Maria Hernie Pijoh Akhirnya Pimpin Golkar Tomohon

Partai Golkar (Foto Ist)

Partai Golkar (Foto Ist)

TOMOHON – Tarik ulur tentang keabsahan kepemimpinan Maria Hernie Pijoh pada Partai Golkar Kota Tomohon, akhirnya terjawab sudah dengan diterbitkannya Surat Keputusan bernomor 494/DPP/GOLKAR/VII/2015 tertanggal 2 Juli 2015 dan mencabut SK bernomor 361/DPP/GOLKAR/V/2015.

Berdasarkan informasi yang dihimpun melalui Ketua Harian DPD Partai Golkar Kota Tomohon Theodorus M Tuerah bahwa dengan terbitnya surat keputusan yang ditandatangani Ketua Umum DPP Partai Golkar Agung Laksono, maka Pijoh telah memiliki kewenangan untuk melakukan tindakan ataupun kebijakan demi kepentingan Partai Golkar di Kota Tomohon.

”Berkaitan dengan keabsahan yang masih berlaku atas dasar keputusan pemerintah melalui Kemenkumham RI, setiap keputusan yang dihasilkan Partai Golkar kepemimpinan Pijoh adalah sah,” ujar Tuerah.

Lebih lanjut, Tuerah menyatakan bahwa keabsahan kepemimpinan Partai Golkar yang dipimpin Agung Laksono dapat diberlakukan dalam setiap kebijakan partai. ”Hal ini dibuktikan dengan disepakatinya islah antar petinggi kubu AL dan ARB, terutama pada keputusan politik maupun menghadapi proses pemilihan Gubernur, Walikota/Bupati di Indonesia,” jelas Tuerah.

Selain itu, berbagai kebijakan internal terutama dalam partisipasi aktif Partai Golkar melalui legislatif, kepemimpinan Pijoh dapat mengambil keputusan yang masih dilindungi sesuai perundang-undangan. ”Kebijakan internal termasuk di DPRD Kota Tomohon menjadi sah dalam keputusan Partai Golkar yang dipimpin Pijoh cs, sehingga apapun kebijakan partai menjadi wajib untuk diikuti pimpinan lembaga wakil rakyat itu,” tegas Tuerah.

Menyikapi hal tersebut, Tuerah menegaskan tidak ada alasan apapun bagi pimpinan DPRD Kota Tomohon untuk menolak setiap kebijakan partai. ”Walaupun sangat jelas DPRD Kota Tomohon dipimpin kroni ARB, akan tetapi setiap keputusan kubu AL sah berdasarkan undang-undang,” pungkas Tuerah. (Davydt)

iklan1
iklan1