SRI WAHYUMI MANALIP Sebuah Totalitas Membangun Perbatasan

Sri Wahyumi Maria Manalip (Foto Ist)

Catatan singkat saya ini tak semata sebuah pujian, namun lebih sebuah kekaguman atas satu semangat di tengah ‘keterbatasan’. Walau tentunya bagi sebagian orang pasti tak mengenakan di tengah kebisingan Tensi Jelang Pilkada yang meninggi. Saya tak peduli cemooh orang terhadap tulisan ini tapi sekurang-kurangnya saya dapat belajar memberi penghargaan bagi siapapun yg secara Totalitas memberi diri dalam membangun Negeri ini.

Sri Wahyumi Maria Manalip atau Cheche Manalip lebih di kenal dgn sebutan SWM adalah Salah satu sosok itu, saya hampir bingung saat semua orang (kandidat calon Bupati) ramai-ramai melakukan lobi maupun manufer untuk sebuah elektabilitas jelang Pilkada namun beliau seolah tak peduli bahwa Pilkada telah di depan mata. Dia masih sibuk dengan TOTALITAS pengabdiannya untuk Membangun Talaud. Tentunya dengan mengikuti Program IVLP, Kurang yg mengerti tentang apa yg di maksud dengan Program ini, untuk itu dapat saya uraikan secara singkat di sini.

“International Visitor Leadership Program” adalah program reguler yang diadakan oleh Biro Kebudayaan dan Pendidikan, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat. Program pertukaran unggulan ini dibuat untuk membangun saling pengertian antara Amerika Serikat dan negara-negara lain, lewat kunjungan ke Amerika Serikat yang diwakili oleh orang-orang pilihan dari banyak negara.

Memasuki 70 tahun perjalanan program, tercatat lebih dari 320 alumni IVLP yang kemudian menjadi pemimpin negara (presiden ataupun perdana menteri), seperti Presiden Abdurrahman Wahid dan Presiden Megawati Soekarnoputri, Perdana Menteri Australia Julia Gillard, Presiden Turki Abdullah Gul, dan Presiden Prancis Nicholas Sarkozy.

Selama mengikuti program, peserta akan bertemu dengan pemimpin dan profesional di bidangnya, berdialog dengan komunitas dan instansi di Amerika, serta berinteraksi dengan masyarakat Amerika yang berpartisipasi dalam program citizen diplomat. Peserta program juga berkesempatan bermukim atau sekedar makan malam di rumah warga Amerika. Selain itu, masih banyak rangkaian program pengenalan budaya lain, baik lewat kunjungan ke obyek-obyek wisata maupun lewat pertunjukan seni dan pentas budaya. Merujuk ke profil IVLP, peserta program dipilih oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat lewat sebuah proses nominasi yang dilakukan di masing-masing negara.

Saya pikir setelah melihat apa yg dimaksud dengan Program di atas hanya satu yang saya ungkapkan buat SWM… Selamat berjuang, yang terbaik pasti tetap unggul……..

#MenangkanPancasila

 

Tulisan : Jim R Tindi
iklan1
iklan1