Jimmy Walewangko Pimpin Saknas Tanggap Bencana

Skema Saknas Tanggap Bencana (Foto Ist)

MANADO – Sebagai Organisasi Kemanusiaan yang Peduli terhadap Bidang Sosial Kemasyarakatan dengan Orientasi Secara Khusus mengenai masalah Bencana, Saknas Tanggap Bencana meliputi tugas kerja menaggulangi masalah Banjir Bandang, Gempa Bumi, Erupsi Gunung Berapi, Tanah Longsor, Kebakaran dan lain-lain.

Ketua Pengurus Nasional (PN) Saknas Tanggap Bencana, Jimmy Mikael Walewangko mengatakan, program kedepan tentunya akan terlibat secara langsung dalam hal pencegahan terhadap bencana ataupun terlibat secara langsung di Indonesia.

”Program kerja yang nyata dan sementara dipersiapkan oleh Pengurus Nasional Saknas Tanggap Bencana pada tahun 2017 adalah Workshop dan Gebyar Saknas,” kata Jimmy, putra Sulut yang menjadi pimpinan umum Saknas Nasional itu.

Menurut Jimmy, Saknas Tanggap Bencana didukung oleh Aplikasi Teknologi Informatika (it) apabila terjadi bencana. Sebagai Ketua Dewan Pembina Irjen Pol (Pur) Yuskam Nur,MBI.MH dan selaku Ketua Umum Jimmy Mikael Walewangko.

”Seperti kita ketahui bahwa penanganan bencana apabila terjadi. Tidak ada kata untuk menunda guna membantu Masyarakat yang terkena musibah bencana. Apalagi, negara Indonesia sangat rawan akan kejadian atau musibah,” jelas Walewangko.

Dijelaskan lagi, nilai tambah dari relawan Saknas adalah dilengkapi dengan teknologi aplikasi mobile dan web berbasis pemetaan. Dimana, relawan mendownload aplikasi di HP Android miliknya untuk dapat digunakan melaporkan kejadian. Selanjutnya, petugas (bisa polisi, BNPB, TNI dan lain-lain) yang berada dilokasi terdekat akan mendapat alert dimana HP petugas tersebut akan berbunyi sirine dan ditampilkan info kejadian yang ada.

What is disaster management (Foto Ist)

”Pergerakan petugas ke lokasi akan dipandu oleh peta dan juga pergerakannya akan dapat dikawal oleh petugas kepolisian/dishub, sehingga bisa diantisipasi dari terjebak kemacetan, karena pergerakannya terlihat pada peta,” terangnya.

Lanjut Jimmy, hal ini yang belum dimiliki oleh Satgas lainnya. Saknas Tanggap Bencana akan mengembangkan pendataan kompetensi relawan, serta aset yang dimiliki. Sehingga bantuan akan lebih efektif nantinya dan tidak saling tumpang tindih. (don)

iklan1
iklan1