Archive for: September 2016

Cegah Bahaya Narkoba, BNN Sulut Raker Bersama Komponen Masyarakat

Berlangsungnya Raker yang dilaksanakan BNN Sulut (Foto Ist)

Berlangsungnya Raker yang dilaksanakan BNN Sulut (Foto Ist)

MANADO – Kinerja Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNN) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) untuk memberantas peredaran dan konsumsi Narkoba di daerah ini dilakukan dengan berbagai inovasi. Dalam mencegah bahaya Narkoba terhadap masyarakat, kali ini BNN Sulut mengerakkan komunitas masyarakat sebagai motornya.

Metode tersebut salah satunya adalah dengan mengajak dan membina masyarakat agar melaksanakan Rapat Kerja (Raker)  program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Rabu (31/8/2016) bertempat di Kantor Bappeda Provinsi Sulut.

”Memang kegiatan Raker tersebut diikuti sebanyak 60 peserta, yakni kepala sekolah dan guru SMA/SMK negeri dan Swasta se-Kota Manado dan para pendidik pun dibekali dengan materi P4GN agar pemahaman dan skill mereka dalam melakukan pemberantasan Narkoba bisa optimal,” ucap Satriana, S.Psi, Plt Kepala Seksi Pembangunan berwawasan anti narkoba saat diwawancarai Suluttoday.com.

Lanjut Satria sapaan akrab, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari kerja sama BNNP Sulut dengan dinas pendidikan dalam hal dukungan serta peran aktif bagi program P4GN dan merupakan program kerja BNNP sulut tahun anggaran 2016.

Tak bisa dipungkiri menurut Satriana, angka pengguna narkoba terus meningkat dengan total sebanyak 42.876 orang sebagai pengguna narkoba untuk usia rata-rata 10-59 tahun,dimana tahun 2015 silam sebelumnya hanya berjumlah 38.307 pengguna.

“Iya, salah satu upaya menekan angka itu adalah maksimalisasi program P4GN dalam bentuk sosialisasi, test urine serta upaya represif sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya. (*/Dace)

Dapat Hibah dari OD-SK, KNPI Sulut Siapkan Pertanggung Jawaban

Jeffry Rawis saat memebrikan cinderamata kepada Jackson Kumaat (Foto Ist)

Jeffry Rawis saat memebrikan cinderamata kepada Jackson Kumaat (Foto Ist)

MANADO – Pemerintah Sulawesi Utara (Sulut) dibawa kepemimpinan Olly Dondokambey-Steven Kandouw (OD-SK), selaku Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut benar-benar menunjukkan kepedulian kepada pemuda di daerah ini. Lihat saja, aktivitas organisasi pemuda seperti yang dilakukan KNPI Sulut mendapat dukungan penuh OD-SK.

Untuk diketahui sejak 2012-2015 DPD KNPI Sulut tidak mendapatkan bantuan hibah pemeintah Sulawesi Utara, hal itu berdasarkan apa yang disampaikan Jackson Kumaat selaku Ketua KNPI Sulut.

”Kali ini pehatian pemerintah daerah Sulawesi Utara terhadap KNPI begitu luar biasa. Dimana sejak tahun 2012-2015 dana tak ada dana hibah sama sekali¬† buat KNPI Sulut,” ujar Kumaat singkat.

Jacko sapaan akrab aktivis muda yang telah berkiprah di kancah Nasional itu tak lupa menyampaikan terima kasih kepada OD-SK ang telah memberikan perhatian kepada pemuda Sulawesi Utara.

”Tentu ini penghargaan bagi KNPI Sulut, dimana bantuan pemerintah melalui hibah dialokasikan. Terima kasih bapak Gubernur Olly Dondokambey, yang telah memberikan dana hibah kepada KNPI Sulut, sehingga segenap kegiatan kepemudaan yang bernaung di KNPI boleh berjalan sesuai program,” papar Kumaat tegas.

Lanjut Jacko menyampaikan bahwa pengurus KNPI Sulut tengah mempersiapkan laporan pertanggung jawaban penggunaan dana hibah tersebut.

”Soal pertanaggung jawaban, itu mekanisme yang memang harus dijalankan organisasi, KNPI Sulut sementara menyusun laporan pertanggung jawabannya, namanya dana hibah ini adalah uang rakyat, pasti penggunaanya akan kami pertanggung jawabakan secara terbuka dan akurat,” kata Jacko. (*/Amas)

Optimalkan Pelayanan 24 Jam, Pihak Bandara Sam Ratulangi Manado Lakukan Kegiatan Safety Ramp Meeting

Foto bersama usai kegiatan Safety Ramp Meeting (Foto Ist)

Foto bersama usai kegiatan Safety Ramp Meeting (Foto Ist)

MANADO – Peningkatan pelayanan yang dilakukan pihak Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado terus dilakukan. Untuk diketahui, Bandara Sam Ratulangi yang sudah resmi beroperasi 24 jam intens berbenah guna kelancaran dan kenyamanan operasi bandara bagi pengguna jasa.

Koordinasi antar instansi serta self assesment pun terus dilaksanakan, salah satunya melalui kegiatan Safety Ramp Meeting dan Kick Off Meeting Perbaikan Weak Spot yang keduanya berlangsung Rabu (31/8/2016). GM Bandara Sam Ratulangi Manado, Nugroho Jati menyampaikan bahwa kegiatan Safety Ramp Meeting dan Kick Off Meeting sangat penting untuk koordinasi peningkatan pelayanan.

“Safety Ramp Meeting cukup rutin dilaksanakan, dimana melalui media ini seluruh instansi yang mendukung kelancaran operasi bandara, mulai groundhandling sampai otoritas berkumpul untuk berbagi informasi terutama terkait aspek safety di area ramp (apron),” ujar Nugroho Jati GM Bandara Sam Ratulangi Manado.

Disampaikannya lagi, pelayanan 24 jam akan terus dioptimalkan guna kenyamanan para konsumen, bahkan seluruh komponen di Bandara Sam Ratulangi diharapkan bekerja giat menjalankan tugasnya.

“Dengan beroperasi 24 jam, seluruh elemen di Bandara Sam Ratulangi Manado harus meningkatkan safety awareness di lingkup kerjanya masing-masing,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Jati mengharap ke seluruh instansi untuk bersikap preventif bukan reaktif. “Melaporkan potensi hazard atau insiden bukan untuk mencari siapa yang salah pada suatu kejadian, namun untuk memperkaya kemungkinan risiko yang mungkin timbul dan bagaimana mitigasinya,” ujar Jati.

Saat ini, Bandara Sam Ratulangi Manado juga akan melaksanakan perbaikan weak spot atau titik-titik pada landas pacu yang kondisinya aus atau perlu perbaikan.

“Area yang sudah diidentifikasi weak spot seluas 12.000 m2. Diantara itu ada yang sudah dilakukan perbaikan sejak Februari hingga Agustus. Pekerjaan perbaikan weak spot rencananya akan berlangsung selama September-November dan direncanakan tahun depan akan dilaksanakan overlay,” ucapnya menutups.(*/Amas)

Mawar Siswa SMK 6 Manado Mengaku Sering Minum Pil TripleX

Ivan Sumampauw saat menginterogasi para siswa (Foto Suluttoday.com)

Ivan Sumampouw saat menginterogasi para siswa (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Semua orangtua mengharapkan hal positif dan prestasi yang harus diraih anaknya, namun karena akibat pergaulan bebas serta ingin mencoba-coba, Rabu (31/8/16), dalam operasi rutin Tim Terpadu Pemerintah Kota (Pemkot) Manado. Diamankan sejumlah siswa-siswi yang bolos sekolah.

Mereka mengkonsumsi sejenis Pil Trihexyphenidyl atau lebih dikenal dengan TripleX. Sebut saja Mawar (CA) siswi kelas X (Sepuluh) SMK Negeri 2 Manado ini mengakui kalau, bersama-sama dengan teman mereka saat bolos sekolah mengkonsumsi pil TripleX tersebut.

”Kita ada masalah dengan kedua orang tua di rumah, makanya kita sering bolos dengan teman-teman dan kadang ditawarkan untuk makan Pil TripleX. Minta ampun Ibu kita sonda mo ulang lagi, kalau boleh kita pindah jurusan di sekolah,” tuturnya sambil menangis, saat di berikan pembinaan oleh salah seorang gurunya di Posko Tim Terpadu Pemkot Manado, Rabu (31/8/16) pagi tadi.

Begitupun yang disampaikan Camar nama samaran seorang siswi SMK Negeri 6 Manado, ketika diberikan pembinaan oleh Sekertaris Badan Kesbangpol Manado. Melati mengakui selain mengkomsumsi pil berjenis TripleX tersebut, juga pernah berhubungan intim dengan temannya.

”Saat di berikan pembinaan siswi tersebut mengakui kalau selain konsumsi pil TripleX bersama-teman-teman mereka, juga melakukan hubungan intim,” ujar Sekertaris Kesbangpol Kota Manado Drs Ivan Sumampouw saat diwawancarai Suluttoday.com, Rabu (31/8/2016).

Sumampouw berharap, para guru di sekolah agar lebih ketat lagi dalam melakukan pengawasan kepada siswa-siswa mereka. Begitu juga dengan orang tua murid harus bangun komunikasi dengan guru di sekolah, agar anak-anak mereka tidak terjurumus pada hal-hal yang tidak diinginkan.

”Bagaimana generasi muda kota manado kedepan, kalau sudah seperti ini. saya harapkan ini bisa menjadi bahan evaluasi di seluruh sekolah di kota Manado untuk lebih ketat melakukan pengawasan, kalau perlu bentuk tim patroli sekolah agar mereka bisa tahu siswa-siswa mereka ada dimana saat pelajaran berlangsung,” kata Sumampouw.

Ditempat yang sama, Anneke Kaligis guru dibidang kesiswaan dan lingkungan di SMK Negeri 3 Manado, mengucpakan banyak terima kasih kepada Tim Terpadu Pemkot Manado. Pihak sekolah akan menindak lanjuti para siswa mereka yang terjaring dalam operasi Tim Terpadu, dengan memanggil orang tua murid untuk menjelaskan apa yang telah dilakukan oleh anak-anak mereka dan juga anak didik kami di sekolah.

”Kami akan lebih memperketat pengawasan bagi seluruh anak didik kami, dan semoga siswa-siswi yang saat ini terjaring oleh Tim Terpadu bisa berubah dan menjadi anak-anak yang cerdas,” tutur Anneke Kaligis di posko Tim Terpadu saat menjemput anaknya. (*/Amas)

iklan1