Politisi Vs Birokrat di Pertarungan Kongres PSSI Kotamobagu

Hun Mokoagow Anggota Exco PSSI Sulut (Foto Suluttoday.com)

Hun Mokoagow Anggota Exco PSSI Sulut (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Asosiasi PSSI Kota Kotamobagu terjadi kekosongan kursi ketua Askot sejak bulan Oktober 2014 lalu. Anggota Komite Eksekutif Asprov PSSI Sulut, Hun Mokoagow membenarkan hal tersebut. Hun mengatakan, persiapan kongres mulai dijalani dengan dipimpin mantan Sekum Askot PSSI Kotamobagu, Tony Ponongoa yang kini dipercayakan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua.

”Tony diberikan kewenangan oleh Asprov untuk menggelar kongres pemilihan ketua askot yang baru,” ungkap Hun Mokoagow, Selasa (3/3/2015).

Dijelaskan, sebanyak 33 perkumpulan sepakbola di wilayah Kotamobagu sebagai penentu dalam kongres pemilihan tanggal 10 Maret 2015 pekan depan, minus Bintang Muda Matali (BMM) yang sudah menjadi klub anggota asprov. Pun menjelang kongres, informasi beredar terdapat empat bakal calon ketua yang diusung dalam pertarungan memperebutkan kursi ketua askot. Adalah Benny Ramdhani, Medi Makalalag, Hun Mokoagow dan Hasman Bahansubu.

”Ini berarti ada dua orang politisi dan dua birokrat yang akan bertarung dalam kongres,” cetus seorang pelaku sepakbola di wilayah Kotamobagu. Kongres pemilihan ketua asosiasi PSSI Kotamobagu saat ini telah memasuki tahapan pelaksanaan kongres. Plt ketua Tony Ponongoa mengimbau batas waktu pengajuan bakal calon ketua tanggal 5 Maret, dan pelaksanaan kongres pada 10 Maret di Sekretariat KONI Kotamobagu. (nyp/don)

iklan1
iklan1