Archive for: Maret 2015

Buka Diklat, GSVL Ingatkan Pentingnya Birokrat Berkualitas

Wali Kota GSVL saat menyampaikan sambutan dalam acara Diklat (Foto Ist)

Wali Kota GSVL saat menyampaikan sambutan dalam acara Diklat (Foto Ist)

MANADO РTerus meningkatkan kualitas para birokrat, Selasa (31/3/2015), Wali Kota Manado DR GS Vicky Lumentut ketika secara resmi membuka kegiatan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Pola Kemitraan Badan Diklat (Badiklat) Provinsi Sulut bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, mengingatkan kepada peserta untuk bisa mengikuti sebaik mungkin Diklat yang ada dengan tekun, serius dan penuh tanggungjawab.

“Kiranya Diklat ini dimanfaatkan sebaiknya untuk peningkatan kualitas kerja, dan peningkatakan mutu. Saya tahu 30 peserta Diklat ini adalah yang terbaik dari SKPD masing-masing, semoga ikut Diklat bukan hanya semata untuk mengejar pangkat atau karir. Tapi yang terpenting adalah untuk memperkaya diri peserta dalam menatap masa depan di dunia birokrat yakni sebagai Abdi Negara yakni PNS,” ujar GSVL sapaan akrab Lumentut.

Lanjut GSVL mengingatkan peserta Diklat dapat manfaatkan waktu dengan baik. Sekedar diketahui, Diklat tersebut dilakukan dalam rangka menjalin kemitraan yang baik saat bekerja, berkisar 30 peserta dari beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), mengikuti Diklat di Gedung Badiklat Maubi. (Amas Mahmud)

Menangkal Tindakan Radikalisme, Pemerintah RI Blokir Sejumlah Situs

Gerakan ISIS (Foto Ist)

Gerakan ISIS, salah satu potret gerakan radikalisme (Foto Ist)

JAKARTA/MANADO – Dalam rangka menangkal masuknya gerakan radikalisme di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah memerintahkan pemblokiran terhadap 19 situs yang dinilai radikal atas permintaan Badan Nasional Penanggulangan Terorrisme (BNPT).

“Kita telah minta penyedia layanan (ISP) untuk pemblokiran situs tersebut tadi pagi atas permintaan BNPT, situs tersebut dianalisis oleh BNPT dan dinilai oleh BNPT mengandung paham radikalisme dan meminta kepada kita untuk di blokir, kita proses kemudian,” kata Kepala Humas Kemenkominfo Ismail Cawidu di Jakarta, Senin (30/3/2015).

Dia mengatakan, awalnya terdapat 26 situs yang diminta, namun dalam perkembangannya ternyata hanya terdapat 19. “Karena dua ternyata duplikasi, empat sudah hilang, dan satu tutup,” katanya.

Ismail mengatakan, pemblokiran kemungkinan membutuhkan waktu kerja dari ISP yang bersangkutan. Pihaknya memastikan akan terus melakukan pemblokiran terhadap konten-konten negatif. Ia juga meminta kepada masyarakat untuk melaporkan apabila da situs-situs berkonten negatif, sehingga dapat langsung ditangani.

Seperti diberitakan, BNPT melalui surat nomor 149/K.BNPT/3/2015 meminta 19 situs diblokir karena dianggap sebagai situs penggerak paham radikalisme dan sebagai simpatisan radikalisme. (Rol/Amas)

Sejumlah 19 situs tersebut, di antaranya arrahmah.com, voa-islam.com,ghur4ba.blogspot.com, panjimas.com, thoriquna.com, dakwatuna.com,kafilahmujahid.com, an-najah.net, muslimdaily.net, hidayatullah.com,salam-online.com, aqlislamiccenter.com, kiblat.net, dakwahmedia.com,muqawamah.com, lasdipo.com, gemaislam.com, eramuslim.com, dandaulahislam.com.

Hindari Disintegrasi, LSM dan Ormas Se-Sulut Deklarasi Tolak ISIS

Deklarasi menolak ISIS di Sulut (Foto Suluttoday.com)

Deklarasi menolak ISIS di Sulut (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Demi mewujudkan adanya keamanan ditengah masyarakat Sulawesi Utara (Sulut), terutama menghindari munculnya tindakan radikalisme semacam Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Sulut, pengurus Forum Peduli Nusantara (FPN) menggelar dialog publik, Selasa (31/3/2014) bertempat di Hotel Formosa Manado, kegiatan ini menghadirkan, KH Wahab Abdul Gafur LC, (Ketua MUI Sulut), Delmus Puneri Salim Ph.D (Dosen IAIN Manado) dan Kasdim 1309 Manado, Ikomang Suarsa sebagai narasumber.

Sementara itu, Delmus Puneri Salim selaku pembicara pertama menyentil tentang instrumen perluasan gerakan ISIS mengambil Media Sosial (internet, Twitter, dan Facebook) sebagai sarana kampanye. Menurut Delmus, warga Sulut tidak harus diusik dengan masuknya pemahaman yang membawa dampak disintegrasi sosial.

”Dengan demikian, tokoh agama, masyarakat dan pemerintah harus sama-sama membantu TNI, Polri dan para intelijen dalam mengantisipasi masuknya ISIS di Sulut. Bentuk sosialisasi menangkal ISIS bisa dilakukan lewat Khutbah Jumat atau ceraham di Masjid, kalau ini dilakukan saya kira semua kita akan aman,” tegas pengajar IAIN Manado itu.

Begitupun ditambahkan KH Wahab Abdul Gani yang menjelaskan kalau ISIS ingin mendirikan negara Islam atau Khilafah al-Islamiyah. Konflik yang terjadi di Timur Tengah juga membawa dampak global terhadap pergerakan perekonomian Nasional, MUI telah mengambil langkah tegas mengeluarkan fatwa apa yang dilakukan ISIS bukanlah jihad.

‘Tentara Nasional Afganistan yang dibantu AS, belum mampu mengalahkan tentara Muzahidin di Afganistan, ini juga peristiwa penting yang harus kita telaah hingga bagaimana munculnya ISIS. Seperti itupun, organisasi Islam juga dibenci ISIS dengan tuduhan kafir. Sementara dalam pandangan Islam, misalkan dari MUI, diharamkan orang mengkafirkan. Ulama Indonesia menyepakati bahwa mereka yang berjuang di jalan ISIS bukanlah mujahid, bukan mati sahid tapi mati konyol,” kata Abdul Gani.

Suasana Dialog Publik sedang berlangsung (Foto Suluttoday.com)

Suasana Dialog Publik sedang berlangsung (Foto Suluttoday.com)

Penegasan juga disampaikan Kasdim Ikomang Suarsa (Perwakilan Dandim 1309 Manado) yang menilai kinerja badan Intelijen makin berat dengan adanya ISIS. Dia juga mengatakan konflik Poso menjadi bagian penting dalam pergerakan ISIS yang harus diantisipasi di Sulut. ” Kerja intelijen harus diperkuat. Poso itu merupakan luka lama, sehingga kegiatan bela Negara juga perlu dilakukan secara massif. Iya memang, sasaran empuk ISIS dalam proses perekrutan kader adalah pada anak-anak sekolah atau generasi muda,” tukas Kasdim.

Untuk diketahui, kegiatan ini dihadiri puluhan pimpinan Ormas, LSM, jurnalis, dan aktivis mahasiswa. Terlihat Brigade Masjid, Brigade Manguni Manado, HMI Cabang Manado, GMKI Cabang Manado, PMKRI Cabang Manado, Senat mahasiswa, KAMMI Sulut dan sejumlah aktivis lainnya. Kegiatan ini juga diselenggarakan atas wujud kerja sama beberapa media online, diantaranya Okemanado.com, Suluttoday.com, Manadosatunews.com, Topiksulut.com, dan Treveesulut.com, serta komunitas Manifesto. Dengan mengambil tema Jangan Ada ISIS di Sulawesi Utara. (Amas Mahmud)

Warkop Tampadudu, Nikmat Ngopinya

GOR Champion Futsal (Foto Ist)

GOR Champion Futsal (Foto Ist)

MANADO – Satu lagi Warung Kopi (warkop) yang bakal menjadi favorit Anda untuk kumpul bareng kerabat dan komunitas. Warkop yang berlokasi di GOR Champion Futsal, Bahu ini menjadi tempat ngopi yang pas untuk nongkrong semua kalangan. “Harganya murah dan Free WiFi juga,” kata sang Owner, Hanny Makaminang kepada Suluttoday di sela-sela menerima kunjungan tamu hari pertama (gratis), Selasa (31/03/2015).

Lanjut sang owner, warkop Tampadudu miliknya sudah menjadi dua warkop setelah mendirikan di depan Citra Land Winangun. Sajian menu-menu pun beraneka ragam, untuk memenuhi keinginan tamu maupun para komunitas yang ingin nongkrong bareng. Intinya, warkop Tampadudu didedikasikan kepada semua komunitas maupun pengunjung per orangan.

“Warkop Tampadudu rencana dibuka di Kota Bitung, jadi ada cabangnya juga,” ucap Hanny seraya mengatakan, warkop Tampadudu miliknya menyediakan layar besar untuk bisa digunakan sebagai tempat nonton bareng. (vian)

Jostanle: Dewan Sitaro Wajib Laksanakan 3 Fungsi Dewan

Jostanlie D. Son Bogar SH (Foto Suluttoday.com)

Jostanlie D. Son Bogar SH (Foto Suluttoday.com)

SIAU – Pasca menjadi Sekertaris Dewan di DPRD Kabupaten Sitaro Desember 2013 silam, Jostanlie D. Son Bogar SH terus menjalankan tugas yang di embannya D Son sapaan akrabnya terkenal ramah dengan semua kalangan,baik di mata para anggota dewan maupun Pegawai yang berada di Gedung Dewan Sitaro.

Pria lowprofile ini mengharapkan para legislator yang ada di kabupaten penghasil komoditi unggul pala ini untuk menjalankan 3 fungsi DPRD sebagaimana mestinya,”Saya sangat mengharapkan para anggota dewan 1. fungsi kontrol, 2. fungsi anggaran, dan 3. fungsi legislasi sebagaimana itu sudah menjadi tugas para wakil rakyat ini,” pungkas D. Son yang menjadi pegawai negeri sipil sejak 2001 silam kepada Suluttoday.com saat bertandang di kantornya, Selasa (31/3/2015).

Lanjut dijelaskannya,bahwa sejauh ini D.Son merasa bahwa para wakil rakyat DPRD Kabupaten Sitaro sudah menjalankan tugas-tugas sebagai pengemban amanat rakyat dengan baik. d”Namun sejauh ini saya melihat kinerja dari para wakil rakyat ini sudah sangat baik”tutupnya. (Vian)

iklan1