Silaturahmi Bersama Warga Ancol, Anies Dijemput dengan Spanduk Ahok

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno (Foto Ist)

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno (Foto Ist)

JAKARTA – Bakal cagub DKI Anies Baswedan menghadiri Peringatan Hari Habitat Internasional dan Penghapusan Kemiskinan Internasional Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) di Jalan Krapu, Ancol, Jakarta Utara.

Anies tiba di lokasi yakni Jalan Krapu RT 08, Ancol sekitar pukul 15.30 WIB, Minggu (23/10/2016), tanpa didampingi oleh pasangannya, Sandiaga Uno. Ia mengenakan pakaian formal dengan kemeja putih dan celana hitam.

Begitu tiba, warga langsung menghampiri Anies dan meminta foto. Usai menyalami dan melayani permintaan foto, Anies pun duduk di tempat yang telah disediakan.

Tak jauh dari tempat duduk Anies, terpampang spanduk berukuran cukup besar dengan tulisan “Gusur Ahok di Putaran Pertama”.

Sejumlah anak kecil menyapa Anies dan menyanyikan lagu Indonesia Pusaka dengan mengibarkan bendera merah putih berukuran kecil. Begitu anak-anak menyanyi, Anies pun bangkit dari duduknya dan menyanyi bersama mereka hingga lagu usai.

Setelah bernyanyi bersama-sama, Anies menerima aspirasi dari warga. Nampak dengan serius Anies menyimak dan mencatat beberapa hal yang disampaikan oleh perwakilan warga di Jalan Krapu, Ancol tersebut.

Salah seorang warga, Rasbullah menyampaikan aspirasi terkait peraturan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan pengamen di DKI. Ia juga memberikan pesan di hadapan Anies senada dengan spanduk ‘Gusur Ahok’ yang berada di dekat bakal cagub Gerindra dan PKS itu.

“Melihat Perda 8 tahun 2007, teman-teman ingin dagang dengan tenang dan ngamen dengan tenang. Kita bukan orang bodoh dan enggak ngerti apa-apa. Kita punya kreativitas tapi enggak ada yang menyalurkan,” kata Rasbulah.

Spanduk gusur Ahok (Foto Ist)

Spanduk gusur Ahok (Foto Ist)

“Siap gusur Ahok?! Ahok digusur sampai putaran kedua. Gusur dulu! Hidup rakyat!” ujar Rasbulah berapi-api yang disambut dengan tepuk tangan warga saat dilansir Detik.com.

Sementara terkait spanduk tersebut, Anies mengaku tidak menahu. Spanduk tersebut diperkirakan dipasang dari inisiatif warga setempat. Anies pun menolak untuk komentar lebih lanjut. “Di mana ya (Spanduknya)? Oh tanya warga sini aja,” jawab Anies. (*/Faruk)

iklan1
iklan1