Ryza Ferdiansya: Pancasila Ideologi Pemersatu

Berlangsungnya diskusi HI (Foto Suluttoday.com)

Berlangsungnya diskusi HI (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Kontradiksi 4 Pilar kebangsaan dengan alinea ke-4 UUD 1945 merupakan kerugian kontitusi, hal tersebut mencuat dalam Dialog Kepemudaan Human Illumination (HI) dan Lex Episteme dalam rangka memperingati Hari Lahirnya Pancasila 1 Juni 1949. Ryza Ferdiansya, selaku narasumber menjelaskan terkait keputusan Mahkamah Kontitusi (MK) tentang pembatalan Frasa 4 Pilar berbangsa dan bernegara yang terkandung dalam Pasal 34 ayat (3b) huruf a UU No 2 Tahun 2011 merupakan reposisi terhadap Pancasila sebagai Ideologi dan juga sebagai Falsafah bangsa Indonesia.

”Ideologi Pancasila merupakan ideologi yang paling resmi di dunia ini dan tidak ada satupun Negara di dunia ini yang berani mendeklarasikan ideologinya sperti Negara Indonesia. Pancasila merupakan ideologi pemersatu seharusnya bukan hanya Indonesia yang bersatu dengan Pancasila namun seharusnya Negara dan bangsa di dunia ini bersatu dengan nama ideologi Pancasila,” ujar Ryza Ryza, Senin (1/6/2015).

Tambahnya lagi menjeskan bahwa MPR juga harus memperhatikan putusan MK terkait pembatalan Frasa 4 pilar ini. Pancasila bukan pilar kebangsaan namun Pancasila merupakan Ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Faruk Umasangaji)

iklan1
iklan1