Minimnya Kuota Elpiji Warga Minta Di Antisipasi

Elpiji-ilustrasi-edit

Foto ilustrasi tabung elpiji

BOLTIM, Suluttoday.com – Minimnya jumlah kuota elpiji di Kecamatan Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) sejumlah warga angkat bicara.

Pasalnya warga yang enggan namanya dikorankan menuturkan, akhir akhir ini pasokan elpiji yang didistribusikan oleh perusahaan distributor hanya seratus tabung, sedangkan di Desa Kotabunan sudah ada 800 kepala keluarga.

“Biasanya memenuhi kebutuhan, tetapi akhir akhir ini sudah berkurang.” Terang sejumlah warga.

Senada dikatakan warga lain, menurunya pasokan elpiji harus diantisipasi agar tidak terjadi kelangkaan bahkan bisa harganya dimainkan oleh beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Kalau dilihat kelangkaan elpiji hanya terjadi di sini, tidak terjadi di daerah lain. Waktu lalu tidak terjadi kelangkaan elpiji nanti akhir akhir ini distribusinya sudah menurun jauh.” Tambah warga lain.

Terkait kelangkaan elpiji tersebut sejumlah warga meminta perusahaan distribusi agar memberikan alasan kuota elpiji di Kecamatan Kotabunan menurun.

“jangan jangan jatah untuk Kotabunan sudah dialihkan ke kecamatan lain atau daerah lain.” Singgung warga

Terpisah, perwakilan CV Manginbali saat dikonfirmasi membenarkan kelangkaan terjadi karena adanya penurunan jatah dari Pertamina.

“ada penurunsn jatah dari Pertamina, jadi memang tidak mencukupi. Disamping itu karena ada pengurangan maka dibagi rata setiap kecamatan.” Ungkap Yus. (Rahman)

iklan1
iklan1