Archive for: Oktober 2016

Pemuda Diharapkan Terlibat dalam Pembangunan

Farry Liwe (Foto Ist)

Farry Liwe (Foto Ist)

MITRA, Suluttoday.com – Pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-88 yang dilaksanakan di lapangan Kantor Bupati Minahasa Tenggara, Sekda Farry Liwe yang bertindak selaku inspektur upacara dalam sambutannya memintakan peran pemuda dalam pembangunan daerah.

”Pemuda merupakan salah satu agen perubahan yang juga mempunyai tanggung jawab untuk terlibat dalam pembangunan khususnya di daerah,” kata Farry.

Ia mengungkapkan saat ini Pemkab memberikan perhatian bagi kegiatan-kegiatan kepemudaan untuk terus merangsang kreatifitas serta keterlibatan pemuda dalam pembangunan daerah.

”Makanya pemerintah sangat berharap dukungan dari pemuda dengan bergandengan tangan bersama, kita wujudkan Minahasa Tenggara yang lebih baik, hebat, dan sejahtera,” ujar Sekda.

Sementara itu, mengutip sambutan dari Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrowi, Sekda pun mengajak para pemuda untuk bisa menunjukkan kualitas dalam segala bidang dan bisa memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara.

”Para pemuda harus menunjukkan prestasinya dalam bidang apa pun, untuk kepentingan dan nama baik bangsa. Ada banyak pemuda di Indonesia yang berprestasi saat ini, kiranya itu menjadi contoh bagi seluruh pemuda,” ucapnya.

Pada rangkaian upacara tersebut diserahkan piagam penghargaan presiden Satya Lencana Karya Satya bagi ASN dengan masa kerja 30 tahun, 20 tahun, 10 tahun, serta penyerahan SK Presiden tentang kenaikan pangkat bagi Bernard Mokosandib. Penyerahan SK Bupati tentang kenaikan pangkat regular bagi sejumlah ASN. Penyerahan tropy juara tiga dan Danton terbaik PBB dalam rangka HUT Provinsi. Serta penyerahan SK Bupati pengangkatan CPNS menjadi PNS. (Jemmy k)‬

Sah, GSVL Dilantik Jadi Ketum Panitia POR PKB Sinode GMIM 2017

Wali Kota GSVL saat menyampaikan sambutan (Foto Ist)

Wali Kota GSVL saat menyampaikan sambutan (Foto Ist)

MANADO – Wali Kota Manado, Dr. GS Vicky Lumentut SH MSi DEA menghadiri ibadah minggu sekaligus pelantikan Panitia Pelaksana Pekan Olah Raga (POR) Pria Kaum Bapa (PKB) Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) tahun 2017 di Jemaat GMIM Syalom Karombasan, Kecamatan Malalayang, Minggu (30/10) pagi tadi.

Dalam ibadah tersebut Wali Kota GSVL dilantik sebagai Ketua Umum POR PKB Sinode GMIM tahun 2017 di Wilayah Manado Selatan. Menanggapi kepercayaan yang diberikan PKB GMIM, Wali Kota GSVL mengatakan meskipun dirinya telah menjadi orang nomor satu di Manado, namun diyakini jika apa yang dicapai semua karena kehendak Tuhan.

“Saya tidak bisa menolak jika dipercayakan untuk menjalankan pekerjaan Tuhan khususnya dalam kepanitiaan POR Pria Kaum Bapa GMIM ini, meskipun sekarang ini saya telah menjadi Walikota. Karena saya tahu, saya jadi Walikota karena berawal dari pelayanan di gereja,” ujar Wali Kota GSVL sapaan akrab Lumentut.

Sementara itu, dalam khotbah yang mengacu pada bacaan Alkitab Kolose 3 ayat 5 sampai 17, Ketua Badan Pekerja Majelis Wilayah (BPMW) Manado Selatan Pdt Joppi Lontoh STh, yang memimpin ibadah mengingatkan jemaat untuk menjaga sikap hidup agar tidak terjerumus dalam kehidupan duniawi. Namun, harus meninggalkan manusia lama dan menjadi manusia baru.

Wali Kota Manado saat menerima SK (Foto Ist)

Wali Kota Manado saat menerima SK (Foto Ist)

“Sebagai umat Tuhan marilah kita menjaga hidup kita agar tetap berpegang pada ajaran Kristus serta menjauhi sikap-sikap hidup yang tidak berkenan dihadapan Tuhan seperti yang digambarkan dalam kitab Kolose,” ungkap Pdt Lontoh.

Tampak hadir mendampingi Wali Kota GSVL sejumlah pejabat dilingkup Pemerintah Kota Manado, diantaranya Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Manado DR Peter KB Assa, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado Maxmilian Tatahede, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Manado Drs Atto Bulo, Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat Joudy Senduk SE, dan Kabag Hubungan Masyarakat dan Protokol Steven Runtuwene SSos.(*/Amas)

Momentum Sumpah Pemuda, UTSU Gelar Green Action

Orasi yang dilakukan mahasiswa UTSU (Foto Ist)

Orasi yang dilakukan mahasiswa UTSU (Foto Ist)

MANADO – Hari sumpah pemuda 28 oktober 1928, disamput dengan refleksi yang dilakukan mahasiswa UTSU. Dimana mereka ikut memperingatinya dengan menggelar kegiatan UTSU GREEN ACTION, yang mengangkat tema Mahasiswa dalam Gerakan Pemuda Peduli Lingkungan.

Kegiatan ini berupa penanaman pohon sepanjang jalur Boulevard Manado, bagi-bagi bibit pohon, Bersih-bersih Kota, ini sebagai wujud Refleksi Sumpah Pemuda. Mahasiswa yang tergabung dari Seluruh Ormawa se-UTSU ini menggelar aksi pada tanggal 29 Oktober 2016, dalam refleksinya Dewan Mahasiswa UTSU Dedy Manlesu, mengajak elemen masyarakat lebih khusunya Pemuda Manado harus lebih aktif dan peduli terhadap lingkungan.

”Sampah kelihatannya hal sepeleh tapi salah satu penyebab banjir bandang Manado pada 2014 silam, apakah kita ingin merasakannya lagi? Slogan Manado Cerdas kiranya memang mencerminkan bahasa masyarakat Manado dalam menyikapi mslah lingkungan ini, minimal buang sampah pada tempatnya, sambungnya sampah ditepi pantai sindulang harus segera di tindak lanjuti krn sudah sangat banyak dan menjadikan pantai tersebut layaknya TPA, dan mengharapkan agar daerah aliran sungai Tondano lebih di perhatikan lagi,” kata Dedy yang juga pengurus KNPI Manado ini.

Pembagian bibit tanaman dari mahasiswa (Foto Is)

Pembagian bibit tanaman dari mahasiswa (Foto Is)

Selanjutnya Sekrtaris Aksi, Darmo Pulukadang juga ikut menyuarakan kepedulian UTSU terhadap banjir di Gorontalo. Dalam pertemuan dgn ketua senat Mahasiswa UTSU Gren Pinangkaan, beliau berkata bahwa ini bukti protes sekaligus dukungan terhadap pemerintah Kota Manado.

”Kiranya harapan kami kota manado punya program penghijaun yang continue dan manado sudah perlu adanya Taman Kota yang rindang, karena taman banyak fungsinya sprti tempat refresing dan tmn bermain anak serta mnjadi paru-paru Kota Manado. Kegiatan ini sangat di apresiasi dan di dukung oleh pihak Rektor UTSU Manado, melalui wakil rektor 3 suport langsung dapat di rasakan oleh seluruh Ormawa UTSU,” teriak Pulukadang.

Tidak lupa kami berterima kasih kepada pihak-pihak yang ikut membantu kegiatan kami ini, BAPPEDA Provinsi yang telah memberikan bibit pohon, dan Pembina Senat Dema UTSU Deydi Mokoginta yang selalu bersama-sama dengan mahasiawa UTSU. (*/Iky)

Temu Kader PKS Sulut, Ini yang Disampaikan Presiden

Temu kader PKS Sulut (Foto Suluttoday.com)

Temu kader PKS Sulut (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar Temu Kader dan Konsolidasi kader se-Sulawesi Utara bersama Presiden PKS Sohibul Iman di Hotel Sahid Kawanua, kemarin. Dalam kegiatan tersebut terungkap bahwa DPP PKS memberikan target yang cukup berat kepada DPW PKS Sulut.

Yaitu, dalam pemilihan legislatif 2019 nanti, DPW PKS Sulut harus mampu meloloskan satu orang calonnya ke DPR RI, menciptakan satu fraksi di DPRD Sulut dan minimal satu anggota legislatif di setiap daerah.

“Ini target yang bukan muluk-muluk, dan melihat dari kinerja dan program partai saat ini, saya yakin target tersebut bisa dicapai pada 2019 nanti,” ujar Presiden PKS Sohibul Iman, kepada wartawan, Minggu (.

Apalagi, kata dia, PKS Sulut kini memiliki program yang sangat brilian dan sudah dijalankan sejak tahun ini. “Program strukturisasi itu sangat brilian. Dan saya yakin, dengan program itu, PKS Sulut mampu mencapai target yang diharapkan,” katanya.

Meski demikian, dia mengingatkan para kader PKS Sulut agar tetap mempertahankan bekal mental spiritual dalam setiap langkah ekspansi yang dilakukannya.

“Bekal tersebut akan mengetuk hati masyarakat. Jangan anggap remeh, karena dari situ bisa didapatkan energi tambahan,” jelasnya.

Dia menambahkan, PKS adalah satu bagian dari bangsa Indonesia, yang memiliki peran memajukan negara. “Tapi PKS tak bisa bekerja sendiri melainkan harus saling bahu membahu dengan yang lainnya,” terangnya.

Sementara itu, Ketua DPW PKS Sulut Syarifuddin Saafa mengaku optimistis bisa mencapai target yang diberikan DPP PKS. Dia beralasan, PKS hingga saat ini bekerja untuk kepentingan rakyat. “Tidak ada istilah 2017, 2018 atau 2019. Yang ada hanya bekerja untuk rakyat,” tegasnya.

Selain itu, untuk mencapai target tersebut, PKS Sulut saat ini sedang menggenjot program strukturisasi, mulai dari tingkatan DPW hingga DPRanting. “Penjaringan bakal calon anggota legislatif juga sudah akan dimulai beberapa bulan ke depan,” katanya. Dengan kata lain, menurut dia, PKS kini sudah berada pada tahapan pematangan.

“Roadmap pun sudah kita susun, tinggal bagaimana kita bisa menuju roadmap tersebut dengan maksimal,” ungkapnya. Dia menambahkan, PKS adalah partai yang senantiasa melihat secara objektif penyelenggaraan pemerintahan, termasuk pemerintahan daerah.

“Kita mendukung setiap program dan kebijakan pemerintah yang baik, dan senantiasa mengkritisi kebijakan yang kurang baik dari pemerintah,” tandasnya. (*/Amas)

Peringati HSP Ke-88, Bupati Landjar Mengajak Pemuda Menjadi Motor Utama Penentu Perubahan Indonesia

eyang-hsp-88-edit

Bupati Boltim Sehan Landjar, SH foto bersama dengan putra putri terbaik Boltim pada peringatan hari sumpah pemuda ke-88 (Rahman)

BOLTIM, Suluttoday.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melaksanakan upacara dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-88 di halaman Kantor Bupati, Jumat (28/10/2016) Kemarin.

Upacara yang dipimpin langsung Bupati Boltim Sehan Landjar SH tersebut, turut dihadiri Wabup Boltim Drs. Rusdi Gumalangit, Ketua dan sejumlah anggota DPRD Boltim, pegawai di lingkup Pemkab Boltim, tokoh pemuda, serta pelajar SMP, SMA, SMK se Kecamatan Tutuyan.

Landjar dalam sambutannya mengatakan, hari ini adalah hari dimana pemuda melakukan ikrar perjanjian yang dikenal dengan Sumpah Pemuda.

“Indonesia tidak lahir begitu saja, tapi oleh derita dan nyawa pemuda Indonesia, maka melalui peringatan ini saya (Bupati) ingatkan bahwa perjuangan bangsa ini belum berakhir. Kebutuhan rakyat Indonesia masih terlalu besar membutuhkan tenaga pikiran kita.” Terang Bupati pilihan rakyat dua periode ini.

Lebih lanjut dikatakan, saat ini jumlah pemuda di Indonesia mencapai 61,5 juta jiwa atau 24,5% dari total jumlah penduduk Indonesia. Namun, jumlah yg besar tersebut menurutnya belum tentu dapat membawa Indonesia menjadi negara maju tanpa diimbangi kualitas.

“Saat ini pemuda Indonesia mampu bersaing di kancah internasional baik dunia olahraga, seni, maupun science. Tentu saja mereka adalah pemuda yang berkualitas, pemuda yang mampu menjadi diri sendiri, pemuda yang mampu berkarya. Inilah maksud pernyataan 10 pemuda Indonesia mampu mengguncang dunia. Dengan pemuda yang hebat kita bisa taklukan dunia.” Ujar Bupati.

Tak lupa, Bupati mengajak pemuda untuk membuktikan mereka bisa menjadi motor utama penentu perubahan Indonesia.

“Saatnya pemuda Indonesia membangun visi besar menatap dunia. Pemuda adalah harapan Indonesia. Kehancuran Pemuda Indonesia adalah kehancuran negeri ini, maju mundurnya bangsa ini sangat tergantung kepada kalian.” Jelasnya.

Diakhir sambutannya Bupati meminta kepada sejumlah organisasi kepemudaan agar jangan hanya kedengaran saat pada kongres atau musda saja.

“Saya berharap ada gerakan nyata turut memberi masukan kepada pemerintah, memprotek apa yg dibutuhkan pemuda, sehingga kami (pemerintah) tentunya akan melakukan upaya untuk mengatasi persoalan pemuda yang ada di boltim.” Pungkasnya. (Rahman)

iklan1