Baguslah 3 Kasus Kebakaran yang Akan Diselesaikan Polresta Manado

Tempat karaoke Inul Vista saat kejadian kebakaran (Foto Suluttoday.com)

Tempat karaoke Inul Vista saat kejadian kebakaran (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Selama tiga kepemimpinan Kapolresta Manado berganti, berbagai kasus kebakaran tidak kunjung selesai, paling menonjol kebakaran Tempat Karaoke Inul Vizta Manado yang merenggut 12 nyawa dan puluhan pengunjung luka-luka.

”Ada tiga kasus yang akan diselesaikan di tahun 2016, yakni Kebakaran Tempat Karoke Inul Vizta, Kebakaran SMA Negeri 2 Manado dan Kebakaran RM Dego-Dego Wakeke Manado,” tegas Kasat Reskrim Kompol Edwin Humokor, Minggu (10/07/2016).

Edwin menambahkan, saat ini yang termonitor kasus kebakaran Tempat Karoke Inul Vizta, SMA Negeri 2 Manado, RM Dego-dego, Pasar Jengki dan beberapa kasus lainnya. Namun, untuk kasus-kasus kebakaran semuanya P19 belum ada yang P21 ke Kejaksaan.

”Memenuhi tuntutan jaksa harus dilakukan periksa lanjutan baru dikirim lagi untuk P21, intinya di 2016 ada tiga kasus target kami untuk di selesaikan,” ujar dia.

Polresta Manado sendiri sudah menetapkan Owner dan Manager Operasional Inul Vizta, inisial DJ dan IRM sebagai tersangka pada peristiwa maut itu. Keduanya sempat ditahan tapi kemudian dilepas lagi. Kasus kebakaran Tempat Karoke Inul Vizta sendiri terjadi pada 25 Oktober 2015 lalu. Sementara itu, salah satu keluarga korban Kasmiyati, 39, telah mengikhlaskan kematian Sukardi, 42, korban kebakaran Inul Vizta Manado. Ia menganggap kepergian suaminya karena musibah.

“Kami keluarga sudah mengikhlaskannya,” kata dia.

Dia menambahkan, sudah tidak mempermasalahkan lagi peristiwa maut itu, apalagi pihak Managemen Inul Vizta mau bertanggungjawab dengan memberikan santunan, serta janji untuk membayar uang sekolah anak saya selalu ditepati.

“Setiap saya telpon mereka selalu datang, bahkan anak saya sampai dibelikan seragam sekolah,” jelasnya. (Ghopal)

iklan1
iklan1