Tak Ikut Apel Kerja, ASN Dapat Sanksi Pemotongan TKD

sekda-muhammad-assagaf-edit

Foto apel ASN yang tak ikut apel kerja Senin 09/01/2017 (Rahman)

BOLTIM, Suluttoday.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) dijajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang tidak hadir pada Apel Kerja dan Evaluasi Kinerja tahunan pada Senin, (09/01/2017) kemarin di Lapangan Pondabo Desa Tutuyan Induk diberi sanksi tegas. Demikian disampaikan asisten III Djainudin Mokoginta.

Dikatakannya, pertemuan hari ini khusus kalian (ASN, red) yang tidak hadir pada apel senin kemarin untuk dilakukan pendataan, apa bila diantara kalian tidak hadir di pertemuan hari ini maka sanksinya lebih besar lagi.

“BKPP supaya mendata nama-nama ASN yang tidak hadir pada apel kerja kemarin dan hari ini juga tidak hadir, sanksinya akan di potong TKD 10 sampai 30 persen.” Tegas Mokoginta. Selasa, (10/01/2017) siang.

Dijelaskannya, hal ini dilakukan supaya ASN tidak melawan aturan dan harus disiplin harus menunjukan profesional dalam tugas.

“Apa bila dipertemuan hari ini ada juga yang tidak hadir ini sudah keterlaluan. Berarti kalau sudah tidak mau jadi ASN lebih baik keluar dari pegawai.” Tegasnya.

Dirinya menegaskan kepada kepada BKPP untuk melaporkan nama-nama ASN yang tidak hadir forr SKPD.

“Sanksi ini bukan berlaku untuk kalian, namun untuk semua yang namanya ASN melanggar aturan akan di tindak tegas.” Tandasnya.

Ditempat yang sama, Sekretaris Daerah Muhammad Assagaf mengatakan, pada apel kerja ada ASN yang tidak sempat datang, padahal sudah kita surati.

“Nah konsekuensi bagi yang tidak hadir tanpa keterangan yang jelas tentunya kita akan tindak lanjuti. Hak-hak sudara selaku ASN, nantinya akan dibicarakan dengan para SKPD dimasing-masing satuan kerja sebagai konsekuensi dengan ketidak hadiran anda-anda kemarin.” Singkatnya. (Rahman)

iklan1
iklan1