Jokowi Tak Tegas, Aktivis Lingkungan Minta Perlindungan Hukum

Chalid Muhammad (Foto Ist)

Chalid Muhammad (Foto Ist)

JAKARTA – Chalid Muhammad, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat HuMa, mendesak Presiden Joko Widodo memberikan pernyataan tegas terkait perlindungan aktivis lingkungan hidup. Sebab, dalam Undang Undang Lingkungan Hidup terdapat aturan tentang perlindungan terhadap aktivis dari kriminalitas.

“Meski sudah ada pasal itu, tetapi kriminalisasi ini terus terjadi. Perlu ada statement dari Presiden untuk tidak kriminalisasi. Karena akan menyalahi demokrasi karena aktivis ini kan ikut memperjuangkan kehidupan manusia. Sehingga kita butuh statement dari presiden untuk perlindungan para aktivis,” jelas Chalid di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta, Minggu (31/5/2015).

Bukan hanya itu, dia meminta Tentara Nasional Indonesia (TNI) AL harus membuka identitas pelaku pembunuhan aktivis Sawit Wacht Jopi Peranginangin. Sehingga masyarakat dapat mengawasi adanya ancaman hingga pembunuhan terhadap para aktivis.

“Tidak dibenarkan jika TNI AL menutup-nutupi identitas pelaku sehingga harus di buka agar bisa terkontrol. Dan pelaku juga harus dihukum seberat-beratnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Parlindungan Purba, mengatakan meski ada kasus pembunuhan tersebut, tidak menciutkan nyali para aktivis.

“Menjadi aktivis juga bisa saja dapat ancaman tapi itu tidak menjadikan mereka takut. Karena aktivis tidak takut akan ancaman, sebab ini memang-kan berhubungan dengan kemanusiaan,” paparnya. (Mrdk/Faruk)

iklan1
iklan1