Bersama Pihak PLN Suluttenggo BNN Sulut Sosialisasi Bahaya Narkoba

Kombes. Pol. Drs Sumirat Dwiyanto dan Baringin Nababan saat sosialisasi (Foto Suluttoday.com)

Kombes. Pol. Drs Sumirat Dwiyanto dan Baringin Nababan saat sosialisasi (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Sosialisasi Bahaya Narkoba intens dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), kali ini dilakukan di kantor PLN Wilayah Suluttenggo, Kota Manado, Kamis (31/3/2016). Kepala BNN Sulut, Kombes. Pol. Drs Sumirat Dwiyanto yang didampingi GM PLN Suluttenggo, Baringin Nababan menyampaikan pentingnya semua pihak aktif selamatkan generasi bangsa dari pengaruh Narkoba.

“Mari kita selamatkan gerenasi Sulut dari bahaya Narkoba, para pegawai swasta juga harus membersihkan dirinya dari pengaruh narkoba. Kendala salah satunya adalah ada orangtua yang tidak mau anaknya direhabilitasi, kasihan juga sebenarnya,” ujar Kombes. Pol. Drs. Sumirat Dwiyanto, M.Si.

Lanjut Sumirat menjelaskan tentang modus operandi yang dilakukan para pengedar Narkoba, sehingga pentingnya masyarakat diberitahukan untuk kemudian dihindari masyarakat agar terhindar dari sindikat Narkoba.

“Mari kita waspada mengontrol prilaku anak-nak kita untuk kemudian terhidar dari tipuan para bandar narkoba. Makin canggih modus yang dilakukan para distributor ganja, para pengedar akan terus melakukan upaya memperkaya diri dan akhirnya merusak generasi kita saat ini. Semua ini harus dihindari kita semua selaku orangtua,” ucap Sumirat dihadapan puluhan petugas PNL Suluttenggo.

Sementara itu, GM PLN Suluttenggo, Baringin Nababan, menyampaikan apresiasi terhadap sosialisasi Bahaya Narkoba yang disampaikan BNN. Nababan menilai bahwa kegiatan sosialisasi sangat berdampak baik dalam mengurangi adanya penggunaan Narkoba dan peredarannya.

“Saya selalu mengikuti sosialisasi dari BNN, dan ini sangat berfaedah. Melalui sosialisasi ini membuat kita lebih mampu mewaspadai hal-hal yang berefek merugikan kita semua, hal yang merusak saraf kita dan organ tubuh lainnya. Terima kasih BNN Sulut yang mau berkenan melakukan sosialisasi disini,” tutur Baringin.

Tak hanya itu, Dwiyanto bahkan memaparkan tentang perintah Presiden Jokowi untuk memberantasan Narkotika. Dengan menyebutkan bahwa Presiden meminta harus Gila memberantas Narkoba dan menyatakan perang pada Narkoba. Hasil penelitian para pekerja merupakan bagian terbesar mengkonsumsi Narkoba, di Sulut sendiri secara kasar peredaran Narkoba sekitar 1 Triliun lebih, ungkap Sumirat.

Hadir juga dalam kegiatan ini Pdt Hanny Pantow, sejunlah wartawan dan para pejabat ditingkat PLN Suluttenggo. Diakhir sosialisasi langsung ditindaklanjuti dengan tes urine pada sejumlah pegawai PLN Suluttenggo, dan kemudian menempelkan stiker bertuliskan STOP NARKOBA. (Amas)

iklan1
iklan1