Jim Robert Tindi, dan Kiprah Sebagai Aktivis Jalanan

Jim Robert Tindi (Foto Suluttoday.com)

Jim Robert Tindi (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Pria yang memiliki nama lengkap Jim Robert Tindi dan akrab disapa Bung Jim, bukan sosok aktivis ‘dadakan’ yang baru dikenal di bumi Nyiur Melambai, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Tindi yang merupakan jebolak aktivis PRD, ini memiliki rekam jejak berorganisasi yang relatif luar biasa dan juga patut menjadi inspirasi bagi para aktivis parlementer jalanan, setelah ikut dalam gerakan ’98 ”menggulingkan” rezim Orde Baru, Tindi yang dikenal doyan melakukan unjuk rasa terhadap kebijakan pemerintah yang merugikan kepentingan rakyat hingga kini masih eksis memberikan kritik pedas pada pemerintah yang dzalim.

Tindi yang terlahir dari keluarga berlatar belakang biasa-biasa saja ini dikenal aktif bersama rakyat dalam perjuangan Agraria dan Saat ini menjadi Direktur Executif Gerakan Rakyat Anti Korupsi – SULUT, Pernah menjadi Ketua KPW PRD (1998-2000), Anggota PPD I SULUT pada pemilu 1999.Saat ini dipercayakan menjadi Wakil Ketua DPC GERINDRA Kota Manado.

Sekitar tahun 1992 jadi Sekjen Forum diskusi Anak Bangsa (FODAB), pengalaman pertama mengorganisir Rakyat Korban Pencemaran Limbah Pabrik Tapioka Tanjung Merah Bitung Kemudian mengorganisir Buruh di Bitung sampai menggerakkan aksi Mogok massal di Bitung. Pada perjuangan Agraria membela Hak-hak petani Tongkaina.

Tak hanya itu, Jim Tindi pernah memimpin pendudukan atas Tanah di Sospol Kelurahan Mahawu pada Tahun 1999. Di Tahun yang sama juga melakukan Reklaiming Tanah bersama Serikat Rakyat Sumompo atas Tanah Negara Ex Perponding No. 174 dan berhasil di menangkan rakyat di Mahkamah Agung. Mendirikan serikat Buruh Sampah Kota Manado tahun 1999-2000 memimpin SBSM dalam pemogokan masal menuntut upah buruh sampah serta jam kerja dan jaminan kesehatan. (***/Amas)

iklan1
iklan1