Gelar Sosialisasi P4GN, BNNP Sulut Selamatkan Masa Depan Siswa

BNNP Sulut ketika melakukan sosialisasi (Foto Suluttoday.com)

BNNP Sulut ketika melakukan sosialisasi (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Fokus cegah pengguna Narkotika, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di lingkungan Sekolah. Kegiatan yang dilaksanakan Kamis (3/9/2015), bertempat di SMA Katolik St. Aquino Manado.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada para siswa mengenai jenis dan dampak narkoba sehingga mereka menjauhkan diri dari penyalahgunaan narkoba. dengan adanya kegiatan sosialisasi ini diharapkan agar pengenalan Narkoba dapat dilakukan secara dini melalui lingkungan Sekolah, karena setelah keluarga, Sekolah memiliki peran yang besar sekali terhadap perkembangan kepribadian anak.

Kasubag Tata Usaha BNNP Sulut, Fien Patikawa selaku Narasumber mengatakan bahwa Sekolah juga merupakan gerbang awal untuk mencegah seseorang agar tidak menggunakan Narkoba Karena sekolah yg terdiri dari anak anak remaja mudah terpengaruh dengan hal2 baru contohnya Penilaian diri rendah dan rasa tidak aman adalah dua pemicu kuat terjadinya penyalahgunaan narkoba. Pada remaja, penilaian diri sering dipengaruhi oleh lingkungan sosialnya.

”Kemampuan dan bakat berperan penting dalam menentukan penilaian diri pada masa ini. Setiap remaja adalah individu yang mencari sesuatu yang berharga tentang dirinya, penampilannya, kepribadiannya, bakatnya, keterampilan sosialnya, atau kecerdasannya. Kepada seluruh siswa supaya menjauhi rokok karena rokok merupakan pintu gerbang untuk masuk kepada pemakaian ganja, heroin, ekstasi, alkohol, dan sabu yang banyak disalahgunakan. Dan tidak mencoba – coba yang namanya narkoba karena berawal dari coba – coba maka narkoba akan membawa petaka bagi kita, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara,” ujar Patikawa.

Lanjut dijelaskannya bahwa cara untuk menghindari yang namanya narkoba yaitu bentengi diri dengan iman agar selalu dekat kepada sang pencipta. Apabila diberi sesuatu barang yang berbentuk pil, terigu, kapsul dengan bentuk yang menarik dari seseorang yang tidak dikenal maka usahakan kita berkata “tidak”.

Di sela kegiatan tersebut, tak lupa Plt Kabid Pencegahan Dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Sulut Sam Repy, AMk mengatakan bahwa BNN RI juga telah menyelenggarakan program ‘REHABILITASI 100 RIBU PENGGUNA NARKOBA se-INDONESIA’. Program rehabilitasi ini merupakan perintah langsung dari Presiden RI Joko Widodo.

”Program rehabilitasi pengguna Narkoba tidak hanya menjadi tugas dari BNN tetapi juga Kementrian terkait. Sumirat juga menambahkan bahwa rehabilitasi kepada para penyalahguna Narkoba ini tidak hanya pelayanan medis tetapi juga ada rawat jalan. Dengan pola konseling bagi para pengguna agar mereka bisa berhenti. Untuk itu dibutuhkan peran besar dari lingkungan sekitar khususnya Sekolah. Ditegaskan juga bagi para pengguna narkotika bisa melaporkan langsung masalah ketergantungan yang dihadapi ke kantor BNN, BNNP dan BNNK serta Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) yang ada di Sulawesi Utara. Institusi tersebut mulai dari klinik, rumah sakit, hingga panti-panti rehabilitasi,” ucap Repy. (Amas)

iklan1
iklan1