Benny Mamoto Calon Gubernur Sulut Dimata Warga

Benny Joshua Mamoto (Foto Ist)

Irjen Pol (Purn) Dr Benny Joshua Mamoto (Foto Ist)

MANADO – Sosok Irjen Pol (Purn) Dr Benny Mamoto yang pernah menduduki jabatan Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN), juga ternyata dirindukan warga Sulawesi Utara (Sulut). Pria yang dikenal kalem ini memiliki rekam jejak yang luar biasa khususnya di bidang pelayanan publik, mengabdi untuk masyarakat dan upaya pelestarian budaya baginya merupakan hal yang patut dilakukannya.

Melihat dan membaca kiprah Benny Joshua Mamoto, begitu nama lengkap Mamoto dikancah Nasional serta Internasional sejumlah warga angkat bicara. Benny yang kini menjadi calon Gubernur Sulut dengan Nomor Urut 3 itu menurut warga layak diberikan kesempatan untuk memimpin daerah ini, karena figur yang satu ini dinilai bersih, tulus dan menghormati apa yang telah diperjuangkan para pendahulunya.

”Pak Irjen (Purn) Benny Joshua Mamoto putra Sulawesi Utara yang memiliki karir sukses dibidangnya, beliau bukan saya populer di tingkat Nasional kemudian Internasional. Namun satu hal yang kami tau dari beliau adalah ketulusan beliau dalam melakukan sesuatu, banyak yang dilakukan Pak Benny selama di BNN tidak mau beliau beritakan, dan seperti inilah yang kita butuhkan memimpin Sulawesi Utara. Beliau bersih, tidak ada dugaan korupsi seperti yang lain, dan luar biasanya beliau ini redah hati, menghargai apa yang menjadi perjuangan orang-orang sebelumnya,” ujar Fras Ruwo, warga Suluun Minahasa Selatan (Sulut).

Begitu juga ditambahkan Jootje Pondag, warga Minsel lainnya yang mengatakan penghargaan pemimpin daerah untuk melanjutkan apa yang telah dilakukan pemimpin daerah ini sebelumnya yang patut diperhatikan. Apalagi menurut Jootje Mamoto begitu peduli dengan nasib masyarakat.

”Kami ingat yang disampaikan Pak Benny kita tidak boleh merasa hebat, namun bagaimana menghargai para senior dan orang-orang sebelum kita yang telah meletakkan pembangunan bagi Sulawesi Utara. Generasi hari ini, termasuk beliau juga harus belajar dan menghargai apa yang dilakukan pemimpin daerah ini sebelumnya, begitupun belajar pada para senior tentang pelestarian adat dan budaya, beliau peduli dengan nasib rakyat,” tutur Jootje, Minggu (1/11/2015). (Amas)

iklan1
iklan1