Soal ”Hoga”, Kapolres Minsel: Masyarakat Tidak Perlu Resah

AKBP Arya Perdana,SH.,SIK.,M.Si (Foto Ist)

MITRA, Suluttoday.com – Keresahan masyarakat tentang Isu adanya dugaan penculikan anak disekitar kita terus saja berjalan, bahkan baru baru ini sempat meresahkan warga Minahasa Tenggara (Mitra) khususnya yang ada ditombatu raya. Pasalnya, informasi yang didapat dari sejumlah warga, diduga adanya pelaku penculikan anak berkeliaran di wilayah Tombatu. Dengan modus operandi yang dilakukan terduga pelaku dengan menjajakan mainan anak-anak di sekolah.

”Seperti itu kabar yang kami dengar, modusnya sebagai penjual mainan anak-anak di depan sekolah,” ungkap sejumlah warga Tombatu yang berkumpul didepan pasar baru Tombatu (rabu 22/03),ditelusuri informasi tersebut ternyata semua hanya dengar dari orang lain pula.

Kabar ini dengan cepat beredar dikalangan masyarakat, sehingga menggegerkan warga sekitar. Kapolres Minsel, AKBP Arya Perdana ketika dikonfirmasi lewat telepon genggam terkait hal tersebut, menepis adanya dugaan penculikan anak tersebut. Dikatakannya.

“Masyarakat tidak perlu resah dengan informasi yang beredar dari mulut ke mulut,Penculikan anak yang mana?. Tidak ada. Saya sudah tanya ke Kapolsek Tombatu, dan tidak ada informasi demikian, sambil mengharapkan media dapat membantu menyampaikan informasi yang benar agar masyarakat tidak resah,” tutur Kapolres.

Kendati demikian, Kapolres Minsel meminta masyarakat terlebih pemerintah di tiap kecamatan dan desa untuk waspada dan jangan terpengaruh informasi yang belum pasti kebenarannya.

”Kita berdoa kepada Tuhan yang Maha Kuasa, agar tidak ada hal hal buruk terutama soal penculikan anak yang terjadi dimanapun di wilayah Indonesia, khsusnya Sulut lebih khusus lagi Minsel dan Mitra. Semoga Tuhan penguasa semesta alam selalu melindungi kita semua dari berbagai masalah,” harap Kapolres. (Jemmy k)

iklan1
iklan1