RENUNGAN MENGAWALI TAHUN 2017

Abid Takalamingan, S.Sos (Foto Ist)

Abid Takalamingan, S.Sos (Foto Ist)

Semoga Politik Indonesia Naik Kelas

Suhu politik Indonesia 2017 akan semakin panas. Salah satu sebabnya karena pilkada serentak akan terjadi pada awal tahun tersebut. Apalagi salah satu daerah yang akan menggelarnya adalah Jakarta Ibu Kota Negara Indonesia. Ingat semboyan lama yang tentu saja tetap relevan untuk diingat bahwa ingin kuasai Indonesia maka kuasai Jakarta.

Pilkada Jakarta tidak hanya menarik perhatian partai dan tokoh besar untuk bertarung merebut kekuasaan tapi Jakarta mengundang perhatian dunia untuk berkontribusi di dalamnya setidaknya utk dua hal pertama; utk kepentingan nilai/ideologi dan kedua; untuk kepentingan pasar/ekonomi karena dunia telah menjadi sebuah kampung kecil yang bisa dijangkau dengan mudah dalam era tehnology informasi.

Tidak hanya Jakarta yang akan terlibat dalam pesta demokrasi akan tetapi pada saat yang sama banyak daerah2 akan menggelarnya baik untuk skala provinsi maupun skala kabupaten/kota. Jadi dapat dibayangkan bagaimana hiruk pikuk dan suhu politik saat itu karena saat ini antar wilayah baik skala daerah, pulau bahkan dunia terkoneksi begitu cepat dalam era tehnologi dengan anak turunanya medsos.

Ujian Nasionalisme, kesatuan, keragaman, kebinekaan akan kembali meramaikan jagad politik dihampir seluruh wilayah Indonesia dan dia menjadi ujian yang sangat penting berikutnya setelah direpotkan dengan persoalan “keseleo lidahnya” seorang Ahok ditahun 2016 yang mengundang reaksi publik yang cukup masiv tdk hanya di Jakarta tapi juga diseluruh pelosok negri yang namanya Indonesia.

Kita tak tahu apakah nilai rapor Indonesia yang akan kita dapatkan diakhir tahun 2017 nanti karena biasanya konsolidasi penyehatan tensi politik pasca pilkada juga memerlukan waktu yang tidak sedikit menyatukan kembali dua kubu antara yang menang dan yang kalah.
Yang menang akan larut dengan uforia kemenangannya dan yang kalah akan menyesali judi politik yang membuatnya tersungkur. Belum lagi waktu yang akan ditempuhnya untuk mencoba bertahan dengan gugatan pilkada sambil berharap _ aji mumpung_ siapa tahu angin keberpihakan berubah haluan.

Hehe…. Saya berharap asal Indonesia naik kelas pada tahun 2017 sdh cukup menjadi modal menapaki tahun 2018 tak mengapa walaupun dengan nilai dibawah rata-rata karena di ranah politik jualan “kita” memang masih diseputar isu-isu murahan dan politik logistik belum juga bergeser jauh ke program dan visi masa depan.

Sekali lagi tak mengapa asal Indonesia lulus dalam ujian politik 2017 dan “NAIK KELAS” karena kalau tdk kita akan menjadi kacung pada 2018 oleh kepentingan yang besar dari musuh-musuh yang tidak kelihatan yang ingin agar seluruh yang kita sepakati berakhir. (***)

 

Penulis Abid Takalamingan, S.Sos, Ketua BAZNAS Sulawesi Utara dan Ketua BKPRMI Sulawesi Utara periode 2005-2007

iklan1
iklan1