Archive for: April 2016

BKDD Boltim, Belum Bisa Pastikan ASN “Bodong”

Boltim-ASN Bodong-edit

Ade Herli Mokoginta, Kepala Bidang Perencanaan dan Disiplin Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Boltim (Foto: Ist)

BOLTIM, Suluttoday.com – Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) tidak menahu adanya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berstatus tidak jelas atau bodong di daerah ini.

BKDD Boltim, melalui Kepala Bidang Perencanaan dan Disiplin, Ade Herli Mokoginta menjelaskan, secara nasional itu ada 57.000 ASN yang dinyatakan bodong oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), namun BKDD belum tahu jika di Boltim ada ASN bodong.

“Kami belum tahu jika dari jumlah yang dinyatakan BKN sudah termasuk ASN yang ada di Boltim. Kami belum bisa memastikan.” Katanya saat dikonfirmasi sejumlah media di ruang kerjanya. Kamis, (28/04/2016).

Dikatakannya, hasil Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil secara Elektronik (e-PUPNS) kemarin, dari jumlah 2050 ASN yang ada di Boltim, hanya 10 yang tidak melakukan pendataan ulang.

“Dari 10 itu ada yang sudah pindah, ada yang meninggal dunia dan ada pula yang pensiun, jadi mereka bukan dikatakan bodong.” Tegasnya.

Selanjutnya kata dia. Yang di katakan bodong itu adalah ASN yang tidak terdaftar di BKN atau yang berstatus fiktif, namun tiap bulannya selalu menerima gaji, tunjangan dan gaji 13.

“Ada yang sudah tidak aktif tapi datanya masih ada dalam database dan belum bisa dijelaska statusnya. Nah seperti ini yang disebut misterius atau bodong.” Tutupnya. (Rahman)

Tompi di Wonderful Indonesia Festival di Sydney

Wonderful Indonesia (Foto Ist)

Wonderful Indonesia (Foto Ist)

SYDNEY – Penyanyi Tompi, Minggu (1/5/2016), akan menghangatkan Tombalong Green, Darling Harbour, Sydney, Australia. Artis asal Aceh itu akan tampil lewat di Wonderful Indonesia Festival & Travel Mart yang digelar Kementerian Pariwisata.

“Ini adalah konser istimewa. Kami berharap ini bisa menjadi sebuah semangat baik untuk mengejar target 1,2 kunjungan wisman asal Australia di 2016,” ujar I Gde Pitana, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata, Sabtu (30/4/2016) di Sydney.

Penyanyi kelahiran 22 September 1978 itu akan tampil lebih dekat dan menyapa penontonnya lebih hangat dari konser-konser sebelumnya. “Tompi dipilih karena warna musiknya sangat disuka warga Sydney. Lewat musik inilah kami akan menyisipkan ‘virus’ Wonderful Indonesia,” tambah Pitana.

Pria asal Bali itu terlihat yakin bisa menggebrak Sydney lewat Tompi. Maklum, tim pemasaran Asia Pasifik sudah melakukan jejak pandapat. Hasilnya, warga Sydney sangat menginginkan Tompi. Keinginan inilah yang akan ditampilkan di Tumbalong Green, Darling Harbour, Sydney, Minggu (1/5/2016).

“Saya yakin efeknya pasti dahsyat. Saat pariwisata dan artis terkenal berkolaborasi, promosi destinasinya jadi lebih kuat, lebih tajam dan lebih meyakinkan,” papar Pitana.

Bagi Indonesia, Australia masuk ke dalam pasar pariwisata yang seksi. Potential marketnya besar. Angka kunjungan turis Malaysia masuk dalam top 5 turis asing ke Indonesia. Dan jumlah ini terus bertambah.

“Sejak kebijakan Bebas Visa Kunjungan (BVK) diberikan, tren kunjungan wisman Australia selalu naik. Rata-rata kenaikannya lima persen per bulan. Di Januari dan Februari 2016 saja, angkanya mencapai 700 ribuan kunjungan. Ada peningkatan 20 persen bila dibanding periode yang sama di 2015. Ditambah Tompi, mudah-mudahan tren kenaikan kunjungan wisman Australia ke Indonesia bisa lebih dahsyat lagi,” ujar Pitana.

Menpar Arief Yahya sejak Sabtu, 30 April 2016, sudah menabuh gong pembukaan Wonderful Indonesia Festival di lapangan Tombalong Green, Darling Harbour, Sydney. Dari pagi pukul 11.00 sampai jam 16.00 panggung di lapangan itu penuh dengan parade kesenian Nusantara. Dari tarian Bali, tari Giring Giring Dayak, tarian Minangkabau, poco-poco, dan lainnya.

Di sekelilingnya, didirikan tenda-tenda putih yang berisi jualan makanan khas Indonesia. Ada masakan Padang rendang, ada mie kopyok, ada nasi uduk, nasi campur, kerupuk, dan lainnya.

“Bagus, warga Australia makin akrab dengan makanan dan kesenian Indonesia. Inilah diplomasi budaya, melalui kuliner dan seni budaya,” jelas Menpar Arief Yahya.(**/Amas)

MTQ se-Kota Manado Resmi Ditutup, Ini Pesan Amir Liputo

Suasana pelaksanaan MTQ se-Kota Manado tahun 2016 (Foto Suluttoday.com)

Situasi saat dimulainnya MTQ se-Kota Manado tahun 2016 (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXVI tingkat Kota Manado tahun 2016 berlangsung sukses, dan resmi ditutup, Sabtu (30/4/2016) malam ini di lapangan Ketang Baru Kecamatan Singkil. Kegiatan yang bertujuan menggali bakat dan potensi generasi Islam di Kota Manado untuk memahami pentingnya Al-qur’an serta mengamalkannya ini ditutup langsung ketua LPTQ Manado, H. Amir Liputo.

Melalui sambutan, Liputo yang juga anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) itu selain memberikan apresiasi atas kerja panitia, menyampaikan selamat kepada para pemenang, juga tak lupa menitipkan pesan pentingnya para generasi muda Islam mengoptimalkan potensinya dalam membaca, menulis, dan mengaktualisasikan nilai-nilai Qur’ani.

”Saya menyampaikan terima kasih kepada pantia, seluruh komponen yang terlibat membantu kegiatan ini hingga sukses, termasuk didalamnya dari Kementerian agama Kota Manado, Kanwil Agama Sulut, dan pemerintah Manado. Kiranya hasil dari kegiatan ini membawa manfaat bagi kita semua, dan target kami dari tahun ke tahun harus mengalami peningkatan. Harapnnya adalah melalui kegiatan MTQ ini para generasi muda Islam dan secara umumnya umat Islam Manado dapat memahami pentingnya Al-qur’an untuk diterapkan nilai-nilainnya.” ucap Liputo.

Sementara itu, Ketua panitia, H Ahmad Hasan dalam laporannya menyampaikan poin-poin penting tentang apa yang telah direalisasikan panitia sesuai dengan rencana yang ditetapkan.

”MTQ ke XXVI ini berjalan sukses, alhamdulillah. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang ikut berparisipasi, sehingga kegiatan ini berlangsung sukses, ini semua berkat dukungan penuh masyarakat. Baik panitia, peserta, dewan juri dan para Dewan hakim, mari kita terus melakukan kegiatan ini sehingga lebih matang lagi kedepannya,” ujar Hasan.

Suasana penutupan yang dihadiri Sekretaris Daerah Kota Manado (Foto Suluttoday.com)

Suasana penutupan yang dihadiri Sekretaris Daerah Kota Manado (Foto Suluttoday.com)

Tak hanya itu, saat diwawancarai koordinator Humas MTQ ke-XXVI, Hery Anwar, S.IP menyampaikan bahwa dampak pelaksanaan kegiatan ini sangat luas kepada masyarakat Islam se-Kota Manado. Hery mengatakan MTQ merupakan suatu agenda rutin yang dilakukan LPTQ Manado.

”Kegiatan ini kami lakukan secara intinue, tidak hanya selesai tahun ini. Kemudian, manfaatnya sangat luas dirasakan umat Islam di Kota Manado ini, terutama di Kecamatan Singkil sendiri melalui kegiatan yang dilaksanakan 3 hari ini, persaudaraan dan kekeluargaan kita makin terasa, dimana sebelumnya ada insiden kecil, kini menjadi makin erat hubungan kekeluargaan kita. Kami juga berharap MTQ ini melahirkan generasi yang mampu mengharumkan Manado dikancah Nasional,” papar Hery.

Untuk diketahui, kegiatan ini dihadiri, ketua Dewan Hakim, KH Abdul Rahman Latukahu, Kepala Kanwil Agama Sulut, Soleman Awad, Pj Kepala kantor Agama Manado, Irwan Musa, SE,M.Si, Ketua LPTQ Manado, Hi Amir Liputo, sekretaris daerah Kota Manado, Haefrey Sendoh, Camat Singkil, M Basuki, pihak Polresta Manado, Ketua Baznas Kota Manado, Muardy Rahmola, Danwil Brigade Masjid Sulut, Noho Poiyo, serta sejumlah tokoh umat Islam Kota Manado lainnya. (Amas)

Kemenpar Ajak Media Eropa Famtrip ke Bandung-Bali

Pemandangan indah di Bali (Foto Ist)

Pemandangan indah di Bali (Foto Ist)

JAKARTA – Kementerian Pariwisata terus melebarkan sayapnya di pasar Eropa. Salah satunya dengan program Famtrip –Familirization Trip– yang merupakan progam rutin kementerian di bawah komando Arief Yahya tersebut. Tanggal 29 April sampai 2 Mei mendatang, media umum asal Perancis diboyong ke Bandung dan Bali.

”Tentu ini tujuannya adalah untuk lebih banyak menjaring kunjungan wisatawan dari negara Perancis ke Indonesia. Perancis adalah pasar prioritas ke 11 dengan kunjungan wisatawannya ke Indonesia tahun lalu mencapai 230.000 orang,” kata Asisten Deputi Pengembangan pasar Eropa, Timur Tengah, Amerika dan Afrika, Nia Niscaya.

Kedatangan tamu Pariwisata itu dari Paris via Singapura dan langsung ke Bandung dengan penerbangan Silk Air, Jumat (29/4/2016) didampingi oleh Eka Moncarre, Country Manager Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) serta Hermeline Esther Polhaupessy dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Paris.

Eka mengatakan, Famtrip ini diikuti oleh 16 wartawan dan blogger yang datang memenuhi undangan Famtrip. Pemililhan medianya, imbuh Eka, dilakukan oleh Kedubes RI di Paris. ”Dan ini semua merupakan dukungan atas promosi wisata yang telah dilakukan oleh Kementrian Pariwisata di Mall dan Gedung kesenian ternama di Paris untuk pasar wisatawan di Perancis,“ kata Eka.

Daftar media dari Perancis itu masing-masing adalah Barraud Yves, seorang video maker, Noyer Oliver mewakili Best Globe, Buchi Frank dari Derniers d’Alsace, Delaloye Martine mewakili Voyager Pratique Magazine, Dreyfus Evelyne dari Radio JFM Pour Les Femmes dan Duclos Solene, blogger, www.solcito.fr. Bergabung pula Ernoult Alain, professional photographer Perancis yang menjadi kontributor Majalah Time dan Life di AS. Ada juga Fasquel Christian, Blogger Voyage Insolites, Riedel Christophe dari OU Magazine dan Mahene Sylvie mewakili Monaco Madame. Sementara itu mewakili penerbitan majalah Hotel & Lodge adalah Mignot Michel, seorang fotographer senior.

Media lainnya adalah Prestige International diwakili wartawannya yang bernama Carole Schmitz Chia Roni, De Monicault Vincent dari Tendance Nomad, Anna Maria Romero Truno mewakili media Courrier de Gironde dari Bordeaux. Ada wartawan termuda Mehdi Habibi dari Echo Touristique dan Sarfati Matthieu dari TV 5 Monde.

“Saya berharap para wartawan yang datang ini benar-benar langsung menuliskan laporan perjalanannya ke Indonesia karena hal ini satu tipe dengan business to business ( B to B). Ada investasi biaya yang dikeluarkan pemerintah untuk mengundang mereka sementara dari peserta diharapkan tulisan perjalanannya diterbitkan segera,” kata Eka.

Menurut Eka, Kemenpar luncurkan branding Wonderful Indonesia lewat poster kampanye wisata besar pertama nya di Perancis, pada tanggal 27 April yang lalu. Sebuah poster berukuran 48 m2 kini terpampang di fasad Galeries Lafayette untuk memperkenalkan keindahan Indonesia kepada masyarakat Perancis.

Kementerian Pariwisata Indonesia ingin menjadikan tanah air sebagai tujuan wisata pilihan turis Perancis di wilayah Asia. Indonesia yang merupakan negara kepulauan terbesar di dunia ini membanggakan keindahan alamnya yang luar biasa, keanekaragaman budayanya, kelezatan seni kulinernya, dan keramahan penduduknya.

Lebih lanjut Eka menambahkan, kampanye promosi tersebut akan disiarkan di televisi, media cetak, maupun dalam bentuk poster iklan, dan sebentar lagi akan disiarkan pula di radio. Sejak 4 Maret 2016, Wonderful Indonesia juga telah berkolaborasi dengan France Télévision dan TV5 Monde untuk menyiarkan 3776 spot publikasi media elektronik berdurasi 30 detik.

“Kita masih akan membuat dua Famtrip untuk media minat khusus dari Perancis yang akan diundang ke Indonesia. Kita harapkan pemilhan media dan program tournya benar-benar memenuhi kebutuhan media yang diundang sehingga kegiatan Famtrip bisa tepat sasaran. Kementrian Pariwisata dan Deplu agar benar-benar memperhatikan destinasi wisata yang dituju sehingga saat pelaksanaan di lapangan dapat berjalan lancar,” tandasnya.

Nia Niscaya menambahkan, Famtrip ini diselenggarakan oleh Asisten Deputi Pengembangan pasar Eropa, Timur Tengah, Amerika dan Afrika untuk mendongkrak kunjungan wisatawan Perancis ke Indonesia. Kegiatan Famtrip Perancis ini sudah ke dua kalinya untuk tahun ini dan masih ada dua lagi Famtrip dari media minat khusus dan untuk travel agent Perancis.

”Kemenpar juga selalu bersinergi dengan Kedubes RI di Paris terutama dalam menentukan media yang diundang,” tandasnya.

Menpar Arief Yahya terus mendorong promosi melalui media dan digital. Salah satunya menggunakan endorser atau tokoh, penulis, fotografer, jurnalis, atau artis yang memiliki followers atau friends yang banyak. Mereka adalah influencer yang kuat, untuk mempromosikan Wonderful Indonesia di komunitasnya. “Mereka diajak jalan-jalan ke destinasi wisata yang punya atraksi yang kuat,” ungkap dia.(**/Amas)

JRT: Stop Membully SWM, GERAK Sulut Kecam Tindakan Provokasi

Jim R Tindi (Foto Suluttoday.com)

Jim R Tindi (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Kepedulian dan komitmen kepada masyarakat yang ditunjukkan Bupati Sri Wahyuni Manalip (SWM) sebagai sosok Bupati perempuan di daerah Kepulauan wilayah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), tak perlu diragukan lagi. Menanggapi berbagai ‘tudingan’ serta upaya mendiskreditkan kerja Bupati Talaud SWM, tokoh muda Sulut asal Talaud, Jim Robert Tindi (JRT) akhirnyaangkat bicara.

”Stop membully SWM menyikapi polemik yang berkembang di media sosial dan media massa tentang pembelian kendaraan operasional Bupati Talaud, maka Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GERAK) Sulut menyikapinya sebagai berikut: 1. Pembelian Kendis tersebut bukanlah hal luar biasa, karena sudah tertata lewat APBD Talaud. 2. Hanyalah orang-orang yang gagal paham tentang tatacara penyusunan APBD-lah yang kemudian secara ‘brutal’ menyerang pribadi bupati Talaud,” ujar Tindi tegas, Sabtu (30/4/2016) saat diwawancarai Suluttoday.com.

Tindi melanjutkan komentarnya dengan menyampaikan penialainnya terhadap Bupati SWM yang menurut Tindi layak didukung penuh seluruh elemen masyarakat Talaud, bukan sebaliknya. Mantan aktivis mahasiswa ’98 itu berjanji akan mengawal program SWM yang tidak lain merupakan penjabaran dari Trisakti dan Nawacita.

”GERAK menilai bahwa kinerja Bupati Talaud saat ini perlu di topang oleh segenap stakholders yang ada di Talaud. GERAK juga mengecam tindakan orang perorangan yang mencoba ‘memprovokasi’ rakyat talaud dengan cara yang tidak elegan. GERAK akan mengawal program TRISAKTI dan NAWACITA yang di canangkan bupati Sri Wahyumi Maria Manalip, SE. Mari bersama bangun Talaud dengan semangat “Sansiote sampate-pate”,” ucap Tindi menutup. (Amas)

iklan1