Disangka Sumber Air Panas, Ternyata Pipa Bocor

Ilustrasi pipa yang bocor (Foto Ist)

Ilustrasi pipa yang bocor (Foto Ist)

TOMOHON – Masyarakat sekitar Jalan Pinati Kelurahan Talete Satu Kecamatan Tomohon Tengah, sempat dibuat terkejut atas bunyi air yang menyembul kepermukaan tanah. Warga sempat mengira air yang keluar dari tanah adalah sumber air panas, sebab berbunyi layaknya air mendidih. Namun, ketika ditelusuri, ternyata hal itu diakibatkan pipa air PDAM Tomohon yang bocor.

“Kami menyangka bunyi yang keluar dari semburan air tersebut adalah air mendidih. Akan tetapi, ternyata hanya pipa air yang bocor dan tidak diperbaiki oleh pihak penanggung jawab,” ungkap Altje Tumurang, warga sekitar area pipa bocor tersebut.

Malahan, sesuai dengan pengakuannya bersama masyarakat sekitar lainnya, kebocoran pipa semakin parah, akibat telah dibiarkan sekitar sebulan terakhir. “Sudah hampir sebulan pipa air PDAM bocor, namun tidak ada penanganan. Padahal, lokasinya berdekatan dengan sumber air Sineleyan yang dikelola PDAM Tomohon, sehingga sangat tidak mungkin jika hal ini luput dari pengamatan pengelola air bersih di Kota Tomohon,” jelas Tumurang.

Kekuatiran warga sekitar terhadap kondisi tersebut, adalah keberadaan pipa bocor yang berada tepat disekitar tiang listrik bertegangan tinggi milik PT PLN. “Yang pasti, dengan bocornya pipa maka resiko untuk robohnya tiang listrik tersebut sangat besar. Pada prinsipnya kedudukan tiang tidak kokoh lagi, sehingga dapat menyebabkan roboh dan sekaligus membahayakan masyarakat yang bermukim disekitarnya,” ujar

Herdianto Tjandrata, warga sekitar terjadinya pipa bocor itu. Karena itu, Tjandrata berharap pihak yang berkompeten diantaranya PDAM Tomohon dan PT PLN untuk dapat berkoordinasi menyelesaikan masalah yang beresiko pada keselamatan masyarakat sekitar maupun pengguna ruas jalan Pinati tersebut. “Ini wajib untuk diperhatikan karena mengancam keselamatan warga. Bayangkan saja jika tiang listrik tersebut roboh, padahal berfungsi untuk menopang kabel bertegangan tinggi,” beber Tjandrata. (DavydDT)

iklan1
iklan1