Silahturahim Palandung ke DPRD Banjir Masukan

Saat berlangsungnya hearing (Foto Suluttoday.com)

Pejabat Wali Kota Bitung saat berada di kantor DPRD (Foto Suluttoday.com)

BITUNG, Suluttoday.com – Berakhirnya jabatan walikota dan wakil walikota periode 2010-2016 Hanny Sondakh dan M. J. Lomban, maka Jhon H. Palandung ditunjuk untuk menjabat walikota dan dan beberapa pelaksana harian untuk menyiapkan pelantikan walikota dan wakil walikota terpilih M. J. Lomban dan Maurits Mantiri yang rencananya pada bukan maret, pada Rabu (24/02/2016).

Sementara itu, dalam rapat tersebut beberapa anggota dewan terhormat seperti Tonny Yunus, Dewi Suawa, Superman Gumolung, Ronny Boham, Jhon Hamber, Nabsar Badoa, Alexander Wenas, Fiktor Tatanude, memberikan apresiasi terhadap penjabat telah datang bersirahturahim ke DPRD Bitung. Namun perlu diperhatikan lagi adalah kegaduhan dalam pemerintahan pasca pilkada.

Dimana pergantian Sekretaris Daerah, BKDD, Asisten I serta beberapa SKPD lainnya menjadi kegaduhan karena tidak melalui mekanisme. Selain itu juga soal Peraturan walikota Bitung nomor 3 tahun 2016 tentang perjalanan dinas pimpinan dan anggota DPRD Bitung, misalnya pimpinan 1.500.000 dan anggota 1.000.000/ orang. Selain hal diatas juga soal kepastian Honor Tenaga Harian Lepas (THL) yang sudah tiga bulan berjalan belum dibayarkan.

Jika pemerintahan dimulai dengan rasa kegaduhan maka kedepan pemerintahan ini tak akan mampu mewujudkan sinegritas antara legisltif, eksekutif dan yudikatif dan hal ini harus menjadi prioritas penjabat walikota apa lagi peraturan walikota tersebut ditanda tangani oleh mantan wakil walikota bitung M.J. Lomban. Sementara itu Penjabat Jhon H. Palandung, sebenarnya ada undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN) soal larangan bagi seluruh ASN tidak bisa terlibat untuk memenangkan salah satu pasangan calon.

Kemudian juga sesuai undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah sebagai landasan dalam menjalankan pemerintahan dan juga undang-undang yang lainnya. Apa lagi dalam pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla yang mengusung program Trisakti dan Nawacita patut kita dukung, dan saya juga mengucapkan terima kasih telah menerima banyak masukan dari anggota dewan terhormat dan kedepan akan menjadi prioritas. (Robby).

iklan1
iklan1