Archive for: Agustus 2016

Mitra Bentuk FAD, Wurangian: Hindari Pergaulan Bebas BP3A

James Sumendap (Foto Ist)

James Sumendap (Foto Ist)

MITRA, Suluttoday.com – Banyaknya fakta-fakta didalam masyarakat akibat pergaulan bebas anak muda menjadikan mereka terjerumus keberbagai persoalan sosial.

Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP4A) Minahasa tenggara (Mitra) dalam mengantisipasi berbagai persoalan anak muda, melaaksanakan Sosialisasi Forum Anak Daerah (FAT) Mitra, Selasa (30/8/2016). Sosialisasi tersebut dilaksanakan di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri I Ratahan.

”Generasi muda tak dipungkiri perlu arahan dan bimbingan dalam pembentukan karakter. Sehingga akan terbentuk kepribadian yang baik serta tak mudah terjerumus dalam pergaulan bebas sehingga terhindar dari masala  sosial,” tutur Wurangian.

Tak hanya pemerintah, lanjutnya, semua elemen masyarakat harus terlibat aktif dalam rangka menjamin pertumbuhan perkembangan anak agar optimal dan terarah.

”Ini juga menjadi tugas semua element masyarakat, Karena masalah moral menjadi tanggung jawab bersama,” terang mantan Kaban Perizinan tersebut.

Wurangian berharap dengan terbentuknya FAD di mitra itu, dapat turut andil dalam menjembatani komunikasi dan interaksi antara pemerintah dengan anak di seluruh Minahasa Tenggara. Sehingga kelak, diharapkan generasi muda dapat ber- partisipasi bagi kemajuan pembangunan daerah ini.

”Diharapkan juga program yang akan dibuat oleh forum ini, dapat beri manfaat bagi kapasitas di bidang penanaman nilai luhur bangsa, nasionalisme, patriotisme serta pengembangan karakter dalam partisipatif dan rekreatif. Guna melahirkan generasi muda Mitra yang tangguh hebat dan cerdas,” ungkap Wurangian.(Jemmy k)

Pemkab Mitra dan Kejari Sosialisasi TP4D‬

Sosialisasi (Foto Ist)

Sementara berlangsungnya sosialisasi (Foto Ist)

MITRA, Suluttoday.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (mitra) bersama Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan menggelar sosialisasi Tim Pengalaman Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D), yang diikuti oleh kepala SKPD, Camat, dan Kepala Desa, yang dilaksanakan di Kantor Bupati, Rabu.‬31 agustus.

Kepala Bagian Hukum dan Perundang-undangan Setda Minahasa Tenggara Royke Lumingas,SH dalam laporannya mengatakan, sosialisasi tersebut untuk mewujudkan pelaksanaan pemerintahan yang baik.‬

“Ini bertujuan agar dalam penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan kemasyarakatan bisa dijalankan dengan bersih, akuntabel serta bebas praktek kolusi korupsi, dan nepotisme,” jelas Royke.‬

Bupati James Sumendap yang diwakili Asisten III Piether Owu mengungkapkan, keberadaan TP4D tersebut sangat penting dan membantu Pemkab dalam penyelenggaraan pemerintahan.‬

“Peran TP4D ini sangat vital dalam proses penyelenggaraan pemerintah, baik dari tingkat kabupaten sampai ke tingkat desa,” katanya.‬

Dia mengharapkan, dengan adanya sosialisasi dari kejaksaan tersebut, para penyelenggara pemerintahan di Minahasa Tenggara dapat memahami pentingnua fungsi dari TP4D.‬

Berlangsungnya Sosialisasi (Foto Ist)

Berlangsungnya Sosialisasi (Foto Ist)

Sementara itu mewakili Kajari Minahasa Selatan, Kepala Seksi Intelejen Novelino mengungkapkan apresiasi terhadap Pemkab Minahasa Tenggara yang memfasilitasi sosialisasi dari Kejari terkait keberadaan TP4D.‬

“Karena pihak kejaksaan berperan  dalam rangka pengawalan pengamanan dan mendukung tertib pemerintahan serta pembangunan daerah sehingga bisa berjalan dengan baik,” katanya.‬

Selain itu menurut Novelino, dengan adanya TP4D, harapan untuk penyelenggaraan pemerintahan yang baik, berdasarkan asas, kaidah, serta norma hukum dapat terwujud.(Jemmy k)

Gugatannya Tidak Diterima, Hakim Tetapkan Darea Membayar Biaya Persidangan

Hakim saat membacakan putusan (Foto Suluttoday.com)

Hakim saat membacakan putusan (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Berjalan cukup lama, akhirnya Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Manado, Rabu (31/8/2016) membacakan putusan perkara yang dilayangkan Syarif Darea Cs, dimana gugatannya terhadap SK Wali Kota Manado dinilai ‘cacat hukum’, dengan tergugat KPU Manado dan Pemprov Sulawesi Utara (Sulut).

Hakim Ketua Cackly Kereh, SH saat memimpin persidangan yang didampingi Sanny Pattipeilohy, dan Zanira berjalan tertib. Cackly ketika membacakan hasil putusan menyebutkan bahwa gugatan penggugat tidak dapat diterima.

”Sidang telah berjalan sesuai prosedur, kemudian hakim sudah bermusyawarah berdasarkan aturan perundang-undangan maka kami putuskan gugatan penggugat tidak dapat diterima,” ujar Kereh.

Untuk diketahui dalam amar putusan dibacakan, selain menegaskan tidak menerima gugatan dari penggugat, juga menetapkan penggugat untuk membayar sebesar Rp575.000. Sidang tersebut dihadiri para tergugat dalam hal ini tergugat I Kemendagri, Tergugat II KPU Manado, Tergugat III Pemprov Sulut serta tergugat intervensi kuasa hukum Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado. (*/Amas)

Wali Kota GSVL Pimpin Rakor Rehabilitasi Rekonstruksi Pasca Bencana

Wali Kota GSVL saat memimpin rakor (Foto Ist)

Wali Kota GSVL saat memimpin rakor (Foto Ist)

MANADO – Melalui rapat koordinasi (rakor) Teknis Rehabilitasi Rekonstruksi Pasca Bencana Kota Manado di Areal Pembangunan 2054 Unit Rumah di Kelurahan Pandu Kecamatan Bunaken Selasa (30/8/2016) siang, Wali Kota Manado DR G.S Vicky Lumentut Bersama Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB (Badan Nasional Penaggulangan Bencana) Ir Harmensyah DIPL SE MM Memantau Sekaligus Berdialog Dengan Sejumlah Warga Relokasi Korban Bencana Banjir Bandang 2014 lalu di Kota Manado.

“Ini program yang sudah lama ditunggu-tunggu warga korban bencana banjir bandang, jadi sangat dinantikan penyelesaian dan penyerahannya. Semoga hasil dari rakor dan pantauan ini, akan mempercepat pembangunan relokasi rumah warga korban bencana yang dalam tahap awal sebanyak 1000 unit dan rencananya akan diresmikan Presiden RI Jokowi pada bulan Oktober mendatang. Yang bekerja adalah pemilik rumah, bukan pemborong,” kata GSVL sapaan akrab Lumentut.

Karena pemilik rumah yang mencari tukangnya, tapi dibayar sesuai alokasi dana pihak pemerintah pusat dalam hal ini BNPB. Tugas kami Pemerintah Kota Manado hanya mengontrol, karena semua kembali kepada para pihak pemilik rumah sendiri. Jadi saya harapkan dan bermohon, jangan kita sudah capek-capek bekerja, tapi kedepan ada permasalahan hukum yang membelit kita. Dan selaku Pemerintah Kota Manado.

”Kami akan menyiapkan tempat Babin Kamtibmas dan Babimsa untuk menjaga keamanan warga nantinya karena itu sesuai permintaan warga termasuk nantinya sarana rumah ibadah maupun sarana olahraga dan hiburan lainnya. Ini nantinya akan Jadi Kelurahan Percontohan yang Cerdas,” ujar Wali Kota GSVL Manad dua periode ini tegas.

Acara ini dihadiri Direktur Pemulihan dan Peningkatan Fisik BNPB Ny Tetty Saragih SE Ak, Kepala BPBD Sulut Ir Noldy Liouw. (*/Amas)

Mor Bastiaan: Jangan Mencatat Pakai Pulpoint yang Tak Ada Tinta

Mor Dominus Bastiaan saat memimpin pertemuan (Foto Suluttoday.com)

Mor Dominus Bastiaan saat memimpin pertemuan (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Ketika memimpin evaluasi terkait kinerja instansi yang bersentuhan dengan perizinan di Kota Manado, Selasa (30/8/2016), Wakil Wali Kota Manado, Mor Dominus Bastiaan, SE terlihat tegas memaprkan sejumlah poin penting yang perlu dilakukan instansi terkait tersebut. Mor meminta agar para peserta rapat yang dihadiri sejumlah Kepala Dinas dan Kepala Badan itu mencatat, kemudian dijalankan.

”Jangan mencatat pakai pulpoin yang tak ada tintanya, berlagak seolah-olah mencatat beneran. Padahal tidak, ini juga salah satu masalah kita,” ucap Mor dengan nada sedikit menyindir.

Tidak hanya itu, Mor menuturkan bahwa adanya izin palsu akan ditindak sesuai aturan main yang berlangsung. Karena bagi Wawali apa yang terjadi tersebut merupakan praktek melawan hukum yang boleh jadi, dilakukan secara berjamaah oleh oknum yang tak bertanggungjawab.

”Saya tidak main-main, silahkan yang terlibat kasus surat izin palsu ini mengaku. Meski mengaku, tetap dilaporkan ke pihak berwajib untuk diproses hukum. Ini perbuatan yang melanggar hukum sehingga kita akan serahkan kepada pihak berwenang,” ujar Mor di ruang Tolu kantor Wali Kota Manado. (Amas)

iklan1