Pengamat Politik: JS Harus terus Jaga Popularitas

Dr Ferry Liando (Foto Suluttoday.com)

MITRA, Suluttoday.com – Pertandingan di laga pesta demokrasi Pemilhan umum kepala Daerah serentak 2018 yang didalamnya ada Kabupaten minahasa Tenggara (Mitra) semakin dekat, saat “pemanasan” telah dimulai entah itu akan jadi peserta atau tidak yang pasti “membongkar strategi lawan semakin panas. Dorongan semakin kuat bagi Ketua DPC PDIP Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap (JS) untuk kembali menjadi orang nomor satu di Kabupaten Mitra terus meningkat tajam.

Menurut pengamat politik Sulawesi Utara Dr Ferry Liando, ada baiknya JS harus terus menaikkan Elektabilitasnya atau setidaknya mempertahankan popularitas yang sudah ada. Hal ini menurut penilaian Liando disebabkan untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2018 mendatang, Sumendap akan mendapat rival unik yakni dr Elly Engelbert Lasut (E2L) yang sepak terjangnya di dunia politik dan pengalaman pemerintahan sudah dilaluinya.

Sementara itu Sumendap dalam pengalaman sebagai politisi dan satu periode memimpin pemerintahan di Mitra diakuinya sangat mantap namun perlu terus bersosialisasi bahkan nantinya dalam memilih calon pendamping wakil bupati harus benar-benar merakyat bahkan yang sangat berpengaruh diwilayahnya.

“Jika salah memilih pasangan, akan menurunkan elektabilitasnya,” ujar Liando.

Ditambahkannya,untuk menyeimbangi itu maka Sumendap perlu mempertimbangkan mengambil pasangannya yang merupakan tokoh masyarakat setempat, jika bukan maka dirinya pasti akan kesulitan. Sementara itu sekretaris DPC PDIP Mitra Semuel Montolalu menilai pernyataan Liando cukup sebagai bahan kajian kami pihak Partai.

Pasalnya kader partai saat ini terus berupaya menggalang kekuatan baik dari internal maupun eksternal dan itu semua merupakan strategi untuk mencapai suatu kemenangan” papar kader partai yang juga didorong maju dampingi sumendap dalam pemilukada mendatang.

“Pastinya kami saat ini tengah konsentrasi dalam menata strategi “JS menang telak” sebab dalam pilukada 2013 lalu,strategi kami “rebut kemenangan ” namun saat ini strategi dirubah dengan “pertahankan kemenangan” dengan menambah bobot kekuatan.

Jika ada pihak lain yang ingin bertanding jadi peserta, mari siapkan strategi elegan agar pertandingan berbobot, sebab pandangan politik masyarakat mitra saat ini jauh berbeda dengan pemilukada 2013, kini rakyat mitra sudah lebih berbobot tak mudah dibodohi dengan iming-iming tanpa karya nyata. Tambah Montolalu. (jemmy k).

iklan1
iklan1