Archive for: Februari 2017

Resmi Dilantik, Ini Harapan Camat Marthen Kepada Ketua PKK Paal Dua

Ketua TP PKKK Kota Manado saat melantik para Ketua Kecamatan (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Berlangsung, Selasa (28/2/2017) tadi malam di Aula Serbaguna kantor Walikota Manado, delapan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kecamatan dan pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Manado di lantik. Pelantikan dipimpin langusng Ketua TP-PKK Kota Manado sekaligus Ketua Dekranasda Kota Manado Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene, disaksikan Walikota Dr GS Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota Mor Dominus Bastiaan.

Dalam sambutannya, Enci Paula sapaan akrab Ketua TP-PKK Kota Manado mengatakan TP-PKK dan Dekranasda Kota Mando akan bersinergi dalam mengembangkan kreratifitas untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Kehadiran PKK dan Dekranasda untuk menggali, mengembangkan warisan budaya bangsa. Saya juga berharap ada inovasi yang baru, silahkan dikembangkan,” jelas isteri

Camat Paal Dua saat menandatangani pakta integritas (Foto Suluttoday.com)

Sementara itu, saat diwawancarai, Camat Paal Dua Marthen Kapojos mengatakan fugsi ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) untuk mewujudkan 10 program pokok PKK di wilayahnya secara baik juga bisa membuat program inovatif dengan melihat kondisi sosial masyarakat di wilayahnya dengan mengacu pada program pembangunan lima tahunan pemerintah dan 10 program pokok PKK tersebut. Hal itu seperti disampaikan Camat Kapojos untuk Ketua TP PKK Kecamatan yang baru Eva A.R. Pandensolang, SH, MH sekaligus istri tercinta

Ketua TP PKK Kecamatan ketika menandatangani pakta integritas yang disaksikan Ketua PKK Kota Manado (Foto Suluttoday.com)

“Selamat atas dilantiknya Ketua PKK Kecamatan Paal Dua, saya mengajak mari lakukan tanpa pamrih dan didorong oleh semangat pengabdian memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Untuk itu, saya berharap agar kegiatan PKK terutama tingkat kecamatan dan kelurahan bisa lebih ditingkatkan lagi, dengan begitu memberikan kontribusi lebih berarti dalam mendukung program pembangunan pemerintah Kota Manado,”  kata Kapojos usai pelantikan.

Camat Paal Dua bersama Ketua TP PKK Kecamatan (Foto Suluttoday.com)

Untuk diketahui, delapan kecamatan yang memiliki Ketua PKK baru yakni Kecamatan Wanea, Kecamatan Paal Dua, Kecamatan Singkil, Kecamatan Tikala, Kecamatan Malalayang, Kecamatan Mapanget, Kecamatan Sario dan Kecamatan Tuminting. (*/Amas)

Kunker di Manado, Komisi II DPR RI Apresiasi Cerdas Command Center

Wali Kota Manado saat menyerahkan cinderamata kepada Ketua Komisi II DPR RI (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Dukungan dan apresiasi tak hanya datang dari masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) terhadap dijalankannya program Cerdas Command Center (C3), Selasa (28/2/2017) di Aula Serbaguna kantor Wali Kota Manado, Ketua Komisi II DPR RI, Zainudin Amali dalam Kunker sekaligus reses Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) memuji program Triple C ini.

Ketua Komisi II DPR RI bersama rombongan saat memantau ruang Cerdas Command Center yang didampingi Wali Kota Manado (Foto Suluttoday.com)

Anggota DPR RI beberapa periode itu menyampaikan kekaguman dan dukungannya atas telah diberlakukannya sistem Cerdas Command Center di Manado. Beberapa program yang menarik perhatian legislator Senayan tersebut diantaranya program Triple C, dan model kerukunan umat beragama yang kemudian melahirkan sistem keamanan yang kondusif di Manado.

Rombongan Komisi II DPR RI (Foto Suluttoday.com)

“Saya kira Kota Manado sudah selangkah lebih maju dengan menggabungkan sistem Command Center di empat kota di Indonesia menjadi satu di Cerdas Command Center. Ini tentunya sangat berkesan bagi kami dan luar biasa. Selain itu, model kerukunan antar umat beragama di Manado perlu menjadi contoh bagi daerah lainnya di Indonesia,” ujar Amali yang juga anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI ini.

Wali Kota GSVL dan Ketua Komisi II DPR RI, Zainudin Amali dalam suasana pertemuan (Foto Suluttoday.com)

Sekedar diketahui, kedatangan Komisi II DPR RI ke Kota Manado untuk membantu Pemkot Manado jika ada kesulitan terkait kebijakan pemerintah pusat.

“Kami akan membantu pemerintah Kota Manado untuk memfasilitasi apa saja yang menjadi kendala dengan pemerintah pusat seperti e-KTP (Kartu Tanda Penduduk elektronik) dengan kementerian dalam negeri, termasuk kebutuhan tenaga Aparatur Sipil Negara,” kata Amali yang diketahui adalah alumnus SMA Negeri 4 Manado tersebut.

Para pimpinan SKPD pemkot Manado yang hadir dalam kunker DPR RI (Foto Suluttoday.com)

Dalam diskusi dengan Komidi II DPR-RI tersebut, permintaan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Manado berkaitan dengan kebutuhan 17.920 blangko e-KTP langsung direspon Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI yang ikut dalam rombongan.

Berlangsungnya Peresmian dan Launching program Cerdas Command Center (Foto Suluttoday.com)

Acara berlangsung akrab di ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado itu, dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Kota Manado Drs Rum Dj Usulu, para Asisten, pimpinan Perangkat Daerah, staf ahli, staf khusus, Camat dan Lurah se-Kota Manado.Tampak hadir pula Ombudsman Republik Indonesia dan Badan Pertanahan Kota Manado. (Amas/Lipsus)

Wali Kota GSVL: Kami Tidak Malu Belajar

Wali Kota GS Vicky Lumentut (Foto Ist)

MANADO – Menerapkan sistem pelayanan berbasis informasi dan teknologi (IT), dengan prioritas menghadirkan pelayanan publik yang transparan, profesional dan prima, pemerintah Kota Manado tidak henti-hentinya melakukan studi banding. Menurut Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut untuk sesuatu hal yang positif dirinya tak malu untuk melakukan adopsi dengan cara memodifikasi program.

”Demi pelayanan publik, seperti adanya efektifitas dan efesiensi pelayanan maka pemerintah Kota Manado tidak merasa malu untuk meniru dan belajar dari daerah lain. Kami tidak malu belajar,” – GSVL sapaan akrab Wali Kota Manado, Senin (27/2/2017).

Wali Kota Manado dua periode ini menyampaikan terkait lahirnya program Triple C (Cerdas Command Center), yaitu melalui hasil kombinasi konsep Smart City yang diambil dari sejumlah Kota-Kota maju di Indonesia. Dengan mengedepankan semangat untuk membenah serta mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, GSVL menghimbau para pejabat dan ASN dijajaran pemerintahan Kota Manado untuk terus belajar.

”Termasuk konsep Cerdas Command Center yang diterapkan di Manado ini kita modifikasi dari empat kota, yaitu dari DKI Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Surabaya. Saya berharap semangat pembangunan akan terus kita dorong dengan peningkatan inovasi, etos kerja dan kreatifitas bagi para ASN. Bila kerja terbaik kita berikan kepada masyarakat dengan disiplin tinggi, sudah pasti pelayanan publik akan menjadi lebih baik dan maju,” kata GSVL menutup. (Amas)

Komisi II DPR RI Kunjungi Pemkot Manado

Wali Kota GSVL dan Ketua Komisi II DPR RI, Zainudin Amali dalam suasana pertemuan (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Sahabat karib yang cukup lama tak ketemu akhirnya, Selasa (28/2/2017) siang tadi bertemu dalam kapasitas menjalankan tugas kenegaraan. Dimana, Ketua Komisi II DPR RI, Zainudin Amali dan Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut saling menyapa akrab dalam pertemuan tatap muka antara DPR RI bersama pemerintah Kota Manado.

Pertemanan kedua pejabat publik ini disampaikan Wali Kota Manado saat menyampaikan selamat datang menyapa para rombongan dan memberikan selayang pandang Kota Manado, pemaparan GSVL sapaan akrab Lumentut juga disambut gembira melalui sambutan Ketua Komisi II DPR RI. Menurut Amali, dirinya bersama Wali Kota GSVL merupakan sahabat lama yang baru ketemu.

Para pimpinan SKPD pemkot Manado yang hadir dalam kunker DPR RI (Foto Suluttoday.com)

”Saya bersyukur bisa bertemu sahabat lama saya, yakni Bapak Vicky Lumentut yang saat ini sebagai Wali Kota Manado. Tentunya pertemuan ini sangat membahagiakan, kita semua berharap dalam agenda Komisi II DPR RI melalui kunjungan kerja dan reses ini membawa dampak positif terhadap pembangunan Kota Manado,” ucap Amali yang merupakan anggota DPR RI tiga periode ini disambut tepukan tangan meriah dari para pimpinan SKPD, Camat dan Lurah se-Kota Manado.

Melalui pertemuan yang dilangsungkan di Aula Serbaguna kantor Walikota Manado itu, Wali Kota GSVL menitipkan beberapa hal penting untuk kemudian menjadi bekal dan berharap akan diperjuangkan Komisi II DPR RI. Menurut GSVL pemerintah Kota Manado akan terus berbenah memberikan yang terbaik demi pelayanan pada masyarakat, tak lupa Wali Kota GSVL pun memaparkan sejumlah program unggulan GSVL-MOR, diantaranya tentang telah dilaunchingnya program Cerdas Command Center.

Rombongan Komisi II DPR RI (Foto Suluttoday.com)

”Terima kasih atas kunjungan Komisi II DPR RI yang dipimpin langsung Ketua Komisi, Bapak Zainudin Amali, ini kali pertama selama saya menjadi Wali Kota Manado dua periode dalam kunjungan semacam ini. Tentunya kami berharap pertemuan ini menjadi bagian penting untuk kita membangun Kota Manado, saya juga tentu dengan rendah hati memohon bimbingan kepada Komisi II DPR RI, para pejabat dari Mendagri, ORI, serta pejabat lainnya yang ikut hadir dalam rombongan ini. Nah, kita akan membangun Manado dengan pengelolaan yang transparan melalui Cerdas Command Center,” ujar GSVL.

Ketua Komisi II DPR RI bersama rombongan saat memantau ruang Cerdas Command Center yang didampingi Wali Kota Manado (Foto Suluttoday.com)

Selain itu, Ketua Komisi II DPR RI dan beberapa anggota Komisi II lainnya menyampaikan apresiasi atas telah diberlakukannya program Cerdas Command Center. Para rombongan juga sebelum melakukan tatap muka bersama jajaran SKPD se-Kota Manado, terlebih dahulu memantau langsung ruang Cerdas Command Center. Rombongan DPR RI pun membicarakan terkait proses penyelenggaraan pemerintahan daerah, progres penyelesaian e-KTP, pembahasan agraria dengan menghadirkan BPN Manado, dan pelayanan izin berbasis online yang terintegrasi. (Amas)

KPUD Mitra Siap Tahapan Pemilukada Mitra, Pemkab Sediakan 25 M

Komisioner KPU Kabupaten Minahasa Tenggara (Foto Suluttoday.com)

MITRA, Suluttoday.com – Acara Pesta demokrasi minahasa Tenggara terus saja dipersiapkan, pihak penyelenggara yakni Komisi pemilihan umum daerah (KPUD) mitra kini telah siap memulai tahapan pemilukada yang akan diselenggarakan secara serentak pada 2018 mendatang.

Ketua KPUD mitra Drs Aske Benu Msi kepada wartawan dalam ujian kompetensi wartawan Yang tergabung dalam organisaai JMT, Selasa (28/2/2017) mengatakan “pihaknya saat ini siap memulai tahapan pemilukada mitra pada juni mendatang dengan mempersiapkan data utama serta perekrutan personil lapangan sebagai ujung tombak penyelenggaraan pesta demokrasi”.

Ditanya masalah anggaran, Benu menjelaskan “pihaknya telah berkoordinasi dengan pemkab mitra dan Dewan untuk mulai menggunakan anggaran yang sudah disediakan dalam APBD mitra sebesar 25 milyar dan semua anggaran tersebut akan digunakan sesuai dengan plot kegiatan yang telah ditetapkan sesuai regulasi yang ada ” beber Benu.

Ditanya perbandingan anggaran yang sangat membengkak dibandingkan pilukada mitra 2013 yang hanya 13 milyar, ketua Divisi Hukum KPUD Mitra Jonly Pangemanan SH MH mengatakan “memang anggaran pemilukada mitra tahun 2018 ini mengalami kenaikan dikarenakan jika tahun 2013 peserta pemilu yang membiayai Alat Peraga Kampanye (APK) namun sesuai regulasi baru APK di biayai oleh penyelenggara bahkan juga ada kenaikan harga bahan dibandingkan pemilukada 2013 lalu, tambah Jonly. (jemmy k)

iklan1