Archive for: Februari 2016

Bahas Hasil Penilaian, Pemkab Gelar Pertemuan Bersama BPK RI

Pemda Boltim-BPK-edit

Pemkab Boltim gelar pertemuan bersama BPK RI, Senin 29/02/2016 (Rahman/Suluttoday.com)

BOLTIM, Suluttoday.com – Bertempat di Aula lantai tiga Inde Dou Kantor Bupati, Pemerintah Kabupaten (PemkaB-) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), pada Senin (29/02/2016), menggelar pertemuan antara seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah bersama dengan Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pejabat SKPD, dan ASN yang bertugas sebagai pengelola keuangan dan aset di masing-masing Instansi.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Boltim Sehan Salim Landjar SH, dalam sambutannya, menegaskan kepada seluruh pemangku kepentingan, khususnya pengelola keuangan, supaya lebih serius pada hal pengelolaan keuangaan dan aset, serta pelaporannya. Tentunya, dalam realisasi dan laporan keuangan, harus mengacu pada petunjuk teknis yang diberikan oleh tim BPK.

“Kita tidak boleh main – main ketika bicara soal pengelolaan keuangan. Baik itu dari segi realisasi kegiatan di lapangan, maupun pada tahapan pembuatan pelaporan. Ini perlu diseriusi jangan sampai banyak terjadi kesalahan.” Tegas Bupati.

Apalagi menurut Bupati, pencapaian yang telah diraih oleh Pemerintah Daerah, yakni opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dua kali berturut-turut, harus dipertahankan bahkan perlu bisa mencapai target hatrick WTP.

“Target kita adalah mempertahankan WTP, dan ini sulit diraih jika tidak ada keseriusan untuk menggapainya. Apalagi pada masa pilkada lalu kurang lebih 4 bulan, saya melihat banyak kelalaian SKPD dalam proses pelaporan keuangan akhir tahun. Terbukti hingga 31 Desember 2015, belum ada SKPD yang memasukkan Laporan Realisasi Anggaran.” Tambah Bupati.

Lanjut Eyang sapaan akrab Bupati, untuk pemeriksaan tahun ini, ada beberapa perubahan sistem penilaian yang dilakukan oleh tim BPK, untuk itu setiap SKPD agar terus berkoordinasi dengan tim BPK terkait teknis pelaporan sesuai dengan SOP yang baru ini.

“Yang jadi kendala adalah beberapa perubahan dalam SOP BPK, maka hal ini harus segera dilakukan penyesuaian oleh SKPD, mengacu pada SOP BPK.” Pungkasnya.(Rahman)

DPD PKS Boltim Gelar Rakerda dan Rakorda

PKS Boltim-edit

Ketua DPW PKS Sulut Saripudin Saafa melantik pengurus DPD PKS Boltim, Senin 29/02/2016 (Rahman/Suluttoday.com)

BOLTIM, Suluttoday.com – Pengurus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Tutuyan Dua Kecamatan Tutuyan pada Senin (29/02/2016). Dengan tema Berkhidmat Untuk Rakyat.

Ketua DPW Sulut Saripudin Saafa, mengaharapkan kepada pengurus PKS Boltim agar PKS lebih berhikmat bagi Daerah Boltim.

“Kata hikmah adalah melayani. Peduli terhadap keentingan masyarakat.” Pinta Saripudin.

Kata dia, dirinya tidak menuntut pengurus DPD Boltim menjadi supermen, tapi menginginkan pengurus harus solid. Karena hal itu bentuk pelayanan kepada sesama.

“Fokuslah terhadap kerja, jangan mengabaikan tugas tanggung jawab yang di berikan. Saya menginginkan langkah-langkah kerja kedepan benar-benar dalam kerangka mengabdi, melayani.” Harapnya.

Bupati Boltim Sehan Landjar, SH dalam pidatonya. Mengatakan, dirinya meminta dari semua partai bersinergi, dan khususnya kepada PKS bisa meraih sekian kursi di legislatif.

“kepada PKS untuk kedepan tidak bertahan di satu kursi, harus bertambah kursi di DPR.”Singkatnya.

Selain itu, dirinya, mengharapkan kedepan PKS bisa membentuk pengurus sampai ke tingkat Dusun.

“Jadi bukan hanya di tingkat kabupaten, Kecamatan dan Desa, namun sampai ke ingkat dusun.” Kata Bupati yang merupakan pembina politik di Boltim.

Ketua Humas DPD PKS Boltim Sutanti Ginoga, manyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya rakerda dan rakorda hari ini adalah konsolidasi internal pengurus DPD PKS Boltim bersama DPC PKS Se-Boltim

“Ini bentuk konsolidasi pengurus DPD, untuk bagaimana PKS di boltim yang baru satu kursi ini. Kedepan nanti, bisa memperoleh satu fraksi di pemilihan legislatif mendatang.”Terang Kader Muda PKS Sutanti Ginoga merupakan Anggota DPRD Boltim ini.

Pantauan media, kegiatan rakorda dan rakerda ini bersamaan dengan pelantikan pengurus DPD PKS Boltim.

Selain ketua dan Sekretaris DPW PKS Sulut, Tampak hadir pula dalam kegiatan tersebut. Bupati Boltim Sehan Landjar, SH, Anggota DPRD Sulut Rita Lamusu, Kepala Kesbangpol Irwan Kyai Demak, Ketua DPD PAN Boltim Marsaole Mamonto, Ketua DPC Gerindra Nyoman Yudistira, dan beberapa Sangadi Kecamatan Kotabunan dan Tutuyan. (Rahman)

Pelaku Pembunuh Marten Berhasil Diringkus Buser Polsek Tikala

Pelaku pembunuh Marten (Foto Ist)

Pelaku pembunuh Marten (Foto Ist)

MANADO – Anggota buser Polsek Tikala berhasil meringkus tersangka Denny Boham (40-an) yang melakukan pembunuhan terhadap Marten Kalamu warga kairagi weru itu pada beberapa jam yang lalu, tersangka yang sudah berjalan jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) tersebut, Senin (29/02/2016).

Tim buser anti bandit melakukan penyisiran, mulai dari TKP sampai ke lokasi di tangkapnya tersangka di seputaran Universitas Terbuka. Sementara itu, Denny Boham di hadapan petugas Kepolisian menjelaskan awal permasalahan terjadi hingga terjadi pembunuhan tersebut, ketika ada acara di kampung saat itu tidak sengaja tersangka bersenggelon dengan korban sehingga tangan korban kena rokok.

”Ada acara kong baku senggol tanpa sengaja korban pe tangan kena kita pe rokok, mar kita so minta maaf saat itu, cuman korban nyanda mau kase maaf,” terang Denny.

Denny menambahkan, saat arah pulang, korban mengikuti dari belakang dan menahannya, lalu mengatakan hal-hal yang tidak baik kepadanya.

”Pas kita somo pulang dia tahan pakita, kong dia bilang kita kata kurang ngajar pa kita pe maitua, kong kita tanya apa ngana pe maksud bagitu, kong lantaran dia terus mo maki pakita, kita langsung tikam no pa dia,” ujar Boham.

Usai melakukan penikaman itu, tersangka langsung berjalan menjauhi dari TKP dan tidak kembali lagi di rumahnya.

“Kini korban harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain, dan akan di kenakan pasal 338, dengan ancaman 15 tahun penjara,” tutup Kapolsek Tikala. (M. Isnain Umasangaji)

Pejabat Wali Kota Manado ‘Gagal Paham’, Pergeseran Anggaran Masih Tertunda

Royke O Roring (Foto Ist)

Royke O Roring, Pejabat Wali Kota Manado (Foto Ist)

MANADO – Terkait pergeseran anggaran untuk pilkada hingga kini masih belum jelas. Sejumlah penyelenggara pilwako ini meminta agar pemerintah segera membayarkan honor penyelenggara. Sayangnya, pemerintah Kota Manado hingga kini belum mencairkan anggaran. Menyikapi hal itu, Laskar Anti Korupsi Indonesia Pejuang (LAKI Pejuang), Sulawesi Utara (Sulut) Tommy Sumelung menegaskan ini harus dibayarkan karena ini merupakan utang KPU, dan harus dibayarkan.

“Pemkot tidak konsisten dan seakan melempar tanggungjawab mereka. Ini sangat melanggar aturan dan komitmen sejak awal, dan jika ada payung hukum baru tidak berlaku surut karena saat ini teknisnya tinggal menunggu tahap pencairan,” ujarnya.

Ditempat terpisah, Kabag Humas Pemkot Franky Mocodompis dalam siaran pers menyatakan terkait pergeseran anggaran Pilkada, Pemerintah Kota Manado akan melaksanakan pemberian hibah ke KPU bila semua persyaratan dan ketentuan dipenuhi.

”Sebagaimana disampaikan dalam Rapat Koordinasi Senin 15 Februari 2016 di Ruang Kerja Wali Kota yang disusul dengan surat resmi Sekda Kota Manado ke KPU Manado, Pemkot Manado menargetkan Jumat 19 Februari 2016 Perwako dan NPHD sudah ditandatangani sehingga proses pencairan hibah dapat dilakukan Senin 22 Februari dan Selasa 22 Februari dana sudah berada di KPU,” ungkap Mocodompis.

Ditambahkannya lagi, juru bicara Wali Kota Manado, Royke Roring ini menjelaskan bahwa hingga saat ini dana hibah yang harusnya diberikan ke KPU Manado belum juga diberikan.

”Jika kemudian diberitakan melalui media Minggu 28/2 bahwa sampai Sabtu 27 Februari dana hibah belum berada di rekening KPU, hal tersebut disebabkan proses kelengkapan dokumen di DPRD yang diperkirakan dapat diselesaikan segera, ternyata memerlukan waktu, dan hasilnya sudah diperoleh meski melebihi target waktu. Sebab lain yang harus diselesaikan Pemkot adalah penegasan kepada KPU baik dalam Rapat 15/02 maupun melalui surat resmi bahwa jaminan penyelesaian dana hibah baik melalui Perwako dan NPHD tidak boleh digunakan sebagai jaminan kepada KPU untuk berhutang,” papar Mocodompis melalui akun Facebooknya, Senin (29/2/2016).

Sekedar diketahui, sebelumnya Kementerian Dalam Negeri telah memberikan petunjuk kepada Pejabat Wali Kota Manado saat melakukan konsultasi terkait pergeseran anggaran Pilkada Susulan di Manado. Namun, ironisnya Roring sepertinya mengabaikan perintah Menteri Dalam Negeri, buktinya sampai saat ini dana tersebut belum juga dicairkan. (Amas)

Gemparkan warga Liwas, Marten Ditemukan Meninggal dan Bersimbah Darah

Marthen saat ditemukan (Foto Suluttoday.com)

Marthen Kalamu saat ditemukan (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Warga liwas, kelurahan Paal dua, lingkungan VIII, Kecamatan Paal dua, dibuat gempar dengan penemuan mayat atas nama Marten Kalamu (34) Warga Kairagi Weru, saat di temukan, korban sudah bersimbah darah, Senin (29/2/2016).

Menurut Agus Ruitan, saat itu sedang melintas di dekat Tempat Kejadian Perkara (TKP) tiiba-tiba ada seorang pekerja yang memanggil bahwa ada orang yang sedang tidur dekat tempat pembuatan batu bata.

”Kita lewat ada pekerja batu bata pangge, bilang ada orang tidor, pas kita kasana kita lia ada darah di pa depe badan kita langsung bilang jangan ada yang kore, karena kemungkinan dia so mati,” ujar agus.

Agus Ruitan menambahkan, melihat kondisi korban yang kemungkinan sudah meninggal, langsung menuju rumah kepala lingkungan untuk memberitahukan tentang adanya penemuan mayat tersebut.

”Kita langsung pigi sama-sama dengan itu pekerja pembuat batu bata menuju rumah kepala lingkungan untuk selanjutnya di laporkan kepada pihak yang berwajib,” tutup agus.

Setelah mendapatkan laporan, anggota kepolisian dari polsek tikala langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan langsung melakukan identifikasi awal. Menurut Kapolsek Tikala, Iptu Johanis Pagayang, mengatakan setelah mendapatkan laporan dari kepala lingkungan bahwa ada penemuan mayat, maka saya langsung perintahkan anggota saya untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara.

”Langsung memanggil Tim Buser Polsek Tikala untuk mengumpulkan data dan saksi agar bisa menangkap pelaku pembunuhan tersebut,” ujar mantan Kapolsek Wori ini. (M. Isnain Umasangaji)

iklan1