Ai Mangindaan Ditinggalkan Parpol? Ini Komentar Akademisi

Harley Mangindaan (Foto Ist)

Harley Mangindaan (Foto Ist)

MANADO – Beberapa bulan lagi agenda penting demokrasi di Kota Manado yakni Pilkada akan berlangsung, berbagai pendekatan ke partai politik (Parpol) dan upaya untuk mencari simpati rakyat dilakukan bakal calon kepala daerah. Menanggapi hal tersebut, Dr Ferry Daud Liando akademisi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) saat diwawancarai soal peluang Dr Harley Mangindaan (Ai Mangindaan) akan diakomodir Parpol ataukah tidak?. Liando mengakui kalau parpol memiliki peran penting.

”Nggak ada masalah jika Ai Mangindaan ditinggal partai. Sekarang partai itu tidak punya kekuatan politik lagi dalam hal pengumpulan suara. Parpol hanya bermanfaat secara administratif yaitu hanya sebatas mendaftarkan orang menjadi calon. Soal kekuatan untuk mengumpul suara atau sebagai mesin politik pengumpul suara pengaruhnya sangat kecil,” ujar Liando saat diwawancarai Suluttoday.com.

Mangindaan seperti diketahui selain sebagai Wakil Wali Kota Manado juga masih berstatus sebagai PNS dinilai Liando perlu mengambil sikap tegas. ”Meski demikian jalur untuk mencalonkan diri di Pilkada tetap harus menggunakan parpol. Jika tidak menggunakan jalur Parpol bisa menggunakan jalur non parpol atau independen. Tapi harus mendapatkan dukungan masyarakata lewat KTP sebagai syarat pencalonan,” tegas Liando. (Amas Mahmud)

iklan1
iklan1