DKP Akan Salurkan Bantuan Kementrian 3 Unit Kapal dan 29 API

iksan-pangalima-boltim-edit

Iksan Pangalima, Kadis Kelautan Perikanan Pemkab Boltim (Foto: Ist)

BOLTIM, Suluttoday.com – Dinas Kelautan Perikanan (DKP) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) tahun ini akan menyalurkan bantuan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan berupa 3 unit kapal dan 39 alat penangkapan ikan (API) kepada kelompok nelayan yang lengkap berkas proposal. Demikian di sampaikan kepala DKP Iksan Pangalima.

“Tahun ini kita dapat bantuan dari kementrian berupa 3 unit kapal dan 39 API.” Kata Iksan. Kamis, (29/09/2016).

Bantuan ini untuk kebutuhan nelayan yang sudah mempunyai kelompok yang jelas.

“Dari 5 yang kami usulkan ke kementrian hanya 3 kelompok yang di akomodir, nanti kita tinggal lihat kelompok mana yang laya menerima, dengan kami melakukan peninjauan langsung ke lapangan dan kelengkapan proposal dari kelompok yang di usulkan ke DKP.” Ujarnya.

Penyalurannya tidak langsung ke kelompok, sesuai aturan kementrian. Kata Iksan, harus melalui koperasi yang menaungi kelompok.

“DKP akan menyalurkan bantuan kementrian ini langsung kepada koperasi, selanjutnya koperasi akan menyerahkan kepada kelompok nelayan sesuai aturan kementrian. Jelasnya kelompok dibawah naungan koperasi.” Terangnya.

Lanjutnya lagi dari beberapa unit koperasi yang ada diboltim, dari hasil konsultasi kami dengan pihak Kantor Koperasi dan UMKM Boltim, menjelaskan bahwa hanya ada 1 unit koperasi ada laporan tahunan.

“Koperasi yang setiap tahun ada laporan tahunan, hanya koperasi tanjung idaman yang ada di buyat.   Nah, karena keporasi idaman ini aktif otomatis penyaluran bantuan nelayan harus melalui mereka.” Bebernya.

Dia menambahkan, bantuan-bantuan nelayan mulai dari benih ikan, kapal ikan, katinting atau yang berhubungan dengan nelayan sudah harus melalui keporasi.

“Sehinggai sekarang ini dari DKP dan Kantor Keporasi sementara sosialisasi untuk membentuk keporasi. Karena bantuan dari Kementrian maupun Provinsi dan Kabupaten sudah harus melalui keporasi, nanti keporasi salurkan kepada kelompok nelayan. Hal ini untuk meminimalisir bantuan itu jangan sampai salah sasaran.” Tutupnyam (Rahman)

iklan1
iklan1