Sulut Strategis Jadi Incaran Investasi Global

Kantor Pemprov Sulut

Kantor Pemprov Sulut

MANADO – Posisi Sulut yang sangat strategis di bibir pasifik jadi daya tarik tersendiri bagi pemodal asing untuk datang berinvestasi. Terbukti, baru-baru ini sejumlah investor besar dari Tiongkok kembali berkunjung ke Sulut. Bahkan, sebagian dari mereka ada yang sudah dalam tahap merampungkan proses studi kelayakan bisnis.

Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sulawesi Utara Ir Jenny Karouw MSi, Selasa (23/6/2015), kedatangan beberapa pemodal besar tersebut untuk mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). ”Pengembangan kawasan ekonomi khusus ini dapat berdampak pada peningkatan peluang kerja serta mewujudkan salah satu impian sulut yaitu sebagai pintu gerbang di kawasan asia pasifik untuk sektor industri,” ujarnya.

Ditambahkannya, salah satu sasaran pengembangan para investor asing ini yakni pembangunan pelabuhan. ”Saat ini mereka memang masih berstatus sebagai calon investor,” terang Karouw.

Sebelum itu, dijelaskannya Kawasan Ekonomi Khusus berupa zona pengembangan pengolahan ekspor, industri dan logistik. Antara lain dari sektor unggulan seperti Industri Pengolahan Perikanan yang terdiri dari pemrosesan ikan segar dan pengalengan, Industri Pengolahan Perkebunan terdiri dari pemrosesan kelapa dan turunannya, dan Logistik yang meliputi pengepakkan, jasa peti emas, dan pergudangan.

”Cakupan wilayahnya meliputi Kota Bitung dan Kabupaten Minahasa Utara. Untuk Infrastruktur Penunjang KEK meliputi pembangunan jalan tol Manado-Bitung 39 km, pengembangan pelabuhan Bitung sebagai Internasional Hub Port, perpanjangan runway Bandara Internasional Sam Ratulangi, pembangunan bendungan Kuwil sebagai sumber energi dan air bersih juga pembangunan sumber energi listrik,” kuncinya (Fajri Syamsudin)

iklan1
iklan1