Sarundajang: Warisi Pemerintahan yang Laporan Keuangannya Baik

DR. Drs. Sinyo Harry Sarundajang (Foto Ist)

Dr Sinyo Harry Sarundajang (Foto Ist)

MANADO – Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Dr SH Sarundajang terlihat lega. Ia bangga karena akan mewariskan jabatan nomor satu di Sulut dengan segudang prestasi. Salah satu prestasi emas yang akan diwariskan untuk gubernur Sulut 2015-2020 adalah opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Tahun 2014. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulut memberikan opini WTP usai mengaudit laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) Sulut 2014.

Kepada sejumlah wartawan di kantor Gubernur, Rabu (10/6/2015) Sarundajang mengatakan Ini telah menjadi tekad, komitmen dan konsistensi dalam penyelenggaraan pemerintahan yang baik sesuai undang-undang yang berlaku. Terima kasih kepada pihak BPK yang telah melaksanakan pemeriksaan atas laporan keuangan Pemprov Sulut TA 2014. Dari kemarin belum ada bocoran. Ini hasil dari semuanya bukan cuma satu atau dua orang. Terima kasih pers yang selalu mengkritisi selalu menanyakan Sulut mau WTP atau tidak.

“Kalau sinergitas pers dan pemerintah dipelihara seperti ini terus, dengan memberi kritikan hal yang perlu dikritisi dan jalan keluar itu sangat baik,” jelas SHS.

Ia pun sangat berharap gubernur Sulut setelah dirinya mampu menjaga dan meningkatkan prestasi sekarang. ”Kita bersyukur mampu melaksanakan tugas dengan baik, mendapatkan kembali sesuatu yang hilang di tahun 2014 lalu. Untuk mencapai prestasi lebih mudah, tapi tidak mudah mempertahankan keberhasilan,” kata gubernur yang banyak menulis buku ini.

SHS mengingatkan kepada semua jajaran birokrat harus terus belajar dari pengalaman agar jangan lalai lagi. Ia mengingatkan momentum meraih WTP 2014 harus dipertahankan terus. “Tapi tergantung juga SKPD. Pejabat pengelola keuangan di tiap SKPD harus meningkatkan kompetensi, pengawasan internal harus diperkuat. Pemprov Sulut tetap akan membangun koordinasi dengan seluruh stakeholders terkait dalam pemberantasan korupsi. Saya ingin meninggalkan sistem yang akhirnya terikat sehingga siapapun gubernur selanjutnya, Sulut terus maju,” tukas Sarundajang. (Fajri Syamsudin)

iklan1
iklan1