Archive for: Agustus 2015

Acara Indonesia Creative Model Searching Se-Sulut Hadirkan Masalah

Suasana Grand Final (Foto Ist)

Suasana Grand Final, Sabtu (29/8/2015) kemarin (Foto Ist)

MANADO – Semua kegiatan yang digelar kelompok tertentu maupun pemerintah selalu saja berakhir ‘manis’, tak membawa dampak meninggalkan penyesalan dan protes. Berbeda dengan kegiatan yang satu ini, dimana Acara Indonesia Creative Model Serching se-Sulawesi Utara 2015 ini, malah membawa konsekuensi berbeda. Banyak cela di Pemilihan anak berbakat kali ini, hal tersebut seperti disampaikan sejumlah warga.

”Katanya mencari anak berbakat, tapi anak yang tidak memiliki kemampuan dan bakat dimenangkan. Kemudian, kegiatan ini mengusung tema pop art, tapi sayangnya banyak yang tidak mengikuti tema yang ditetapkan panitia, lihat saja busana harus bertemakan pop art, tapi yang terjadi berbeda, juaranya malah kelihatan tidak profesional,” ujar Maria di media sosial.

Lanut disampaikan jebolan Jipi Modelling Club itu menyesalkan sikap dewan Juri yang dinilainya kurang profesional dalam menjalankan tugasnya. ”Saya sebagai Jebolan Jipi Modelling Club yANg membawa Bendera Jawa Pos seperti di Tampar, Pemilihan macam apa ini. Pemilihan Indonesian Creative Model Searching kok begini,” tukas Maria.

Ditempat terpisah, Ruddy Pujung selaku panitia penyelenggara pencari bakat saat dikonfirmasi Suluttoday.com mengatakan bahwa pihaknya telah menjalankan semua tahapan pelaksanaan seleksi secara baik dan benar dengan menggunakan metode sesuai yang ditetapkan panitia penyelenggara.

”Penilaian dewan juri hasilnya dari talend swow di tambbahkan ke malam final dan semua yang di nilai Kevin Julio dia ambil dari segi kacamata enterteimend sebab dia salah satu pemenang aktor film terbaik peran utama pria di FFI Bandung. Jadi Kevin Julio bintang sinetron dan film iklan dia yang akan menilai siapa yanng berhak untuk bisa meraih prestasi yang terbaik. Dan semua penilaian dewan juri walaupun sudah di tentukan nominasi dari Kevin tetap kembali ke penonton yang milih mana yang berhak meraih juara lewat poling suara yang menyukai talend itu. Dan yang akan berangkat nanti kita masih melihat serta menyeleksi dari setiap finalis mana yang berhak ke Jakarta. Penilaian bukan dari masalah Gaun juga tapi talend swow yang dia lakukan serta kemampuan dia dalam beracting yang benat-benar menjiwai seni perannya masing-masing,” tutur Ruddy. (Amas Mahmud)

SDKP Bitung Tangkap 6 Kapal dan 30 ABK Pelaku Ilegal Fishing

Kepala SDKP Bitung Ipunk Nugroho (Foto Suluttoday.com)

Kepala SDKP Bitung Ipunk Nugroho (Foto Suluttoday.com)

BITUNG, Suluttoday.com – Direktoral Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (SDKP) Bitung, setelah meledakan 8 kapal pada HUT RI Ke-70 Tahun tanggal 18 Agustus 2015. Kembali lagi kedaulatan NKRI masih dirorong oleh kapal-kapal asing dan terbukti saat ini SDKP Bitung kembali menangkap 6 kapal pelaku Ilegal Fhising dari negara Philipin.

Mereka ditemukan karena menggunakan kapal SDKP Hiumacan 004 berhasil menangkap 6 kapal dan ini diungkapkan oleh Kepala SDKP Ipunk Nugroho ketika diwawancari oleh Suluttoday.com dilokasi dimana kapal tersebut disandarkan, Minggu (30/8/2015).

Dari 6 kapal pelaku Ilegal Fhising setelah di periksa LOnya ternyata surat-suratnya dipalsukan dan rata-rata 30 ABK mengantongi dua KTP Indonesia dan Philipin serta tak satupun ABKnya tidak ada orang Indonesia dan semuanya ABK asal Philipin.

”Dan saat ini dari 6 kapal yang berhasil ditangkap posisinya berada diperairan laut Maluku 3 kapal dan laut Sulawesi 3 kapal antara lain, KMN Arnava 02 GT.7 M.I.NO.336 (Philipin), KMN. Pertiwi. 01. GT.4.M.I.NO.828 (Philipin), KMN. Pison.04.GT.2.C78.NO.235 (Philipin), KMN. Malinggaheng.GT.3.C78.NO.597 (Philipin), KMN.Holiut.01 (Philipin), KMN. Kanaan.602 (Philipin). Saat ini kapal maupun ABK dari Philipin sudah ditahan dipangkalan SDKP Bitung guna pemeriksaan lebih lanjut,” tutur Nugroho. (Robby).

Cinta, Harmoni serta Kerja Akan Diwujudkan Pakar

Stefanus B. Pasuma ketika melantik para Relawan (Foto Suluttoday.com)

Stefanus B. Pasuma ketika melantik para Relawan (Foto Suluttoday.com)

BITUNG, Suluttoday.com – Puluhan massa pendukung dan Tim Relawan memadati lapangan kampanye Paslon Stefanus B. Pasuma dan Mario Karundeng, masa kampanye ini benar-benar dimanfaatkan oleh Pakar. Bertempat di kelurahan Wangurer Timur Kecamatan Madidir masa terus berdatangan, Minggu (30/8/2015).

Dalam orasi politik Pasuma, lebih menekankan bagaimana kita sama-sama mencintai Bitung dan hidup harmoni serta bekerja secara bersama-sama untuk merubah Kota Bitung kedepan. Padahal Bitung memiliki potensi mega proyek Kawasan Ekonomi Khusus, Jalan Tol Manado-Bitung dan Internasional Hub Port, namun masyarakat Bitung masih banyak termiskinkan, kata pasuma.

“Sehingga saya memberanikan diri untuk bertarung dalam pilkada 9 Desember 2015, tidak lain ingin merubah sistem yang selama ini tidak berpihak kepada masyarakat. Dan saya akan mewakili kaum muda dan sudah saatlah kaum muda untuk memimpin, kemudian dilanjutkan dengan pelantikan Tim Relawan dan Menyerahkan Petaka kepada Koordinator Kecamatan Madidir Jovi Mema dan kibarkanlah panji Pakar diseluruh pelosok sekecamatan Madidir,” ujar Pasuma. (Robby).

APK Calon Wali dan Wawali Manado Akhirnya Ditertipkan

Ilustrasi, penertiban APK (Foto Ist)

Ilustrasi, penertiban APK (Foto Ist)

MANADO – Komitmen penyelenggara Pemilu untuk menjalankan tugasnya patut diapresiasi. Hal itu terlihat salah satunya dari Pembersihan Alat Peraga Kampanye (APK) pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara serta calon Walikota dan Wakil Walikota peserta Pilkada 2015, dilakukan Sabtu (29/8/2015) kemarin. Pembersihan APK para peserta ini dilakukan karena sudah melewati tahapan masa sosialisasi dan kini sudah memasuki tahapan kampanye. Selain itu pembersihan ini sesuai dengan PKPU No 7 tahun 2015 tentang kampanye.

“Sebelumnya sudah dihimbau kepada para peserta pilkada segera membersihkan APK yang dipasang pada masa sosialisasi, karena mulai Kamis (27/8/2015) lalu sudah memasuki tahapan kampanye resmi, sehingga APK harus dipasang sesuai yang ditetapkan KPU,” kata Ketua Panwaslu Kota Manado, Sjane Walangarei kepada wartawan, disela-sela pembersihan APK disejumlah titik diseluruh kecamatan di Kota Manado.

Ia mengatakan, pada masa kampanye resmi APK peserta pilkada tidak boleh dipasang di sembarang tempat, karena pemasangan APK harus sesuai ketentuan KPU. “Jadi, kami minta kepada peserta pilkada baik pasangan cagub Sulut maupun cawali Manado agar APK yang dipasang selama masa sosialisasi segera dibersihkan,” ujarnya.

Meski demikian, masih ada beberapa APK peserta pilkada, seperti baliho yang masih terpasang disejumlah lorong. “Kami minta APK ini segera dibersihkan sebelum diturunkan oleh Panwas setempat. Sesuai PKPU No 12 tahun 2015, pemasangan APK peserta pilkada akan ditentukan oleh KPU, termasuk ukuran baliho dan jenis APK lainnya yang boleh diberikan kepada pendukung,” jelasnya.

Selain itu, dijelaskan Walangarei, pemasangan APK peserta pilkada berdasarkan zona yang ditentukan KPU. “Peserta pilkada tidak boleh memasang APK di sembarang tempat. Jika ada peserta pilkada memasang APK bukan di zona yang ditetapkan KPU akan diturunkan,” ujarnya. Ditegaskan pula, siapa yang melanggar akan ditindak.

“Tidak takut dia siapa. Mau orang dekat penguasa atau apa saja jika melanggar aturan ditindak. Jika tak indahkan segera diusulkan diskualifikasi untuk tidak ikut Pilkada,” tegas Walangarei yang juga selaku Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga.

Dari pantauan wartawan, penertiban APK dilakukan bersama petugas Polisi Pamong Praja dengan melibatkan Panwaslu Manado dan Panwas kecamatan. (**/Ikhy Tukuboya)

Penguatan Nilai Pancasila, Pengurus JAROD Gelar Dialog Publik

Spanduk Dialog Publik dari pengurus JAROD yang dipasang panitia (Foto Suluttoday.com)

Spanduk Dialog Publik dari pengurus JAROD yang dipasang panitia (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Tidak hanya fokus mengawal Pilkada Berkualitas melalui pemberitaan, dan Dialog Publik seperti yang dilakukan pengurus Jurnalis Online Manado (JAROD) belum lama ini. Senin (31/8/2015) JAROD berencana menggelar Dialog Publik, kali ini pantia pelaksana mengambil tema ”Penguatan Ideologi Pancasila Dalam Proses Implementasi Sosial di Sulawesi Utara”. Hal tersebut disampaikan ketua panitia kegiatan Dialog, Ikhy S Tukuboya saat diwawancarai.

”Semua persiapan sudah selesai, termasuk para Narasumber yang diundang dan tempat pelaksanaan Dialog Publik yang akan kami laksanakan, Senin (31/8/2015) besok. Kegiatan ini selain dilaksanakan pengurus JAROD, juga melibatkan aktivis mahasiswa, LSM dan juga pemerintah. Dialog akan dilaksanakan di Hotel Aston Kota Manado, pukul 13.00, dimulai hingga slesai, narasumbernya Drs Mahyudin Damis, M.Hum (Akademisi Unsrat Manado), Drs Hanny Solang, M.Si (Kaban Kesbang-Pol Manado) dan Moh Nur Andi Bongkang, SE (Aktivis muda Sulut),” tutur Ikhy yang juga wartawan Suluttoday.com ini, Minggu (30/8/2015).

Ditempat terpisah, Sekretaris Umum JAROD, Sahrul Setiawan ketika ditemui dalam rapat persiapan kegiatan Dialog Publik tersebut menyebutkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan JAROD tidak lain adalah upaya dari para jurnalis untuk mewujudkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bersosial di Manado, dan Sulawesi Utara.

”Kegiatan Dialog Publik yang dilaksanakan JAROD, Senin (31/8/2015) merupakan bagian dari kepedulian para Jurnalis Online di Manado terkait pentingnya harmonisasi dan penerapan nilai-nilai Pancasila bagi masyarakat Sulut pada umumnya dan Manado khususnya. Tema sentral kali ini yang diambil adalah bagaimana mengaktualisasikan ideologi Pancasila bagi keteraturan masyarakat Sulut yang kita kenal sangat pluralis ini, apalagi saat ini Sulut sedang menjemput momentum Pilkada,” kata Sahrul yang juga Mantan Ketua IMM Sulawesi Utara itu. (Amas Mahmud)

iklan1