Kebakaran Melalap Rumah Warga Tutuyan, Kinerja BPBD Boltim Dipertanyakan

salah satu rumah milik warga Tutuyan Boltim nyaris ludes dilalap si jago merah (Febi/Suluttoday.com)

salah satu rumah milik warga Tutuyan Boltim nyaris ludes dilalap si jago merah (Febi/Suluttoday.com)

BOLTIM – Musibah kebakaran menimpa rumah keluarga A. Potabuga – Paputungan warga desa Tutuyan II kecamatan Tutuyan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), hampir ludes dilalap si jago merah. Kejadian naas ini terjadi pada Sabtu (29/08/2015) pukul 12:30 wita siang.

Menurut keterangan warga setempat, dirinya sempat melihat asap mengepul keluar dari rumah tersebut lalu selang tiga menit tiba-tiba apinya kelihatan sudah membesar.

“Saya melihat dari jarak sekitar 50 meter dari tempat kebakaran itu.sontak saya berteriak ‘Kebakaran’ spontan warga berdatangan untuk membantu memadamkan api dengan membawa ember dan air”, terang Jerry Isini warga Tutuyan. Lanjut Jerry mempertanyakan bagaimana kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boltim, terkait dengan kejadian ini. Pasalnya, saat kebakaran rumah warga tersebut mobil pemadam kebakaran (damkar) tidak langsung datang ditempat kejadian. “Kami pertanyakan kinerja BPBD Boltim. Apinya sudah padam sekitar 1 jam, kemudian mobil Damkar baru tiba disini. beruntung ada air di saluran got dekat dengan tempat kejadian, air itu yang warga gunakan untuk memadamkan api. Kami sangat sesali kejadian seperti ini. BPBD Boltim dinilai tak tanggap atasi bencana kebakaran seperti ini,” ujarnya, sembari diiyakan sejumlah warga setempat dengan nada kesal.

Hal senada juga dikatakan oleh salah satu tokoh masyarakat Tutuyan bahwa, kami sesalkan penanggulangan kebakaran rumah warga ini. Harusnya BPBD Boltim, cepat dan sigap terkait dengan adanya musibah bencana menimpa rumah warga apalagi, kebakaran seperti ini. “Mobil damkar adalah fasilitas pemerintah guna pemadaman kebakaran namun, saat kejadian damkarnya tidak ada. nanti, setelah api padam lalu damkar datang. Ironisnya lagi air didalam mobil tersebut hanya sedikit dan tak sempat memadamkan api, beruntung apinya sudah padam dengan bantuan warga dengan menggunakan alat seadanya”, jelas Hasan Mangkai kepada Suluttoday.com.

Kami minta BPBD Boltim harus ada kepedulian terkait bencana, harus standby, sigap, harus lebih jeli melihat. agar tak ada warga di rugikan. seperti halnya kejadian bencana kebakaran seperti ini. “Kami juga minta kepada Pemda Boltim, agar mengevaluasi kinerja kepala BPBD Boltim,” tandas, Hasan.

Menurut, keterangan sejumlah warga titik api hingga saat ini belum jelas diketahui dari mana asal api hingga membesar, beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. serta saat ini, kerugian dialami keluarga Potabuga-Paputungan belum bisa dipastikan.

Hingga berita ini di tayangkan, Kepala BPBD Boltim, Julius Pelealu belum sempat dikonfirmasi terkait dengan adanya bencana kebakaran rumah warga Tutuyan tersebut. (Febi/Rn)

iklan1
iklan1