berkat ini. Saya titipkan, kalau kegiatan Tulude ini kita akan selenggarakan terus menerus, , untuk tahun depan harus dikemas sejak jauh hari agar lebih menarik lagi,” ungkap Wali Kota.

Wali Kota Manado dan istri saat mengikuti prosesi acara Adat Tulude (Foto Ist)

Wali Kota Manado dan istri saat mengikuti prosesi acara Adat Tulude (Foto Ist)

Lumentut juga meminta kepada Ketua DPRD Manado, Noortje Van Bone yang ikut hadir, agar lembaga DPRD juga ikut mendukung Pesta Adat Tulude ini dijadikan kalender iven setiap tahun. “Mari kita lestarikan semua adat budaya yang ada di Sulut, termasuk Tulude ini. Saya minta agar cerita sejarah Tulude ini dikemas dalam sebuah buku agar bisa dipromosikan kepada wisatawan dan ini salah satu poin dalam misi Kota Manado menjadikan Manado Kota Pariwisata Dunia. Nanti bisa bekerja sama dengan Dinas Pariwisata,” tukas GSVL disambut aplaus menggema dari ribuan warga Nusa Utara.

Sementara itu, Jackried Maluenseng selaku Ketua Panitia pesta Tulude menyampaikan apresiasi atas niat baik GSVL. ”Satu kata yang kita rasakan disini. Seluruh warga Nusa Utara malam ini merasa bangga dan tersanjung. Terima kasih Pak Wali Kota atas niat baiknya menjadi adat Tulude kami bisa dijadikan kalender of iven Pemkot Manado,” papar Maluenseng dihadapan ribuan warga yang memadati Taman Berkat tersebut. (Amas Mahmud)

iklan1