Godok UU Kodifikasi Pemilu, Prof Ramlan Surbakti Datangi Unsrat

Prof Ramlan Surbakti saat berada di Unsrat Manado (Foto Ist)

Prof Ramlan Surbakti saat berada di Unsrat Manado (Foto Ist)

MANADO – Keprihatinan terhadap pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) yang sering memunculkan masalah ditengah masyarakat, para akademisi dari beberapa universitas dibawa pimpinan Prof. Ramlan Surbakti menggelar dialog publik yang dipusatkan di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.

Kali ini Fakultas Sosial dan Politik (FISPOL) Unsrat menjadi tuan rumah dalam uji publik terkait kodifikasi undang-undang pemilu yang bertempat di lantai 4 kantor Rektorat Unsrat Manado Kamis, (4/6/2015) kemarin jam 09.00 Wita dengam mengambil lokasi di lantai 4 kantor pusat Unsrat.

Kegiatan yang dihadiri KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota se Sulut, akademisi dan pers ini berorientasi menambah khasanah kajian akademis serta masukan kepada tim untuk menindaklanjuti lebih jauh proses penyusunan UU kodifikasi Pemilu nantinya.

”Memang kegiatan ini dilatar belakangi masih tumpang tindihnya produk Undang-undang (UU) pemilu, kemudian terjadinya kekosongan norma, juga pasal 2 yang lemah dan tidak akomodatif,” ujar Dr Ferry Daud Liando yang juga sebagai salah satu pemberi materi.

Lanjutnya, pengalaman yang dialami selama ini adalah, seringnya terjadi konflik dan akhir pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK) karena masalah aturan kepemiluan.

”Jadi UU pemilu perlu dibenahi salah satu cara adalah kodifikasi UU pemilu, yaitu hendak menyatukan UU pemilihan calon legislatif (Pilcaleg) , UU pemilihan presiden (Pilpres) dan UU penyelenggara,” tutur Liando yang juga Kaprodi jurusan Ilmu Pemerintahan FISPOL Unsrat ini.

Untuk diketahui, kegiatan ini pun didukung kemitraan dan lembaga Swara Parampuan. (Iky Tukuboya)

iklan1
iklan1